Buka Lapangan Kerja dengan Menggenjot Investasi

Minggu, 20 Oktober 2019 - 08:36 WIB
Buka Lapangan Kerja...
Buka Lapangan Kerja dengan Menggenjot Investasi
A A A
JAKARTA - Pelantikan Joko Widodo (Jokowi)-KH Ma'ruf Amin sebagai Presiden dan Wakil Presiden RI Periode 2019-2024 pada Minggu (20/10/2019) siang memberi harapan baru bagi perjalanan bangsa ini lima tahun ke depan. Salah satunya dalam hal peningkatan iklim investasi dan peluang kerja.

Jokowi pun menyatakan kesiapannya untuk menjadikan Indonesia lima tahun ke depan sebagai tempat berinvestasi yang nyaman. Jokowi mengingatkan semua pihak untuk tidak alergi terhadap investasi. Dalam salah satu poin pembangunan lima tahun ke depan, Jokowi menyatakan akan membuka kran investasi seluas-luasnya.

Pesan itu disampaikan Jokowi dalam pidatonya Visi Indonesia di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Jawa Barat, Minggu (14/7/2019) lalu.

"Kita harus mengundang investasi yang seluas-luasnya dalam rangka membuka lapangan pekerjaan. Jangan ada yang alergi terhadap investasi. Dengan cara inilah lapangan pekerjaan akan terbuka sebesar-besarnya," tutur Jokowi.

Oleh sebab itu, kata Jokowi, hal-hal yang bisa menghambat investasi, semuanya harus dipangkas, baik dalam hal perizinan yang lambat, berbelit-belit, apalagi ada punglinya.

"Hati-hati, ke depan saya pastikan akan saya kejar, saya kontrol, saya cek, dan saya hajar kalau diperlukan. Tidak ada lagi hambatan-hambatan investasi karena ini adalah kunci pembuka lapangan pekerjaan," katanya.
(cip)
Berita Terkait
Selain Wapres, Jokowi...
Selain Wapres, Jokowi Disarankan Aktifkan Ma'ruf Amin Jadi Penasihat
Pemerintah Diimbau Antisipasi...
Pemerintah Diimbau Antisipasi Gimik Politik Terkait Dana Stimulus UMKM
Ketua MA dan Hakim MK...
Ketua MA dan Hakim MK Ambil Sumpah di Hadapan Jokowi
Survei: 67,8% Publik...
Survei: 67,8% Publik Puas terhadap Kinerja Jokowi-Maruf
Semprot Menteri Soal...
Semprot Menteri Soal Kinerja, Jokowi Ancam Bubarkan Lembaga Sampai Reshuffle
Soroti Kinerja Menteri,...
Soroti Kinerja Menteri, Jokowi: Tak Ada Progres Signifikan
Berita Terkini
OTT BPK, KPK: Ada Permintaan...
OTT BPK, KPK: Ada Permintaan Fee Rp1,6 Miliar untuk Ubah Hasil Audit di Muara Enim
Anggota Polri yang Duduki...
Anggota Polri yang Duduki Jabatan di Luar Struktur Tak Perlu Mundur selama Penugasan Negara
Kejagung Tetapkan Tersangka...
Kejagung Tetapkan Tersangka Baru Dugaan Korupsi MBG, Berperan Atur Mitra dan Titik Dapur
Prabowo dan Jusuf Kalla...
Prabowo dan Jusuf Kalla Bahas Isu Global hingga Swasembada Energi
OTT KPK di BPK Berujung...
OTT KPK di BPK Berujung 5 Tersangka, Bupati Muara Enim Edison Ikut Terjerat
Nanik S Deyang Merapat...
Nanik S Deyang Merapat ke Istana, Mau Lapor Efisiensi Anggaran MBG
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved