Enam Kepala Negara Saksikan Langsung Pelantikan Jokowi-Ma'ruf

Rabu, 16 Oktober 2019 - 12:20 WIB
Enam Kepala Negara Saksikan Langsung Pelantikan Jokowi-Maruf
Enam Kepala Negara Saksikan Langsung Pelantikan Jokowi-Ma'ruf
A A A
JAKARTA - Dua kepala negara, empat Kepala Pemerintahan dan sembilan utusan khusus negara sahabat dipastikan akan menghadiri acara pelantikan Presiden dan Wakil Presiden (Wapres) terpilih Joko Widodo (Jokowi) dan Ma’ruf Amin pada 20 Oktober mendatang.

“Dua kepala negara, empat kepala pemerintahan, sembilan utusan khusus dan 157 lebih duta besar yang diundang dan akan hadir di pelantikan presiden 20 Oktober mendatang,” ungkap Ketua MPR Bambang Soesatyo dalam konferensi pers seusai Rapat Koordinasi (Rakor) Persiapan Pelantikan di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa 15 Oktober 2019.

Kepala negara dan kepala pemerintahan negara sahabat yang hadir di antaranya, Sultan Brunei Darussalam, Raja Swaziland (Afrika), Perdana Menteri (PM) Malaysia, PM Singapura, PM Kamboja dan PM Australia.

Wakil Presiden Republik Rakyat Tiongkok (RRT) dan Utusan Khusus Presiden Amerika Serikat Donald Trump juga masuk di antara 9 nama utusan khusus.

“Ada 18 kepala negara yang saya tahu Sultan Brunei, Perdana Menteri Mahathir Muhammad, Perdana Menteri Singapura, Wakil Presiden RRT, utusan khusus Donald Trump,” ujar Wakil Ketua MPR Ahmad Basarah.

Sementara itu, Ketua DPR Puan Maharani menegaskan pimpinan MPR, pimpinan DPR dan pimpinan DPD menyatakan komitmennya untuk melaksanakan pelantikan ini dengan baik, lancar, tertib dan nyaman.

“Kami berharap ini acara sakral yang harus dilaksanakan khidmat,” kata Puan di kesempatan sama.

Puan juga mengimbau kepada seluruh masyarakat agar dapat mengikuti acara pelantikan ini dengan khidmat. Seusai pelantikan, lembaga legislatif ini akan bekerja sama dengan eksekutif sebagaimana tugas pokok dan fungsinya agar bangsa Indonesia lebih sejahtera.

“Ini agenda lima tahunan yang konstitusional. Tolong semua bisa ikut melaksanakan hal tersebut sebagai satu bangsa Indonesia,” pinta Puan.
(dam)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
berita/ rendering in 0.1290 seconds (11.210#12.26)