Kunjungi Wamena, Wiranto Ajak Rajut Kembali Persaudaraan

Selasa, 08 Oktober 2019 - 17:35 WIB
Kunjungi Wamena, Wiranto...
Kunjungi Wamena, Wiranto Ajak Rajut Kembali Persaudaraan
A A A
JAKARTA - Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto, bersama Menteri Sosial, Menteri Kesehatan, Menteri BUMN, Panglima TNI, Kapolri dan beberapa Kepala Lembaga melakukan kunjungan ke pengungsian Wamena, Papua pascakerusuhan.

"Jadi saya bersama-sama teman-teman dari Jakarta datang kemari untuk melihat secara langsung, mendengar, dan bertemu para tokoh masyarakat, pimpinan daerah dan khususnya saudara sekalian yang mengungsi. Sebelumnya kami menghadap kepada Presiden, beliau memberikan salam hormat, salam tulus kepada saudara-saudara sekalian," kata Wiranto saat mengunjungi pengungsian di Wamena, Papua (8/10/2019).

"Kita tahu, di negeri yang kita cintai ini ada pepatah torang samua basudara, betul tidak? Kita semua bersaudara, dari mulai Aceh sampai dengan Papua kita terikat dalam satu saudara. Saudara sebagai satu bangsa, bangsa apa? Bangsa Indonesia. Pada kemerdekaan Indonesia 1945, kita sudah berikrar Satu Nusa Satu Bangsa, satu bahasa, satu kesatuan, satu pemerintahan," tambah Wiranto.

Wiranto pun menceritakan proses Papua dan Papua Barat menjadi bagian NKRI. Kemudian, tahun 1969 lewat satu proses di PBB saudara kita di Papua, Papua Barat waktu itu bernama Irian Barat menjadi satu bangsa, satu kesatuan, satu tanah air NKRI. Itu hasil panjang sebagai bangsa.

"Lalu kita sudah melakukan satu kehidupan yang harmonis yang damai, yang rukun, dan kemaren kita menghadapi musibah ada peyerangan ada kerusuhan. Baiklah, sebagai hamba Allah, hamba Tuhan kita tidak lagi menanam kebencian, kita kubur kebencian itu. Kita membangun kembali persaudaraan kita sebagai bangsa," jelasnya.

Wiranto mengungkapkan kepada masyarakat baik pendatang maupun asli Papua, untuk merajut kembali kebersamaan maupun persaudaraan.

"Kita datang kemari untuk apa? Untuk mengajak saudara sekalian baik teman-teman, saudara-saudara asli Papua maupun pendatang mari kembali merajut kebersamaan kita, merajut persaudaraan kita, membangun kerukunan membangun perdamaian," jelasnya.

"Kan itu indah kan? Seperti kemaren para pendatang dari Minang, dari Sulawesi Selatan, dari Madura barangkali ada, dari Jawa dari Gorontalo, dari Manado datang kemari, kita sekarang bersaudara. Ada yang jadi tukang ojek, ada yang buka ruko, ada yang jualan bahan makanan, semuanya indah, bersaudara," ujarnya.

Wiranto memastikan, pemerintah menjamin stabilitas keamanan di wilayah Papua. "Dengan jaminan keamanan. Artinya apa? Aparat kepolisian, TNI menjamin keamanan supaya tidak ada lagi penyerangan, tidak ada lagi yang brutal, tidak ada yang anarkis, tidak ada yang menodai kebersamaan kita sebagai satu bangsa. Tetapi ini juga perlu dukungan dari pemerintah daerah, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama dan saudara kita di Wamena," tegasnya.
(maf)
Berita Terkait
Pengamat Militer dan...
Pengamat Militer dan Intelijen Apresiasi Kerja Keras TGPF Kemenko Polhukam
Temuan TGPF Langkah...
Temuan TGPF Langkah Awal Memulai Rekonsiliasi di Papua
Bamsoet: Pimpinan MPR...
Bamsoet: Pimpinan MPR dan Pemerintah Sepakat Wujudkan Kondisi Papua Aman dan Damai
Usai Dilantik, Menko...
Usai Dilantik, Menko Polhukam Hadi Tjahjanto Temui Mahfud MD
Mahfud MD: Masyarakat...
Mahfud MD: Masyarakat Tak Perlu Takut, Deklarasi Benny Wenda Lewat Twitter
Mahfud MD Sebut Pemerintah...
Mahfud MD Sebut Pemerintah Lakukan Pendekatan Kesejahteraan dan Dialog untuk Bangun Papua
Berita Terkini
Jaga Kredibilitas Negara,...
Jaga Kredibilitas Negara, Pengamat Dukung Kejagung Usut Korupsi MBG
PDIP: UU Polri Harus...
PDIP: UU Polri Harus Mampu Cegah Intervensi Politik dan Kepentingan Oligarki
Penampakan Bupati Muara...
Penampakan Bupati Muara Enim Edison Pakai Rompi Oranye usai Ditetapkan Tersangka
Tiyo Ardianto Tolak...
Tiyo Ardianto Tolak Tawaran Bertemu Petinggi Lembaga Berbintang yang akan Berikan Apa pun yang Dia Mau
Semangat Otsus Harus...
Semangat Otsus Harus Tercermin dalam Desain Politik Papua
Meritokrasi di TNI,...
Meritokrasi di TNI, Kapuspen: Jabatan Tak Ditentukan seperti Urut Kacang Tapi Kompetensi
Infografis
Donald Trump Kembali...
Donald Trump Kembali Memperpanjang Batas Waktu Penjualan TikTok
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved