Respons Perindo Soal Komposisi Menteri 55% Profesional dan 45% Partai
Kamis, 15 Agustus 2019 - 18:26 WIB
Respons Perindo Soal Komposisi Menteri 55% Profesional dan 45% Partai
A
A
A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengklaim, komposisi menteri kabinet telah final dan tinggal diumumkan. Dari komposisi kabinet yang akan diumumkan, 55 persen berasal dari kalangan profesional dan 45 persen kalangan partai politik (parpol).
Keputusan Jokowi dalam menyusun komposisi kabinetnya pun menuai reaksi positif dari berbagai kalangan, termasuk DPP Partai Perindo sebagai partai pendukung duet Jokowi-KH. Ma'ruf Amin.
"Komposisi ini tentu sesuai apa yang dijanjikan oleh pak jokowi bahwa kabinet lebih dominan oleh profesional," kata Sekjen DPP Partai Perindo, Ahmad Rofiq saat dihubungi SINDOnews, Kamis (15/8/2019).
Rofiq menganggap, komposisi ini juga sekaligus menunjukkan keseriusan mantan Walikota Solo itu dalam mewujudkan visi Indonesia ke depan. Menurut Rofiq, Visi Indonesia yang disampaikan beberapa waktu lalu diimplementasikan dalam kebijakan memilih para calon pembantu Jokowi di periode kedua nanti.
"Partai koalisi tentu sangat memahami karena dalam ini menjadi otoritas presiden," ujar mantan Wakil Sekretaris Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf itu menandaskan.
Keputusan Jokowi dalam menyusun komposisi kabinetnya pun menuai reaksi positif dari berbagai kalangan, termasuk DPP Partai Perindo sebagai partai pendukung duet Jokowi-KH. Ma'ruf Amin.
"Komposisi ini tentu sesuai apa yang dijanjikan oleh pak jokowi bahwa kabinet lebih dominan oleh profesional," kata Sekjen DPP Partai Perindo, Ahmad Rofiq saat dihubungi SINDOnews, Kamis (15/8/2019).
Rofiq menganggap, komposisi ini juga sekaligus menunjukkan keseriusan mantan Walikota Solo itu dalam mewujudkan visi Indonesia ke depan. Menurut Rofiq, Visi Indonesia yang disampaikan beberapa waktu lalu diimplementasikan dalam kebijakan memilih para calon pembantu Jokowi di periode kedua nanti.
"Partai koalisi tentu sangat memahami karena dalam ini menjadi otoritas presiden," ujar mantan Wakil Sekretaris Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf itu menandaskan.
(maf)