Soal Pelarangan Cadar dan Celana Cingkrang, Ini Kata Jubir PA 212

Sabtu, 02 November 2019 - 20:18 WIB
Soal Pelarangan Cadar...
Soal Pelarangan Cadar dan Celana Cingkrang, Ini Kata Jubir PA 212
A A A
JAKARTA - Jubir PA 212, Habib Novel Chaidir Hasan Bamukmin turut berkomentar tentang wacana pelarangan pemakaian cadar dan celana cingkrang di instansi pemerintahan. Wacana itu bila direalisasikan bisa menimbulkan penolakan bagi umat Islam karena dianggap menyinggung syariat.

"Bila wacana pelarangan cadar itu direalisasikan akan menimbulkan gejolak penolakan yang besar oleh umat Islam karena sudah menyinggung syariat," ujarnya kepada SINDOnews, Sabtu (2/11/2019).

Menurutnya, wacana tersebut bila sampai direalisasikan berpotensi menimbulkan kegaduhan dan memecah belah bangsa. Maka itu, sudah sepatutnya wacana itu dihentikan dan tidak direalisasikan. (Baca juga: Celana Cingkrang dan Cadar, Jokowi: Itu Pilihan Pribadi )
Apalagi, kata dia, penggunaan cadar dan celana cingkrang itu sejatinya merupakan bagian dalam kebebasan beragama yang dilindungi UUD 1945. Di samping itu, melarang pemakaian cadar dan celana cingkrang juga dianggap melakukan tindakan melanggar HAM.

"Melarang pemakaian cadar itu tindakan pelanggaran HAM, melanggar Pancasila, UUD 45, dan Bhinneka Tunggal Ika. Cadar atau niqab itu bagian dari ajaran agama Islam," tuturnya.

Dia menambahkan, meski penggunaan cadar itu masih terdapat perbedaan pendapat di kalangan ulama, tapi tak bisa dipungkiri kalau persoalan cadar atau niqab itu bagian dari ajaran agama Islam. Sehingga, para ulama pun menyikapi persoalan tersebut dengan bijaksana.

"Maka itu, melarangnya sama juga melarang salah satu ajaran agama dan itu bisa mengarah pada pelecehan agama, sebagaimana yang tercantum pada Pasal 156a KUHP," katanya.
(kri)
Berita Terkait
Kerap Dipolitisasi,...
Kerap Dipolitisasi, Korpri Usul Urusan PNS Wewenang Sekda Bukan Kepala Daerah
Umumkan 58% CASN Lolos...
Umumkan 58% CASN Lolos Administrasi, Kemenag: Siapkan Tahapan Selanjutnya
ASN Terpapar Radikalisme,...
ASN Terpapar Radikalisme, Kemenag: Tidak Ada Pilihan, Harus Diberhentikan
2.694 ASN di Jatim Raih...
2.694 ASN di Jatim Raih Tanda Kehormatan Satyalancana Karya
Soal Netralitas PNS,...
Soal Netralitas PNS, DPR Minta Ombudsman dan Media Ikut Memantau
PNS Punya Sistem Kerja...
PNS Punya Sistem Kerja Baru Tahun Ini, Begini Aturan Kementerian PANRB
Berita Terkini
Prabowo Minta Pembenahan...
Prabowo Minta Pembenahan Program MBG Dilakukan Cermat, Termasuk Anggaran per Porsi
Sikapi Sidang Praperadilan...
Sikapi Sidang Praperadilan Roy Suryo, Rismon: Dugaan Rekayasa Digital Bisa Dibuktikan Tanpa Saksi Mata
Profil Rudi Setiawan,...
Profil Rudi Setiawan, Lulusan Akpol 1993 yang Dilantik sebagai Irjen Kementerian Imipas
Amien Desak Prabowo...
Amien Desak Prabowo Perintahkan KPK Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
Ekonomi Piala Dunia...
Ekonomi Piala Dunia dan Problem Institusi di Indonesia
Alumni KPK Masuk Tim...
Alumni KPK Masuk Tim Khusus Usut Kasus Febrie Adriansyah, Budi Prasetyo: Progres yang Positif
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved