Antisipasi Ancaman Luar, BSSN Segera Buat Regulasi Terkait Keamanan Siber

Jum'at, 30 Agustus 2019 - 00:20 WIB
Antisipasi Ancaman Luar,...
Antisipasi Ancaman Luar, BSSN Segera Buat Regulasi Terkait Keamanan Siber
A A A
DENPASAR - Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) menutup Symposium on Critical Information Infrastructure Protection (CIIP-ID) Summit 2019 di Kuta, Bali (28-29 Agustus 2019) dengan kesimpulan kesadaran keamanan siber (security awareness) yang tinggi di kalangan peserta.

Plt Deputi Bidang Proteksi BSSN, Agung Nugraha, sekaligus Ketua Panitia CIIP-ID Summit 2019 mengatakan secara keseluruhan penyelenggaraan agenda rutin tersebut memenuhi target dan di luar ekspektasi.

Hampir 400 peserta hadir terdiri dari berbagai institusi dan lembaga mulai dari Pemerintah sebagai regulator, dalam hal ini, instansi pengawas dan pengatur sektor seperti sektor Keuangan ada BI dan OJK, sektor Perhubungan, sektor Telekomunikasi dan sebagainya.

Kemudian, pelaku industri dan pelaku bisnis yang menjalankan infrastruktur kritikal nasional, akademisi, lembaga riset dan pengembangan, negara sahabat Rusia, AS, China, Uganda, Rumania, Jepang dan Australia.

Dari serangkaian kegiatan seperti Diskusi Panel, Technology Showcase, CISO Briefing dan Cyberwar Game. "Itu semua full house dari awal sampai akhir," kata Agung Nugraha usai penutupan di Bali, Kamis (29/8/2019).

"Ini artinya apa? Artinya seluruh stakeholder sudah merasakan adanya suatu kebutuhan bagi mereka akan keamanan siber. Semua sudah paham bahwa sekarang dunia semakin terkoneksi, maka yang perlu dilakukan BSSN adalah membuat regulasi. Regulasi tertinggi tentu saja RUU Keamanan dan Ketahanan Siber," ujarnya.

Kolaborasi
Agung menekankan salah satu aspek terpenting CIIP-ID Summit 2019 adalah kolaborasi. Seperti diketahui, keamanan dan ketahanan siber tidak akan terwujud dengan kolaborasi bersama multi stakeholder termasuk negara sahabat.

Peserta dari luar negeri, kata dia, adalah bentuk kolaborasi internasional terutama untuk sektor kritis sehingga perlu berbagi dan bekerja sama soal informasi dengan dunia internasional mengenai tren ancaman siber, latihan menghadapi insiden siber.

"Yang penting sebetulnya pada top level management karena bagaimana pun juga keamanan siber diwujudkan dari Policy yang dibuat para pengambil kebijakan dan mereka harus dipahami betapa butuhnya keamanan siber untuk keberlangsungan bisnis mereka, keberlangsungan layanan vital untuk masyarakat dan lainnya.

Keamanan siber, kata Agung, kalau disadari secara penuh tidak akan mengganggu atau menghambat inovasi pertumbuhan bisnis. "Dan memang investasi mahal di awal seperti investasi teknologi, investasi SDM, tapi itu akan dinikmati ketika sudah menjalankan kebijakan regulasi. Ini yang kami coba ingatkan," tegasnya.

Agung mengatakan CIIP-ID Summit 2019 akan menjadi evaluasi dan masukan berharga bagi pelaksanaan CIIP-ID Summit tahun depan. Dalam waktu dekat BSSN akan menindaklanjuti dengan table top exercise yang merupakan semacam cyber exercise untuk top level management sehingga bisa mengambil keputusan cybersecurity di jajaran top level management.

"Masukan, ide, gagasan dari CIIP-ID Summit 2019 akan kami bawa ke sana (table top exercise)."
(pur)
Berita Terkait
Pembangunan SDM, Jadi...
Pembangunan SDM, Jadi Kunci Pembangunan Keamanan Siber Indonesia
Sejumlah Pertimbangan...
Sejumlah Pertimbangan Perluasan Monitoring Kemanan Siber di BSSN
Hadapi Serangan Siber...
Hadapi Serangan Siber dan Ancaman Dark Web, BSSN Gelar Pelatihan
Laporan Tahunan, BSSN...
Laporan Tahunan, BSSN Harap Jadi Pertimbangan Kebijakan Pemerintah
BSSN dan TUV Rheinland...
BSSN dan TUV Rheinland Kolaborasi Tingkatkan Kesadaran Keamanan Siber
Sejarah Perkembangan...
Sejarah Perkembangan Keamanan Siber, dari Dinas Code hingga CSIRT
Berita Terkini
Duit Rp200 Juta hingga...
Duit Rp200 Juta hingga Mobil Disita KPK dalam OTT BPK
ADIGSI dan Crest Kerja...
ADIGSI dan Crest Kerja Sama Pengembangan Keamanan Siber Nasional
Bertemu Prabowo, JK...
Bertemu Prabowo, JK Siap Partisipasi Bangun Energi Hijau
Respons Hukum Kejagung...
Respons Hukum Kejagung Dinilai Kunci Benahi Tata Kelola MBG
OTT BPK, KPK: Ada Permintaan...
OTT BPK, KPK: Ada Permintaan Fee Rp1,6 Miliar untuk Ubah Hasil Audit di Muara Enim
Anggota Polri yang Duduki...
Anggota Polri yang Duduki Jabatan di Luar Struktur Tak Perlu Mundur selama Penugasan Negara
Infografis
Sektor Keuangan Akan...
Sektor Keuangan Akan jadi Sasaran Ancaman Siber di 2024
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved