Palestina Butuh Badan POM RI Bentuk Lembaga Independen

Rabu, 09 Oktober 2019 - 20:52 WIB
Palestina Butuh Badan...
Palestina Butuh Badan POM RI Bentuk Lembaga Independen
A A A
RAMALLAH - Palestina sangat membutuhkan bantuan Badan POM Indonesia untuk membentuk lembaga pengawas obat dan makanan Palestina yang independen. Hal ini disampaikan Menteri Kesehatan (Menkes) Palestina Mai Kaila saat menerima kunjungan Kepala Badan POM RI, Penny K. Lukito beserta jajaran di Ramallah, Palestina , pekan lalu.

Mai Kaila pun berharap dalam waktu dekat dapat dibahas roadmap dan plan of action untuk pembentukan Lembaga Palestina FDA, yang akan diformalkan terlebih dahulu dengan adanya MoU antara Badan POM dengan pihak otoritas regulator Obat dan Makanan di Palestina. Ia meminta agar lembaga tersebut dapat terbentuk dalam waktu 6 bulan ke depan.

Mai Kaila menyampaikan niat baiknya saat menerima kunjungan Kepala Badan POM RI, Penny K. Lukito beserta jajaran di Ramallah, pekan lalu. Hadir dalam pertemuan ini, Duta Besar RI untuk Yordania merangkap Palestina dan Konsul Kehormatan (Konhor) RI untuk Palestina, Maha Abu Sushe.

“Saat ini belum ada lembaga independen di Palestina yang bertanggung jawab atas keamanan dan mutu Obat dan Makanan. Peran pengawasan tersebut saat ini dilakukan oleh unit kerja kecil di bawah Kementerian Kesehatan Palestina,” kata Mai Kaila dalam pertemuan tersebut dalam siaran pers yang diterima SINDOnews, Rabu (9/10/2019).

Menkes Palestina menjelaskan, sejumlah negara donor telah menyatakan ketertarikan di bidang obat dan makanan kepada Palestina. Namun ia memandang hal ini lebih baik dilakukan dengan Badan POM Indonesia.

"Kami sangat bergantung kepada Badan POM terkait hal ini. Apalagi Badan POM telah menunjukkan komitmen yang nyata dengan melakukan capacity building secara berturut-turut selama dua tahun terakhir ini,” ujarnya.

Penny K Lukito pun menyambut baik dan merasa terhormat atas permintaan Menkes Palestina itu. Dalam kunjungan ini, Penny menyampaikan bahwa saat ini Badan POM tengah memberikan peningkatan kapasitas di bidang pengawasan obat terhadap 14 perwakilan regulator obat Palestina dan dihadiri juga pertama kalinya oleh 3 wakil Jordan FDA di bawah kerangka Kerja Sama Selatan-Selatan (KSS) tahap kedua. KSS tahap pertama telah dilakukan pada tahun 2018 yang melibatkan 6 orang peserta dari regulator Palestina.

Duta Besar RI untuk Yordania merangkap Palestina, Andi Rachmianto yang hadir dalam pertemuan tersebut mengapresiasi kerja sama yang semakin kuat antara Badan POM dengan mitranya di Palestina. “Pertemuan Kepala Badan POM dengan Menkes Palestina ini merupakan hal yang sangat tepat dan sangat bersejarah bagi kedua belah pihak,” ujarnya.

Kunjungan kerja Kepala Badan POM ke Ramallah Palestina difasilitasi Kedutaan Besar RI dan Konsul Kehormatan RI untuk Palestina Maha Abou Susheh. Selain bertemu dengan Menkes Palestina, Kepala Badan POM diterima oleh Menteri Perekonomian Palestina, Khaled al-Osaily bersama dengan sejumlah Pelaku Usaha Palestina dan membahas sejumlah isu perdagangan Obat dan Makanan.
(poe)
Berita Terkait
Indonesia Punya Peran...
Indonesia Punya Peran Penting dalam Diplomasi Internasional
Travel Alliance + Grab...
Travel Alliance + Grab + Trip.com = Kombo Mantap untuk Ngebolang Keliling Asia!
Kisah di Balik Monumen...
Kisah di Balik Monumen Soekarno Rancangan Ridwan Kamil di Aljazair
Memahami Pendekatan...
Memahami Pendekatan Luar Negeri Prabowo: Refleksi Lawatan ke LN
Jokowi dan Pendekatan...
Jokowi dan Pendekatan Realis dalam Kebijakan Luar Negeri Indonesia
Peringati Hari Solidaritas,...
Peringati Hari Solidaritas, Kemlu: Palestina Terpatri dalam Inti Politik Luar Negeri RI
Berita Terkini
Mantan Ketua Ombudsman...
Mantan Ketua Ombudsman Terima Rumah hingga Uang Miliaran di Kasus Korupsi Tambang Nikel
World Giving Report...
World Giving Report 2026: Donasi Global Turun, Indonesia Bertahan di Atas Rata-rata Dunia
Bareskrim Tangkap Kartel...
Bareskrim Tangkap Kartel Narkoba Asal Australia sebelum Terbang dengan Jet Pribadi
Dewan Pers dan Konstituen...
Dewan Pers dan Konstituen Matangkan Usulan Pengaturan Karya Jurnalistik dalam RUU Hak Cipta
Mensesneg Sebut Bakal...
Mensesneg Sebut Bakal Ada Pengurangan Anggaran MBG
Dubes Wang Lutong Ungkap...
Dubes Wang Lutong Ungkap Purbaya Bakal ke China Pekan Depan, Bahas Apa?
Infografis
20 Negara yang Pernah...
20 Negara yang Pernah Dijajah Alexander Agung, dari Pakistan hingga Palestina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved