Ingin Belajar soal Arbitrase, 42 Calon Hakim MA Datangi BANI

Jum'at, 06 September 2019 - 09:02 WIB
Ingin Belajar soal Arbitrase,...
Ingin Belajar soal Arbitrase, 42 Calon Hakim MA Datangi BANI
A A A
JAKARTA - Para calon hakim yang sedang menjalani Diklat III Program Pendidikan dan Pelatihan Calon Hakim (PPC) Terpadu Angkatan III, Gelombang I Lingkungan Peradilan Umum Seluruh Indonesia, melakukan kunjungan ke Badan Arbitrase Nasional Indonesia (BANI). Kunjungan ini bertujuan untuk menambah pengetahuan dan pemahaman para calon hakim mengenai dunia arbitrase.

“Kunjungan sebanyak 42 orang calon hakim pelatihan ini merupakan salah satu agenda pembelajaran dalam pelatihan calon hakim. Ddimaksudkan untuk menambah wawasan para calon hakim tentang arbitrase pada umumnya dan BANI pada khususnya,” ujar Hakim Tinggi Balitbang Diklatkumdil Mahkamah Agung, Sintar Sitorus, di Kantor BANI, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Kamis, 5 September 2019.

Dalam kunjungan tersebut, rombongan MA disambut oleh Sekjen BANI N Krisnawenda dan Tim Ahli BANI Mohammad Saleh. Selanjutnya para calon hakim tersebut mengikuti paparan yang diberikan oleh Ketua BANI M Husseyn Umar, Sekretaris I Eko Dwi Prasetiyo, dan lainnya.

“Dari paparan tadi, ada beberapa hal menarik yang saya dapatkan. Mmisalnya, jika dalam pengadilan itu mau tidak mau akan membuat pihak yang bersengketa merasa tidak nyaman, karena terbuka untuk umum, sedangkan dalam penyelesaian arbitrase pihak lain tidak akan mengetahui bahwa para pihak ini sedang bersengketa, hal ini dikarenakan sifatnya yang tertutup,” beber Sintar.

Selain itu juga, menurut Sintar, dalam arbitrase tidak sekadar mencari siapa pihak yang menang dan siapa pihak yang kalah, namun mencari titik temu untuk mencari penyelesaian. “Penyelesaian dengan cara win win solution itu saya rasa paling mendekati rasa keadilan dan kenyamanan bagi pihak yang bersengketa,” jelasnya

Menurut Sintar, kunjungan kali ni merupakan gelombang pertama dari para calon hakim yang dibawa ke BANI. Selanjutnya akan ada sekitar dua gelombang lagi yang akan datang pada kisaran akhir Oktober dan Desember 2019.

“Harapannya untuk ke depan materi mengenai arbitrase ini perlu diketahui tidak hanya oleh calon hakim ini, tapi juga yang sudah menjadi hakim saya rasa perlu untuk diberikan materi ini. Dan juga perlu adanya kerja sama dengan Diklat Mahkamah Agung agar materi tentang arbitrase ini dimasukkan salah satu mata ajar. Karena kami juga dalam Diklat mendapatkan materi lain, seperti pajak dan lainnya,” tukas Sintar.

Sementara itu, Husseyn Umar menyambut baik harapan MA untuk dapat memasukan mata ajar mengenai arbitrase dalam Diklat mereka. “Sebenarnya, untuk mengembangkan pengetahuan arbitrase sudah ada Institut Arbiter Indonesia, melalui pelatihan, seminar ataupun diskusi tentang arbitrase bagi publik peminat dan praktisi arbitrase,” pungkas Husseyn.
(thm)
Berita Terkait
Anugerah Mahkamah Agung...
Anugerah Mahkamah Agung 2022, Apresiasi dalam Rangka Tingkatkan Pelayanan Keadilan
Kompilasi Rumusan Kamar...
Kompilasi Rumusan Kamar MA Hasilkan 24 Kaidah Hukum
Resmikan Command Center...
Resmikan Command Center Ditjen Badilum, Ketua MA Sampaikan Pesan Ini
Terpilih Jadi Wakil...
Terpilih Jadi Wakil Ketua MA, Hakim Agung Sunarto: Awasi dan Kritik Saya
Di Sidang Tahunan MA,...
Di Sidang Tahunan MA, Prabowo: Negara Tanpa Sistem Hukum, Negata Itu Gagal dan Tak Berguna Bagi Rakyat
Ketua MA Lantik 7 Hakim...
Ketua MA Lantik 7 Hakim Agung
Berita Terkini
Amanat Lengkap Presiden...
Amanat Lengkap Presiden Prabowo di Upacara Prasetya Perwira TNI-Polri Tahun 2026
Jenderal Agus Subiyanto...
Jenderal Agus Subiyanto Pastikan TNI Siap Dukung Swasembada Beras
PN Jakarta Selatan Tunda...
PN Jakarta Selatan Tunda Sidang Praperadilan Roy Suryo Jilid 3 Pekan Depan
Sidang Praperadilan...
Sidang Praperadilan Jilid 3 Roy Suryo Digelar di PN Jakarta Selatan Hari Ini
TNI-Polri Harus Profesional,...
TNI-Polri Harus Profesional, Prabowo: Jangan Ada Loyalitas Korps yang Sempit
Pakar Hukum Didit Wijayanto...
Pakar Hukum Didit Wijayanto Sebut Dian Sandi Harusnya Terkena Pasal 32 UU ITE, Bukan Roy Suryo
Infografis
Tahapan Penerimaan Sekolah...
Tahapan Penerimaan Sekolah Kedinasan 2026, Lulus Bisa Jadi Calon PNS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved