Indonesia Siap Bangun Pusat Layanan Haji dan Umrah Terpadu di Jeddah

Jum'at, 23 Agustus 2019 - 02:04 WIB
Indonesia Siap Bangun...
Indonesia Siap Bangun Pusat Layanan Haji dan Umrah Terpadu di Jeddah
A A A
JEDDAH - Pemerintah Indonesia berencana membangun gedung Pusat Layanan Haji dan Umrah Terpadu di Kota Jeddah, Arab Saudi. Kantor ini merupakan bagian dari perluasan fungsi Kantor Urusan Haji (KUH) yang telah ada sebelumnya.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Agama, Nur Kholis Setiawan mengatakan, perluasan fungsi KUH merupakan tindak lanjut dari disahkannya Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Haji dan Umrah.

"Kemenag tidak hanya mengurusi ibadah haji, tapi juga menjadi penanggung jawab dan regulator penyelenggaraan umrah," kata Nur Kholis usai rapat dengan tim dari Sekretariat Negara, Kementerian Hukum dan HAM, Kementerian Keuangan, dan Kementerian PAN dan RB di Jeddah, Arab Saudi, kemarin.

(Baca juga: Cuaca Madinah Lebih Terik, Jamaah Haji Diminta Pakai Alat Pelindung Diri)

Menurutnya, KUH yang ada sekarang sebenarnya hanya bertugas mempersiapkan seluruh proses penyelenggaraan ibadah haji dari awal sampai akhir selama 4 bulan. Namun dalam kenyataannya, kantor ini selalu menjadi tujuan dan tempat aduan jamaah umrah karena mengalami masalah dengan travelnya yang tidak bertanggung jawab.

"Karena itu tadi kita koordinasikan terkait rencana ke depan untuk bisa segera merealisasikan Kantor atau Pusat Layanan Terpadu Haji dan Umrah Indonesia di Jeddah," ucap Nur Kholis.

Menurutnya, rapat tersebut membicarakan konsep kantor yang akan didirikan nanti. Apakah berupa Unit Pelaksana Teknis (UPT), Atase atau hanya perluasan cakupan kewenangan KUH.

(Baca juga: 5.182 Jamaah Haji Khusus Telah Kembali ke Tanah Air)

Kemudian siapa yang menjadi penanggung jawab kantornya karena dalam aturannya hanya Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) yang bisa memiliki kantor perwakilan di luar negeri.

"Termasuk bangunannya, seperti apa kebutuhannya, berapa ruang, berapa tingkat bangunannya, kemudian anggarannya berapa, dan dari mana sumber pendanaannya. Jadi tadi itu seperti shoping ideas," tuturnya.

Nur Kholis menegaskan, lokasi yang akan didirikan bangunan Kantor Layanan Haji dan Umrah Terpadu itu telah dibeli oleh Pemerintah Indonesia. Bahkan Komisi 8 DPR juga telah berkunjung ke lokasinya yang berada di Jeddah.

Namun, dia mengaku tidak mengetahui persis alamat lokasinya dan berapa luas tanahnya. Berdasarkan informasi yang dihimpun, di tanah itu saat ini berdiri bangunan tua. Rencananya, bangunan itu akan dirobohkan dan dibangun dengan gedung baru.
(maf)
Berita Terkait
DPR Doakan Calon Haji...
DPR Doakan Calon Haji Indonesia Bisa Berangkat Tahun Depan
Idul Adha dan Ibadah...
Idul Adha dan Ibadah Haji, Apakah Ada Hubungannya?
Fase Mabit Mina, Dirjen...
Fase Mabit Mina, Dirjen Haji Minta Petugas Siaga Layanan hingga 13 Zulhijah
Jemaah Haji Rayakan...
Jemaah Haji Rayakan Idul Adha di Masjidil Haram Makkah
Dari Menyembelih Unta...
Dari Menyembelih Unta hingga Haji, Tradisi Idul Adha di Arab Saudi
Ibadah Haji dan Iduladha...
Ibadah Haji dan Iduladha : Apakah Keduanya Saling Berkaitan?
Berita Terkini
Eks Waka BGN Sony Sonjaya...
Eks Waka BGN Sony Sonjaya Ajukan JC, Sebut 20 Nama Besar Diduga Terlibat Korupsi
Majelis Etik Ungkap...
Majelis Etik Ungkap Hery Susanto Perintahkan Pegawai Ombudsman Tak Sentuh Program MBG
OTT di Muara Enim, KPK...
OTT di Muara Enim, KPK Tangkap 10 Orang Termasuk Bupati Edison
Tangis Nanik S Deyang...
Tangis Nanik S Deyang Pecah setelah Dilantik Prabowo sebagai Kepala BGN
Anwar Abbas Apresiasi...
Anwar Abbas Apresiasi Kejagung Tangkap Petinggi BGN: Bukti Hukum Tidak Pandang Bulu
Bupati Muara Enim Edison...
Bupati Muara Enim Edison Terjaring OTT KPK
Infografis
Spesifikasi dan Daya...
Spesifikasi dan Daya Tempur Kapal Induk Pertama Indonesia Giuseppe Garibaldi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved