Rakornas II Aliansi Relawan Jokowi Keluarkan Enam Butir Rekomendasi

Senin, 14 Oktober 2019 - 22:27 WIB
Rakornas II Aliansi...
Rakornas II Aliansi Relawan Jokowi Keluarkan Enam Butir Rekomendasi
A A A
JAKARTA - Aliansi Relawan Jokowi (ARJ) siap mengawal kelancaran pelantikan Jokowi-KH Ma’ruf Amin sebagai presiden dan wakil presiden pada Minggu (20/10/2019) mendatang.

Hal itu menjadi satu dari enam rekomendasi hasil Rapat Kordinasi (Rakornas) II ARJ di Jakarta, Minggu (13/10/2019).

"Kami mengeluarkan enam rekomendasi politik yang menjadi keputusan relawan dalam rangka mensukseskan jalannya Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden Jokowi-Amin, serta ikut mengawal program-program Nawacita II," terang Kordinator ARJ Aidil Fitri, Senin (14/10/2019).

Selain siap menyukseskan pelantikan Presiden dan Wakil Presiden, rekomendasi lainnya yaitu menyukseskan visi-misi dan program-program kerja Jokowi-Amin lima tahun ke depan, mengusulkan Penanggung Jawab HR Haidar Alwi sebagai calon menteri. ARJ juga siap bersama Jokowi melawan radilkalisme, intoleransi, terorisme dan rasisme.

Poin kelima yakni mendukung dan siap mensosialidasikan kebijakan pemerintah untuk pemindahan ibukota baru. Dan terakhir, mendukung lima poin visi Indonesia Maju dengan melanjutkan pembangunan infrastruktur, pembangunan SDM, pemangkasan izin yang menghambat investasi, reformasi birokrasi dan penggunaan APBN tepat sasaran.

"Alhamdulillah Rakornas II ARJ sukses dan rekomendasi ini berlaku bagi 900 anggota organ relawan yang tergabung di ARJ. Semua relawan dan pendukung Jokowi-Amin harus mensukseskan pemerintahan Jokowi-Amin selama lima tahun kedepan," tandas Aidil Fitri yang juga Ketua Umum Forum Relawan Demokrasi (Foreder) ini.

Sementara itu, Haidar Alwi mengatakan, perkembangan radikalisme di kampus-kampus sudah sangat parah. Kelompok ini bukan saja ada di sana, tapi mereka juga menguasainya. Sel-sel radikal di dunia pendidikan berkembang dan sudah menyebar kemana-mana.

"Saat ini sudah ASN, dosen dan mahasiswa di Indonesia banyak yang terpapar dan mendukung radikalisme. Parahnya lagi, sasaran utama mereka adalah kampus-kampus negeri yang punya nama besar mulai dari UI, ITB, IPB dan lainnya," kata Haidar Alwi.

Haidar Alwi mengingatkan para relawan dan pendukung Jokowi bersama-sama secara kompak melawan dan menangkal paham radikalisme agama ini.

"Kenapa para ulama dunia juga mendukung Jokowi? Kata para ulama secara garis besarnya, Jokowi yang berani membubarkan HTI yang mana gerakannya di seluruh dunia banyak ditolak dan dibubarkan di 63 negara," jelasnya.
(shf)
Berita Terkait
Selain Wapres, Jokowi...
Selain Wapres, Jokowi Disarankan Aktifkan Ma'ruf Amin Jadi Penasihat
Ini Deretan Menteri...
Ini Deretan Menteri Terbaik di Kabinet Jokowi-KH Ma'ruf Amin Versi LPI
Wapres Ma’ruf Amin...
Wapres Ma’ruf Amin Pimpin Pemerintahan Sementara, Jubir Sebut Tidak Ada Persiapan Khusus
Wapres: Kebijakan Pemerintah...
Wapres: Kebijakan Pemerintah Terkait Corona Demi Keselamatan Rakyat
Pemerintah Diimbau Antisipasi...
Pemerintah Diimbau Antisipasi Gimik Politik Terkait Dana Stimulus UMKM
Tepis Anggapan Tak Bekerja,...
Tepis Anggapan Tak Bekerja, Wapres: Mereka Kurang Update
Berita Terkini
PB PMII Serukan Persatuan...
PB PMII Serukan Persatuan Nasional, Kembalikan Intelektualitas Jadi Navigasi Gerakan
Qodari: Stimulus Tarif...
Qodari: Stimulus Tarif Transportasi Dikucurkan saat Libur Sekolah dan Nataru
Kejagung Segel Gudang...
Kejagung Segel Gudang Motor Listrik Milik BGN di Bogor
KPK Telusuri Dugaan...
KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus Kuota Haji dari Kemenag ke Pansus DPR
Dharma Pongrekun Gugat...
Dharma Pongrekun Gugat UU Kesehatan, Berharap Hakim MK 'Diketuk Hatinya oleh Tuhan'
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan...
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan Haji 2026, Beri Catatan Ini untuk Tahun Depan
Infografis
Ekonomi Indonesia Tumbuh...
Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,12% di Kuartal II 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved