KLHK Ajak Generasi Milenial Peduli Keanegaraman Flora dan Fauna

Senin, 04 November 2019 - 16:06 WIB
KLHK Ajak Generasi Milenial...
KLHK Ajak Generasi Milenial Peduli Keanegaraman Flora dan Fauna
A A A
JAKARTA - Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mengajak generasi milenial mengenal dan mencintai kekayaan flora dan fauna Indonesia lewat Keanekaragaman Hayati Nusantara Expo 2019 yang berlangsung pada 8 November sampai 8 Desember di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat.

Direktur Konservasi Keanekaragaman Hayati KLHK, Indra Exploitasia mengatakan generasi milenial perlu mengenali kekayaan keanekaragaman hayati Nusantara tersebut supaya bisa ikut menjaga dan melestarikannya.

“KLHK ingin menumbuhkan kepedulian generasi muda pada ragam flora dan fauna Indonesia. Peringatan Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional (HCPSN) ini memang ditujukkan untuk para milenial. Jadi bagaimana kami dapat menumbuhkan kesadaran, kecintaan terhadap flora dan fauna Indonesia, terutama satwa liar yang ada di Indonesia,” ungkapnya dalam jumpa pers di Gedung Manggala Wanabakti, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Jakarta (4/10/2019).

Indra menjelaskan pameran ini meliputi bincang-bincang dan edukasi mengenai flora dan fauna, pameran, hingga lomba fotografi, melukis, dan mewarnai.

“Untuk masyarakat, khususnya para generasi milenial mari kita ramaikan karena ada banyak hal bisa dipelajari besok, bagaimana kita mampu untuk merawat satwa untuk bisa tetap lestari di habitat alamnya,” jelasnya.

Apalagi, kata Indra bahwa lebih dari 17.000 pulau yang membentang seluas 2 juta kilometer persegi, Indonesia memiliki sejumlah ekosistem unik dengan keragaman spesies yang melimpah.

“Lebih dari 25.000 jenis tumbuhan berbunga tumbuh di seluruh Nusantara atau menyumbang 10% dari spesies tumbuhan berbunga dunia. Sekitar 12% hewan mamalia yakni 500 jenis, 16% reptil dengan 600 jenis, 17% burung dengan 1.500 jenis, 6% amfibi dengan 270 jenis dan lebih dari 45% ikan dengan 2.500 jenis,” jelasnya.

Tidak hanya itu, lebih dari 510 unit pengelolaan kawasan konservasi di seantero negeri dengan total area mencakup 22 juta hektare daratan serta 20 juta area Bahari.

”Karena keunikan dan manfaat universalnya maka telah ditetapkan 6 kawasan konservasi sebagai situs warisan dunia, 16 sebagai cagar biosfer, 7 sebagai situs ramsar dan 7 sebagai situs warisan ASEAN,” tambah Indra.
(cip)
Berita Terkait
Pemulihan Ekonomi Tidak...
Pemulihan Ekonomi Tidak Akan Berhasil Tanpa Investasi ke Alam
Kiprah DKN Harus Diperkuat...
Kiprah DKN Harus Diperkuat untuk Kawal Kualitas Kebijakan LHK
Balai Besar Tana Bentarum...
Balai Besar Tana Bentarum Raih Dua Penghargaan Lomba Video Kementerian LHK
KLHK: Turunkan Emisi...
KLHK: Turunkan Emisi Gas Rumah Kaca, Perilaku Saat Pandemi Harus Dijaga
KLHK Tingkat Kemampuan...
KLHK Tingkat Kemampuan Tenaga SAR
Dewan Kehutanan Nasional...
Dewan Kehutanan Nasional Diharapkan Jaga Sinergi dengan Pemerintah
Berita Terkini
Yane Bima Arya Harap...
Yane Bima Arya Harap Setiap Anak Peroleh Kasih Sayang dan Rasa Aman
90 AKBP Dapat Promosi...
90 AKBP Dapat Promosi Jabatan Jadi Kombes Pol pada Mutasi Juni 2026, Ini Namanya
Samin Tan Cs Segera...
Samin Tan Cs Segera Disidang Kasus Korupsi Tambang
Abdullah Alkatiri Yakin...
Abdullah Alkatiri Yakin JPU Tidak Bakal Mendakwa Ulang Dokter Tifa
Momen Keakraban Cak...
Momen Keakraban Cak Imin, Dasco, dan Angela Tanoesoedibjo di Harlah ke-28 PKB
Hadiri Harlah ke-28...
Hadiri Harlah ke-28 PKB, Partai Perindo Ajak Kolaborasi Bangun Ekonomi Kerakyatan
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved