Fadli Zon Minta Jokowi Tak Abaikan Aspirasi Rakyat Soal Capim KPK
Selasa, 03 September 2019 - 14:49 WIB
Fadli Zon Minta Jokowi Tak Abaikan Aspirasi Rakyat Soal Capim KPK
A
A
A
JAKARTA - Wakil Ketua DPR, Fadli Zon meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak mengabaikan aspirasi masyarakat terkait seleksi calon pimpinan (Capim) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Terlebih jika Jokowi punya komitmen kuat terhadap pemberantasan korupsi.
"Ya menurut saya, aspirasi-aspirasi itu perlu didengarkan presiden kalau kita masih punya komitmen terhadap penataan kelembagaan, termasuk pemberantasan korupsi," ujar Fadli Zon di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (3/9/2019).
Aspirasi yang dimaksudnya termasuk dari komunitas atau kelompok masyarakat. "Saya kira presiden perlu merespons itu dan tidak bisa menghindari dan mengabaikan begitu saja," kata Wakil Ketua Umum Partai Gerindra ini.
Di samping itu, dia mengaku bahwa DPR belum menerima surat dari Presiden Jokowi tentang 10 nama capim KPK yang bakal menjalani uji kelayakan dan kepatutan (Fit and Proper Test) di Komisi III nanti.
Sebelumnya, Koalisi Kawal Capim KPK menilai masih ada beberapa capim KPK yang bermasalah dari 10 nama yang diserahkan Pansel kepada Presiden Jokowi kemarin.
Adapun 10 nama capim KPK yang diserahkan Pansel kepada Presiden Jokowi kemarin adalah:
1. Alexander Marwata - Komisioner KPK
2. Firli Bahuri - Anggota Polri
3. I Nyoman Wara - Auditor BPK
4. Johanis Tanak - Jaksa
5. Lili Pintauli Siregar - Advokat
6. Luthfi Jayadi Kurniawan - Dosen
7. Nawawi Pomolango - Hakim
8. Nurul Ghufron - Dosen
9. Roby Arya - PNS Seskab
10. Sigit Danang Joyo - PNS Kemenkeu
"Ya menurut saya, aspirasi-aspirasi itu perlu didengarkan presiden kalau kita masih punya komitmen terhadap penataan kelembagaan, termasuk pemberantasan korupsi," ujar Fadli Zon di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (3/9/2019).
Aspirasi yang dimaksudnya termasuk dari komunitas atau kelompok masyarakat. "Saya kira presiden perlu merespons itu dan tidak bisa menghindari dan mengabaikan begitu saja," kata Wakil Ketua Umum Partai Gerindra ini.
Di samping itu, dia mengaku bahwa DPR belum menerima surat dari Presiden Jokowi tentang 10 nama capim KPK yang bakal menjalani uji kelayakan dan kepatutan (Fit and Proper Test) di Komisi III nanti.
Sebelumnya, Koalisi Kawal Capim KPK menilai masih ada beberapa capim KPK yang bermasalah dari 10 nama yang diserahkan Pansel kepada Presiden Jokowi kemarin.
Adapun 10 nama capim KPK yang diserahkan Pansel kepada Presiden Jokowi kemarin adalah:
1. Alexander Marwata - Komisioner KPK
2. Firli Bahuri - Anggota Polri
3. I Nyoman Wara - Auditor BPK
4. Johanis Tanak - Jaksa
5. Lili Pintauli Siregar - Advokat
6. Luthfi Jayadi Kurniawan - Dosen
7. Nawawi Pomolango - Hakim
8. Nurul Ghufron - Dosen
9. Roby Arya - PNS Seskab
10. Sigit Danang Joyo - PNS Kemenkeu
(kri)