Pidato di Bawah Rel, Sekjen PDIP Ingin Jalan Kebudayaan Terus Ditempuh

Sabtu, 28 September 2019 - 15:21 WIB
Pidato di Bawah Rel,...
Pidato di Bawah Rel, Sekjen PDIP Ingin Jalan Kebudayaan Terus Ditempuh
A A A
CIREBON - Pengalaman berharga dirasakan Sekjen DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto yang berpidato di bawah rel kereta api di Cirebon, Jawa Barat. Hasto berpidato di bawah rel usai melakukan pelarungan air dalam rangkaian Festival Budaya Cai Diraga di pinggir Sungai Cisanggarung, Dusun Pamosongan, Desa Ciledug Lor, Kecamatan Ciledug, Cirebon, Jawa Barat, Sabtu (28/9/2019).

Lokasi tenda acara yang dihadiri Pangeran Patih Muhammad Qodiran dari Keraton Kanoman Cirebon, Plh Bupati Cirebon Imron Rosyadi, Ketua DPD PDIP Jawa Barat, Ono Surono, dan ratusan warga itu berada di pinggir sungai. Uniknya sungai itu dilintasi dua jembatan rel kereta api arah Jawa Barat-Jawa Tengah dan sebaliknya.

Lokasi acara pun berada di bawah jembatan rel. Di sungai itu sebelumnya dilakukan tradisi larungan air. Dimulai dari Pengeran Patih Muhammad Qodiran, Hasto, Imron, Ono dan lainnya. Usai prosesi larungan mulailah pemberian sepatah dua patah kata.

Memang saat acara berlangsung, sudah beberapa kali kereta api melintas, tepat di atas kepala masyarakat yang berada di bawah jembatan rel kereta. Baik kereta dari Jabar menuju Jateng dan sebaliknya.

Hasto mengapresiasi tinggi tradisi Cai Diraga sebagai wujud mensyukuri nikmat melimpahnya air bagi sumber kehidupan. Hasto mengajak untuk terus melestarikan budaya, dan menjaga sungai, laut serta air sebagai sumber kehidupan yang merupakan anugerah dari Tuhan Yang Maha Kuasa.

"Semoga jalan kebudayaan yang ditempuh dengan tradisi merawat sungai, laut, merawat sumber-sumber kehidupan termasuk pangan dapat terus diakukan. Dari sini, lahirlah energi untuk menjaga alam dan budaya," kata Hasto yang mengenakan pakaian adat warna putih.

Di tengah pidatonya itu, melintas dua kereta secara bersamaan dari dua arah di masing-masing jalur. Suara bising mengalahkan mikrofon yang dipakai untuk berpidato. Sambutan berhenti. Raut wajah Hasto tersenyum simpul.

"Ini membawa pengalaman tersendiri bagi saya. Baru kali ini berpidato di bawah kereta api," kata Hasto sambil tertawa lepas diikuti para hadirin.

"Mungkin Pak (Presiden) Jokowi sendiri belum pernah berpidato di bawah rel kereta api," celetuk Hasto yang memantik tawa warga.

Setelah candaannya, Hasto melanjutkan pidatonya. Menurut Hasto, daripada ikut pusing dengan situasi di Jakarta karena berbagai kepentingan muncul padahal pemilu sudah selesai, tetapi masih ada yang tidak puas, dan yang sampaikan dengan cara anarkistis, lebih baik bersama rakyat.

Hal ini juga sudah dilakukan oleh Presiden Pertama RI yang juga Proklamator RI Bung Karno, Presiden Keempat RI Megawati Soekarnoputri, dan Presiden Jokowi. "Lebih baik kami menempuh jalan yang telah dilakukan Bung Karno, jalan yang telah dilakukan Bu Mega, yang kemudian dilanjutkan Bapak Jokowi yaitu jalan bersama dengan rakyat. Siapa pemimpin yang menyatu dengan rakyat akan selamat," ungkap Hasto.

Hasto berharap dari tradisi yang terus terjaga di desa ini, muncul gerakan kebudayaan nasional untuk merawat sungai dengan seluruh sumber sumber kehidupan. "Sehingga keseimbangan, keindahan alam raya dapat kita jaga dengan sebaik-baiknya," pungkas Hasto yang usai berpidato ikut menari bersama dua penari cilik.
(whb)
Berita Terkait
Aturan Keluarga Satu...
Aturan Keluarga Satu Partai Dinilai Beri Dampak Positif bagi PDIP
Jadi Partai Modern,...
Jadi Partai Modern, PDIP Dinilai Tak Tinggalkan Elan Kerakyatan
PDIP Akan Ekspose Prestasi...
PDIP Akan Ekspose Prestasi Kepemimpinan 3 Pilar Partai ke Publik
Romo Benny Sebut PDIP...
Romo Benny Sebut PDIP Partai Modern yang Kekuatannya pada Struktur Organisasi
PDIP Gelar Banteng Ride...
PDIP Gelar Banteng Ride and Night Run, 500 Orang Daftar
PDIP Akan Serap Aspirasi...
PDIP Akan Serap Aspirasi Rakyat Sebelum Bertemu Parpol Lain
Berita Terkini
Sidang Praperadilan...
Sidang Praperadilan Roy Suryo Jilid 2 Digelar di PN Jaksel 10 Juli 2026
Kejagung Sita 104 Ton...
Kejagung Sita 104 Ton Timah Milik Terpidana Tamron di Bangka Belitung
Program MBG Perkuat...
Program MBG Perkuat Keadilan Sosial Melalui Pemenuhan Gizi
Pancasila yang Kita...
Pancasila yang Kita Peringati, Pancasila yang Kita Khianati
Praperadilan Roy Suryo...
Praperadilan Roy Suryo Dikabulkan Sebagian, Pakar Hukum Pidana: Tak Batalkan Status Tersangka dan Pokok Perkara
Prabowo Puji India:...
Prabowo Puji India: Penduduk 1,4 Miliar, Transisi Pemerintahan Damai
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved