Lewat Buku, Agus Sudibyo Paparkan Kaitan Pers dan Media Sosial

Selasa, 17 September 2019 - 17:12 WIB
Lewat Buku, Agus Sudibyo...
Lewat Buku, Agus Sudibyo Paparkan Kaitan Pers dan Media Sosial
A A A
JAKARTA - Anggota Dewan Pers, Agus Sudibyo meluncurkan buku berjudul Jagad Digital: Pembebasan dan Penguasaan, di Wisma Antara, Jakarta, Selasa (17/9/2019).

Agus meluncurkan buku tersebut karena hingga kini belum ada hasil riset yang melihat digitalisasi secara kritis, termasuk mengenai efek digitalisasi dan dampak negatifnya.

Selama ini pembahasan digitalisasi lebih banyak dikaitkan dengan demokratiasi dan mendorong ekonomi kreatif. "Tapi dari sisi yang kritikal, dampak-dampaknya apa, belum banyak diekspose. Itu yang membuat saya menulis buku ini," ungkap Agus.

Menurut dia, bukunya juga membahas tentang hubungan antara media massa jurnalistik dengan media sosial seperti Google dan Facebook.

"Apakah itu sudah hubungan yang fair? ternyata hubungannya belum fair. Hubungan yang hanya menguntungkan platform. Perlu ada riset, ada buku yang bisa memetakan persoalan itu. Bagaimana mendorong agar pemerintah mengeluarkan uu atau regulasi yang mendukung pers Indonesia," tuturnya.

Agus menilai penting regulasi yang mengatur antara media massa dengan platform. Peraturan itu juga dapat merujuk untung ruginya bagi media massa di Indonesia.

"Sehingga mereka tidak dirugikan oleh platform seperti media sosial atau search engine. Bagaimana hubungan antara keduanya ini saling menguntungkan," katanya.

Hadir juga dalam acara peluncuran itu, Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara.

Rudi mengapresiasi buku karya Agus Sudibyo. Buku tersebut dinilainya dapat menjadi referensi mengenai dunia digital.

"Alhamdulillah kita mempunyai buku yang berhubungan dengan digital yang ilmiah. Sebelumnya kita tidak punya buku apalagi ditulis oleh orang Indonesia oleh bangsa Indonesia dalam konteks digital yang ilmiah. Ini mungkin bukan satu-satunya, tapi salah satu yang justru mempunyai kadar ilmiah tinggi," tutur Rudiantara.

Sementara itu, Ketua Dewan Pers Mohammad Nuh gembira dengan peluncuran buku tersebut. Dia berharap gagasan Agus dalam buku itu bisa diterima oleh masyarakat.

"Saya ikut senang, sangat bahagia. Sebagai Dewan Pers, ada seorang kawan yang bisa merumuskan apa yang saya sering sebut pengalaman ilmu yang masih bisa dituangkan dalam bentuk explicit knowledge dalam bentuk buku," tuturnya
(dam)
Berita Terkait
Dewan Pers Apresiasi...
Dewan Pers Apresiasi Pejabat Publik Mendukung Profesionalisme Pers
Tumbuhkan Optimisme...
Tumbuhkan Optimisme Publik, Dewan Pers Dorong Jurnalisme Positif
Komaruddin Hidayat:...
Komaruddin Hidayat: Pers Masih Jadi Rujukan Utama Masyarakat di Tengah Ledakan Informasi
Bertemu Dewan Pers,...
Bertemu Dewan Pers, AMSI Pertanyakan Kelanjutan Regulasi Publisher Rights di Indonesia
IJTI Bangun Gerakan...
IJTI Bangun Gerakan Kolaboratif Literasi Media dan Informasi Tingkatkan Kesadaran Kritis Masyarakat
Mahfud MD Imbau di Masa...
Mahfud MD Imbau di Masa Pandemi Pemberitaan Media Memotivasi Masyarakat
Berita Terkini
Ketum All Cipayung Nusantara...
Ketum All Cipayung Nusantara Berharap Sidang Kasus Ijazah Jokowi Digelar Terbuka
Tersangka Kasus Ijazah...
Tersangka Kasus Ijazah Jokowi Desak Polisi Buat Kepastian Hukum
Pengacara Roy Suryo:...
Pengacara Roy Suryo: Polisi dan Jaksa Ragu-ragu di Kasus Ijazah Jokowi
Kecam Ketimpangan Layanan...
Kecam Ketimpangan Layanan Dialisis, KPCDI Desak Pemerintah Benahi Sistem
Pengacara Jokowi: Ada...
Pengacara Jokowi: Ada Dugaan Manipulasi Bukti Elektronik dalam Kasus Ijazah Jokowi
PKS Sebut Sinergi Pemerintah,...
PKS Sebut Sinergi Pemerintah, Dunia Usaha, hingga Masyarakat Kunci Jaga Stabilitas
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved