Sindir Moeldoko, Bara JP: Relawan Bukan Pengemis Jabatan

Selasa, 05 November 2019 - 17:40 WIB
Sindir Moeldoko, Bara...
Sindir Moeldoko, Bara JP: Relawan Bukan Pengemis Jabatan
A A A
JAKARTA - Barisan Relawan Jokowi Presiden (Bara JP) menyatakan keberatan dengan pernyataan Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko yang menyebut partai pendukung dan relawan yang tidak tertampung di kabinet akan dimasukkan jadi staf KSP.

Ketua Umum Bara JP, Viktor S Sirait mengatakan saat penentuan kabinet, relawan tidak pernah kecewa walau tidak masuk karena hal itu hak prerogatif presiden. Selain itu, pihaknya juga tidak pernah mendorong relawan untuk masuk di kabinet, walaupun sangat siap jika diberikan tugas oleh Jokowi.

”Pak Moeldoko, Bara JP bukan pengemis jabatan. Jangan menempatkan kami seperti mengeluh, kecewa, atau seakan-akan ngambek, sekalipun tidak dapat jabatan seperti yang bapak katakan,” ujar Viktor di Jakarta, Selasa (5/11/2019).

Dia mengatakan, Moeldoko tidak punya kapasitas mengurus penugasan-penugasan relawan. Dia meminta Moeldoko lebih baik mengurus KSP dengan baik.

”Lebih baik Moeldoko membantu Pak Presiden dengan baik, menangkal radikalisme tidak menyentuh Istana. Kami relawan Bara JP punya hubungan khusus dengan Pak Jokowi. Kami tidak akan dan tidak pernah meminta-minta jabatan, namun akan tetap dan siap membantu sesuai dengan kapasitas yang dibutuhkan Pak Jokowi,” jelasnya.

Viktor menambahkan, Bara JP adalah relawan pioner yang pertama mendorong Jokowi melalui PDIP untuk dicalonkan di Pilpres 2014. ”Dan kami kerja keras di seluruh Tanah Air maupun luar negeri untuk memenangkan Jokowi 2019."

"Jika tidak dapat jabatan tidak soal karena urusan kami ketika dukung Jokowi bukanlah urusan jabatan, tetapi urusan memenangkan pemimpin yang baik, bersih, merakyat, seperti Pak Jokowi, serta untuk urusan bangsa ke depan,” sambungnya.

Sebelumnya, Moeldoko menyatakan beberapa orang dari parpol dan relawan yang tidak tertampung di kabinet sebagai menteri atau wakil menteri akan dimasukkan sebagai staf KSP.
(kri)
Berita Terkait
Pemerintah Diimbau Antisipasi...
Pemerintah Diimbau Antisipasi Gimik Politik Terkait Dana Stimulus UMKM
Selain Wapres, Jokowi...
Selain Wapres, Jokowi Disarankan Aktifkan Ma'ruf Amin Jadi Penasihat
Survei: 67,8% Publik...
Survei: 67,8% Publik Puas terhadap Kinerja Jokowi-Maruf
Jejak Reshuffle Kabinet...
Jejak Reshuffle Kabinet Era Jokowi-Ma'ruf Amin
Staf Khusus Presiden...
Staf Khusus Presiden Surati Camat, Natalius Pigai: Ada Vandalisme Moral
Jokowi Harus Respons...
Jokowi Harus Respons Soal Perombakan Kabinet di Tengah Pandemi Corona
Berita Terkini
Gibran Duduk di Barisan...
Gibran Duduk di Barisan Menteri saat Sidang Kabinet, Mensesneg Beri Penjelasan
KPK Tetapkan Bupati...
KPK Tetapkan Bupati Lombok Barat Tersangka Dugaan Suap dan Gratifikasi
Istana: Presiden Prabowo...
Istana: Presiden Prabowo Bakal Angkat Jampidsus Definitif dalam 1-2 Hari
Paripurna DPR Setujui...
Paripurna DPR Setujui Wahidah Suaib Jadi Anggota Ombudsman Pengganti Hery Susanto
Alasan KPK Kembalikan...
Alasan KPK Kembalikan Mobil Noel Ebenezer
Bos Blueray John Field...
Bos Blueray John Field Yakin Uang Suap Tersalurkan ke Dirjen Bea Cukai, Uangnya Tidak Pernah Kembali
Infografis
11 Kombes Pol Pecah...
11 Kombes Pol Pecah Bintang usai Dapat Promosi Jabatan pada Juni 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved