Keberhasilan Transformasi Digital Sangat Membutuhkan Dukungan Manajemen Perubahan yang Baik
Kamis, 08 Agustus 2024 - 19:57 WIB
loading...
Plt Kepala LAN Muhammad Taufiq saat memberikan sambutan dalam acara Talkshow Birokrasi dalam Pusaran Transformasi Digital, kerja sama LAN dengan Tanoto Foundation, di Auditorium Makarti Bhakti Nagari, Jalan Veteran No 10, Rabu (7/8/2024). Foto/Ist
A
A
A
JAKARTA - Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN) Muhammad Taufiq mengungkapkan bahwa pemerintah terus mendorong transformasi digital menjadi salah satu program prioritas sebagai upaya untuk peningkatan pelayanan kualitas publik. Namun, lanjut dia, pada kenyataannya saat ini masih dihadapkan dengan tantangan bahwa transformasi masih diterjemahkan sebatas mengalihkan proses manual ke digital.
Dia menambahkan, hal ini tercermin dari banyaknya aplikasi dibuat oleh instansi pemerintah yang mencapai lebih dari 27 ribu aplikasi. Dia mengatakan, tantangan ini menggambarkan permasalahan masih kuatnya cara berpikir yang belum terintegrasi antar instansi atau sektor.
Dia menjelaskan, tantangan lain dalam proses transformasi digital dalam birokrasi adalah pengalihan sistem lama ke sistem teknologi yang baru. Selain itu yang tak kalah pentingnya adalah budaya kerja lama ke budaya yang baru.
“Jangan sampai hanya mekanismenya saja yang berubah, tapi cara kerjanya masih manual, pola berpikirnya masih dengan cara yang lama, maka dari itu SDM memiliki peran yang penting dalam transformasi digital di lingkungan birokrasi,” katanya saat memberikan sambutan dalam acara Talkshow Birokrasi dalam Pusaran Transformasi Digital, kerja sama LAN dengan Tanoto Foundation, di Auditorium Makarti Bhakti Nagari, Jalan Veteran Nomor 10, Rabu (7/8/2024).
Dia melanjutkan, dalam sebuah proses perubahan selalu ada potensi resistensi atau penolakan. Untuk itu, keberhasilan transformasi digital sangat membutuhkan dukungan manajemen perubahan yang baik.
Dia menambahkan, hal ini tercermin dari banyaknya aplikasi dibuat oleh instansi pemerintah yang mencapai lebih dari 27 ribu aplikasi. Dia mengatakan, tantangan ini menggambarkan permasalahan masih kuatnya cara berpikir yang belum terintegrasi antar instansi atau sektor.
Dia menjelaskan, tantangan lain dalam proses transformasi digital dalam birokrasi adalah pengalihan sistem lama ke sistem teknologi yang baru. Selain itu yang tak kalah pentingnya adalah budaya kerja lama ke budaya yang baru.
“Jangan sampai hanya mekanismenya saja yang berubah, tapi cara kerjanya masih manual, pola berpikirnya masih dengan cara yang lama, maka dari itu SDM memiliki peran yang penting dalam transformasi digital di lingkungan birokrasi,” katanya saat memberikan sambutan dalam acara Talkshow Birokrasi dalam Pusaran Transformasi Digital, kerja sama LAN dengan Tanoto Foundation, di Auditorium Makarti Bhakti Nagari, Jalan Veteran Nomor 10, Rabu (7/8/2024).
Dia melanjutkan, dalam sebuah proses perubahan selalu ada potensi resistensi atau penolakan. Untuk itu, keberhasilan transformasi digital sangat membutuhkan dukungan manajemen perubahan yang baik.
Lihat Juga :