Kampanye Nasional GPSK, Permabudhi Ingin Masyarakat Sadar Lingkungan

Minggu, 06 Oktober 2019 - 09:48 WIB
Kampanye Nasional GPSK,...
Kampanye Nasional GPSK, Permabudhi Ingin Masyarakat Sadar Lingkungan
A A A
JAKARTA - Kebersihan menjadi suatu hal penting di segala sisi kehidupan, termasuk dengan masalah sampah dan lingkungan. Karena tentang kebersihan adalah tugas setiap individu.

Seperti yang dikampanyekan oleh Gerakan Peduli Sekitar Kita (GPSK) dan Persatuan Umat Buddha Indonesia (PERMABUDHI), "Bebas plastik Indonesia Cantik" di Car Free Day, Minggu (6/10/2019).

Ketua Umum PERMABUDHI, Arief Harsono mengatakan, kampanye bebas plastik ini dilakukan secara serentak di sejumlah provinsi di Indonesia. Bertujuan agar gerakan ini bisa menyadarkan masyarakat agar menghindari penggunaan plastik.

"Kebersihan ini bukan saja tugas petugas kebersihan, namun tanggung jawab kita semua adalah tanggung jawab semua, baik generasi hari ini dan akan datang," kata Arief.

Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat (Dirjen Bimas) Buddha Kementerian Agama (Kemenag), Caliadi mengatakan, gerakan ini sangat positif dan mendorong seluruh elemen masyarakat untuk sadar tentang kebersihan.

"Dari Kemenag tentunya sangat mendukung agar kampanye ini dikampanyekan secara nasional. Selain itu gerakan ini menjadi bagian dari program pemerintah terkait lingkungan," ujarnya.

Sementara Pembina GPSK yang juga Ketua Umum Majelis Nichiren Shoshu Buddha Dharma Indonesia (MNSBDI), Pandita Utama, Aiko Senosoenoto menambahkan, gerakan ini intinya merupakan bagian dari pelaksanaan ajaran Buddha untuk menjaga lingkungan.

"Pada akhirnya adalah menjaga manusia. Semoga hal ini tidak sekadar seremonial, tapi jadi bagian dari kebiasaan hidup sehari-hari, di mana saja, kapan saja," tuturnya.

Kegiatan serupa ini juga diadakan secara serentak oleh umat Buddha di berbagai daerah yang rencananya kegiatan ini akan dilaksanakan berkelanjutan. Ini merupakan bagian dari program acara Wahana Negara Raharja 2019.

Untuk diketahui, GPSK adalah sebuah gerakan nasional umat Majelis Nichiren Shoshu Buddha Dharma Indonesia (MNSBDI) yang dicanangkan sejak Mei 2002, di Megamendung, Bogor, Jawa Barat.
(maf)
Berita Terkait
Upaya Mendukung Pemerintah...
Upaya Mendukung Pemerintah dalam Mencapai Net Zero Carbon
Jaga Kondisi Lingkungan,...
Jaga Kondisi Lingkungan, Jadi Awal Lahirnya Token Anagata Karya Anak Bangsa
Hutan Kota Pakansari...
Hutan Kota Pakansari Berikan Berbagai Manfaat buat Masyarakat
Kurangi Dampak Negatif,...
Kurangi Dampak Negatif, Perlunya Produk Ramah Lingkungan
Sinergi Winmar Holding...
Sinergi Winmar Holding dan Beca Sci Tech Ciptakan Energi Ramah Lingkungan
Legislator Jabar: Konservasi...
Legislator Jabar: Konservasi Alam Mutlak Harus Dilakukan
Berita Terkini
Perjuangkan Nasib Dokter...
Perjuangkan Nasib Dokter Muda, PDMI Minta Pemerintah Buka Kembali Akses Ujian Kompetensi
OTT di Muara Enim dan...
OTT di Muara Enim dan Jakarta, KPK Sita Uang Ratusan Juta
Buku Laku Spiritual...
Buku Laku Spiritual Pak Harto, Indonesia, dan Kejawen Diluncurkan, Kupas Cara Soeharto Tunjuk Pembantunya
Isu Dana Dapur MBG Belum...
Isu Dana Dapur MBG Belum Cair, Nanik S Deyang Sebut Hoaks
Penampakan 2 Tersangka...
Penampakan 2 Tersangka Kasus Kuota Haji Kenakan Rompi Oranye KPK
Presiden Prabowo Terima...
Presiden Prabowo Terima 8 Duta Besar Negara Sahabat di Istana Merdeka
Infografis
10 Tokoh Dianugerahi...
10 Tokoh Dianugerahi Gelar Pahlawan Nasional Tahun 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved