Radikalisme Itu Soal Pola Pikir, Bukan Cara Berpakaian

Jum'at, 01 November 2019 - 14:19 WIB
Radikalisme Itu Soal...
Radikalisme Itu Soal Pola Pikir, Bukan Cara Berpakaian
A A A
JAKARTA - Pernyataan Menteri Agama (Menag) Jenderal TNI Purn Fachrul Razi mengenai pemakaian celana cingkrang dan cadar bagi aparatur sipil negara (ASN) memicu kontroversi.

CEO dan Founder Alvara Research Center Hasanuddin Ali mengatakan, radikalisme itu soal pola pikir, bukan sekadar cara berpakaian. "Banyak juga orang yang tampilannya perlente dan modis, tapi sikapnya intoleran dan diam-diam mendukung khilafah," tuturnya, Jumat (1/11/2019). (Baca juga: Politikus Gerindra Kritik Menag: Celana Saya Cingkrang, Tapi Tak Radikal )

Hasanuddin menuturkan, banyak juga orang yang mengenakan cadar, namun motifnya sekadar menjalankan perintah agama yang diyakini.

"Mereka enggak peduli dengan sistem politik, yang penting menjalankan ibadah enggak diganggu udah beres buat mereka," katanya.

Menurut dia, berbagai pernyataan Menag soal radikalisme belakangan ini alih-alih dapat meredam radikalisme, malah dapat menyimpan bara yang bisa meletup sewaktu-waktu.

Sebelumnya, Menag mengatakan, pemakaian cingkrang memang tak dilarang agama. Namun menurut Fachrul, ada aturan tentang cara berpakaian ASN di setiap instansi, sehingga ASN akan diberi peringatan jika tak sesuai dengan aturan.

"Masalah celana cingkrang-cingkrang itu tidak dilarang dari aspek agama. Karena memang agama pun tidak melarang. Tapi dari aturan pegawai bisa, misal di tempat ditegur celana kok tinggi (cingkrang) gitu?" ungkap Fachrul Razi di Kemenko PMK, Jakarta, Kamis (31/10/2019). (Baca juga: Bantah Larang Cadar dan Celana Cingkrang, Menag Ngaku Hanya Rekomendasikan )

"Kamu enggak lihat aturan negara gimana? kalau enggak bisa ikuti keluar kamu," tegasnya.

Sebelum melarang penggunaan celana cingkrang, Menag juga menyinggung soal penggunaan cadar. Fachrul Razi mewacanakan melarang niqab atau cadar masuk instansi pemerintah. Namun, wacana itu masih dalam kajian Kementerian Agama (Kemenag).
(dam)
Berita Terkait
Umumkan 58% CASN Lolos...
Umumkan 58% CASN Lolos Administrasi, Kemenag: Siapkan Tahapan Selanjutnya
ASN Terpapar Radikalisme,...
ASN Terpapar Radikalisme, Kemenag: Tidak Ada Pilihan, Harus Diberhentikan
ASN Kemenag Harus Bisa...
ASN Kemenag Harus Bisa Jadi Penggerak Penguatan Moderasi Beragama di Dunia Digital
96% Pengaduan Masyarakat...
96% Pengaduan Masyarakat Sepanjang 2023 Berhasil Ditindaklanjuti Itjen Kemenag
Survei Internalisasi...
Survei Internalisasi ASN Kementerian PANRB Diapresiasi
Wujudkan ASN Unggul,...
Wujudkan ASN Unggul, Kemendagri Gelar Rakornas
Berita Terkini
Perindo Perkuat Pemahaman...
Perindo Perkuat Pemahaman dan Kapasitas Anggota DPRD lewat Bimtek Nasional 2026, Dorong Ekonomi Kerakyatan
Febrie Adriansyah Jadi...
Febrie Adriansyah Jadi Tersangka TPPU, Kejagung Paparkan Modusnya
Penyesuaian Tarif PNBP...
Penyesuaian Tarif PNBP Berkeadilan, Tarif Merek UMKM Tetap dan Pendaftaran Hak Cipta Lagu Gratis
Febrie Adriansyah Ditahan...
Febrie Adriansyah Ditahan Tanpa Rompi Pink, PB PMII: Cetak Sejarah
PWNU Jateng dan Konjen...
PWNU Jateng dan Konjen Tiongkok Jalin Kerja Sama Pendidikan, Gus Rozin Ikuti Jejak Gus Dur
Pakar Kebijakan Publik...
Pakar Kebijakan Publik Soroti Ego Sektoral Penegakan Hukum, Sarankan Pelibatan KPK
Infografis
Respons Rusia soal Trump...
Respons Rusia soal Trump Telepon Putin untuk Akhiri Perang Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved