Sidang Gugatan PKPU PT Kagum Gema Pasundan Perdana Digelar

Selasa, 10 September 2019 - 21:01 WIB
Sidang Gugatan PKPU...
Sidang Gugatan PKPU PT Kagum Gema Pasundan Perdana Digelar
A A A
JAKARTA - Pengadilan Niaga (PN) Jakarta Pusat menggelar sidang perdana gugatan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) atas PT Kagum Gema Pasundan, (Dibawah Naungan Kagum Grup).

Sidang dipimpin langsung Ketua Majelis Hakim H. Sunarso SH MH, dengan pemohon Ir.CPS didampingi kuasa hukumnya dari Lawfirm Soaloan&Patners, dengan pengajuan Nomor 189/Pdt.Sus-PKPU/2019/PN.Niaga Jkt.Pst, Selasa (10/9/2019).

Sesaat setelah membuka sidang, Ketua Majelis Hakim, Sunarso, mempertanyakan keberadaan termohon, dalam hal ini Henry Husada yang merupakan CEO Kagum Group, salah satu pengembang di kota Bandung, yang tidak hadir. "Ini termohon tidak hadir?," tanya Sunarso.

Ketua Majelis Hakim yang terkenal karena pernah mendapat tindak kekerasan dari pengacara Tomi Winata (TW) saat memimpin sidang beberapa waktu lalu ini, kemudian memutuskan untuk melanjutkan sidang pada Selasa 17 September, pekan depan.

"Sidang kita akhiri, dan dilanjutkan Selasa tanggal 17 September," katanya.

Kuasa hukum pemohon dari Lawfirm Soaloan & Patners, Oswald Silalahi mengungkapkan, kliennya telah membayar lunas pembelian apartemen kepada pengembang yang terletak dikawasan Bandung dengan nilai Rp2 miliar lebih.Namun tidak kunjung dilakukan serah terima yang menjadi haknya. "Atas dasar itulah kami mengajukan PKPU hari ini," terangnya.
Oswald berharap, pihak majelis hakim mengabulkan permohonan kliennya. "Hal ini demi tegaknya keadilan kepada konsumen seperti kliennya ini," harapnya.

Oswald juga meyakini, masih banyak korban-korban lain yang diduga mengalami kerugian. "Dari informasi yang kami terima, banyak korban lainnya. Jadi kami sarankan untuk ikut mengajukan PKPU juga," tandasnya.
(maf)
Berita Terkait
Rakornas Penegakan Hukum...
Rakornas Penegakan Hukum Terpadu Jelang Pemilu 2024
Pembagian Macam-Macam...
Pembagian Macam-Macam Hukum di Indonesia
Hukum di antara Akal...
Hukum di antara Akal dan Nurani
Penegakan Hukum Sontoloyo
Penegakan Hukum Sontoloyo
Survei Polling Institute:...
Survei Polling Institute: Kondisi Penegakan Hukum Perlu Perbaikan
Praktik Orang Dalam...
Praktik Orang Dalam Dinilai Merusak Demokrasi dan Tatanan Hukum
Berita Terkini
Bareskrim Backup Penyidikan...
Bareskrim Backup Penyidikan Korupsi Pasokan Batu Bara yang Bikin Negara Rugi Rp5 Triliun
3 Polisi Gugur saat...
3 Polisi Gugur saat Operasi Berantas Narkoba di Katingan, DPR: Usut Tuntas
12 Akademisi Serahkan...
12 Akademisi Serahkan Dokumen Amicus Curiae ke MK, Sebut Bank Tanah Solusi Kebuntuan Agraria
Andalkan Jokowi, PSI...
Andalkan Jokowi, PSI Diprediksi Sulit Jadikan Jateng Kandang Gajah
Menko Pangan Minta Sektor...
Menko Pangan Minta Sektor Lain Tiru Kemenhut dalam Perdagangan Karbon
Anak Indonesia Habiskan...
Anak Indonesia Habiskan Rp4,5 Triliun untuk Membeli Rokok
Infografis
Perdana Menteri Lebanon...
Perdana Menteri Lebanon Nyatakan Perang Lawan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved