Kasus Impor Bawang, KPK Geledah Kantor dan Rumah Tersangka

Senin, 19 Agustus 2019 - 20:16 WIB
Kasus Impor Bawang,...
Kasus Impor Bawang, KPK Geledah Kantor dan Rumah Tersangka
A A A
JAKARTA - Komisi Pemberatasan Korupsi (KPK) kembali melakukan penggeledahan terkait kasus dugaan suap impor bawang putih.

Kali ini penggeledahan dilakukan di dua lokasi, yakni kantor PT Cahaya Sakti Agro (PT CSA) milik Chandry Suanda alias Afung di Kapuk, Cengkareng, Jakarta Barat, dan rumahnya di Jelambar Jaya, Jakarta Barat. Chandry adalah salah seorang tersangka kasus ini.

"Dari proses penggeledahan ini diamankan sejumlah dokumen-dokumen terkait impor bawang putih dan barang bukti elektronik. Tim masih berada di lokasi. Jika ada perkembangan informasi, berikutnya akan kami sampaikan kembali," ujar Juru bicara KPK Febri Diansyah dalam keterangan tertulisnya, Senin (19/8/2019).

Sejak 9 Agustus 2019, tim penyidik KPK telah menggeledah 21 lokasi dalam penyidikan kasus ini, termasuk di ruang pejabat Kantor Kementerian Perdagangan dan Kementerian Pertanian.

KPK telah menetapkan anggota Komisi VI DPR I Nyoman Dhamantra sebagai tersangka kasus dugaan suap pengurusan izin impor bawang putih tahun 2019. Selain Nyoman, KPK juga menjerat lima orang lainnya, yakni Mirawati Basri selaku orang kepercayaan Nyoman, Elviyanto orang dekat Nyoman, dan tiga pihak swasta, yakni Chandry Suanda alias Afung, Doddy Wahyudi, dan Zulfikar. (Baca juga: I Nyoman Dhamantara Jadi Tersangka Kasus Suap Impor Bawang )

Nyoman diduga meminta fee sebesar Rp3,6 miliar dan Rp1.700 hingga Rp1.800 per kilogram dari pengurusan izin impor bawang putih dengan kuota 20 ribu ton untuk beberapa perusahaan termasuk perusahaan yang dimiliki oleh CSU alias Afung.

Dari komitmen fee tersebut, Nyoman diduga sudah menerima Rp2 miliar yang dikirim oleh Doddy ke rekening kasir money changer milik Nyoman. Rp2 miliar tersebut direncanakan untuk digunakan mengurus surat persetujuan impor.
(dam)
Berita Terkait
Ditangkap KPK, Ini Tiga...
Ditangkap KPK, Ini Tiga Kontroversi Bupati Penajam Paser Utara
OTT Hanya Dua Kali dalam...
OTT Hanya Dua Kali dalam 6 Bulan, KPK: Penjahatnya Lebih Pintar
Breaking News: KPK Gelar...
Breaking News: KPK Gelar OTT Jakarta dan Bekasi, Pejabat Negara Ditangkap
OTT di Jakarta dan Semarang,...
OTT di Jakarta dan Semarang, KPK Amankan Pejabat Perkeretaapian
Hanya Tangkap 5 Orang,...
Hanya Tangkap 5 Orang, KPK Akui Tak Banyak OTT Sepanjang Semester I 2022
Usai Terjaring OTT KPK,...
Usai Terjaring OTT KPK, Bupati Meranti Segera Diterbangkan ke Jakarta
Berita Terkini
Kader Muhammadiyah Uji...
Kader Muhammadiyah Uji Penetapan Awal Bulan Hijriah oleh Menag ke MK
Roy Suryo Pertanyakan...
Roy Suryo Pertanyakan Legal Standing Ade Darmawan di Kasus Ijazah Jokowi
64 PSE Sudah Lapor ke...
64 PSE Sudah Lapor ke Komdigi, Nurul Arifin Berharap Angkanya Terus Meningkat
Harumkan Nama Bangsa,...
Harumkan Nama Bangsa, Kolonel Cpn Jimmy Sirait Raih Gelar Master di US Army War College
Pimpinan Lembaga Antirasuah...
Pimpinan Lembaga Antirasuah Diduga Terseret Kasus MBG, Ini Tanggapan KPK
Rupiah dan IHSG Menguat,...
Rupiah dan IHSG Menguat, SBY: Ada Good News untuk Kita Semua
Infografis
Rentetan Kasus Korupsi...
Rentetan Kasus Korupsi di Jateng: Tiga Bupati Terjaring KPK pada Awal 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved