Kurangi Dampak Negatif, Perlunya Produk Ramah Lingkungan

Selasa, 19 Maret 2024 - 17:06 WIB
loading...
Kurangi Dampak Negatif,...
Perlunya produk perseroan tersertifikasi ISO 140001 yang setiap tahun diaudit. Hal ini sangat penting untuk mengurangi dampak negatif ke lingkungan. Foto/Istimewa
A A A
JAKARTA - Untuk mengurangi dampak negatif ke lingkungan, maka perlu adanya sertifikasi bagi setiap produk. Pandangan ini disampaikan oleh Printer Produk Manager dari PT Brother International Sales Indonesia, Susanto Liu.

Menurutnya, perlunya produk perseroan tersertifikasi ISO 140001 yang setiap tahun diaudit. Hal ini sangat penting untuk mengurangi dampak negatif ke lingkungan. Salah satu fitur yang paling penting adalah duplex printing atau kemampuan mencetak secara bolak balik.

"Hal ini akan mengurangi dampak ke lingkungan. Bahkan bisa mencetak hingga 100 lembar kertas secara bolak balik. Fitur ini akan mengurangi penggunaan kertas," ujar Susanto dalam keterangan resminya di Jakarta, Selasa (19/3/2024).

Susanto memaparkan pandangannya tersebut terkait printer ramah lingkungan adalah printer laser Brother asal Jepang. Produsen tersebut meluncurkan printer terbaru dengan teknologi ramah lingkungan.

Setidaknya terdapat tiga printer laser terbaru dari perseroan yang berkualitas dan andal mencetak dengan efisiensi biaya yang optimal untuk berbagai kebutuhan pencetakan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Wamen LH Sebut Inovasi...
Wamen LH Sebut Inovasi Penutup Tumpukan Sampah Berbahan Singkong Ramah Lingkungan
Hentikan Greenwashing,...
Hentikan Greenwashing, Indonesia Pimpin Dunia Ciptakan Aturan Soal Kredit Alam
Etanol Jadi Tren Global...
Etanol Jadi Tren Global Campuran BBM yang Aman dan Ramah Lingkungan
Menperin Serahkan Penghargaan...
Menperin Serahkan Penghargaan untuk Penerapan Industri Hijau Terbaik
Muhammadiyah Luncurkan...
Muhammadiyah Luncurkan Becak Listrik Dukung Ekonomi Rakyat
Kemenag: Pembangunan...
Kemenag: Pembangunan 160 KUA Ramah Lingkungan Rampung Agustus 2025
3,88 Juta Lowongan Kerja...
3,88 Juta Lowongan Kerja Ramah Lingkungan Bakal Terbuka di 2026, Catat Sektor Industrinya
Bank Mantap Dorong Penerapan...
Bank Mantap Dorong Penerapan Gaya Hidup Ramah Lingkungan di Sekolah
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
Rekomendasi
AEF/MANTENA Cup 2026...
AEF/MANTENA Cup 2026 Dorong Prestasi Berkuda dan Sport Tourism Indonesia
Kunjungi Lampung Tengah,...
Kunjungi Lampung Tengah, Jokowi Jajan Es Kopi dan Keripik Pisang di Sentra UMKM
Perbarui IPKP PPKP Daruba,...
Perbarui IPKP PPKP Daruba, BNPP Soroti Transportasi hingga Infrastruktur Morotai
Berita Terkini
Didik Rachbini Prediksi...
Didik Rachbini Prediksi Safari Politik Jokowi Menjadi Faktor Negatif Ekonomi Nasional
Gus Yaqut Dibantarkan,...
Gus Yaqut Dibantarkan, KPK: Petugas Pengawal Tahanan Lakukan Pengamanan Melekat
Penegak Hukum Terkoneksi...
Penegak Hukum Terkoneksi Politik, Ubedilah Badrun: Mestinya Independen
Kepercayaan Publik terhadap...
Kepercayaan Publik terhadap Polri Meningkat Jadi Modal Sosial yang Harus Diperkuat
Silaturahmi di Lampung,...
Silaturahmi di Lampung, Jokowi: Aku Masih Seperti yang Dulu
Tak Bisa Ditunda, Tata...
Tak Bisa Ditunda, Tata Kelola, Dana, dan Independensi PBNU Harus Dibenahi
Infografis
Bantu Ekosistem Lingkungan,...
Bantu Ekosistem Lingkungan, Ini Peran Burung Kolibri untuk Alam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved