Dari OTT, KPK Amankan Uang Rp2 M dan Orang Kepercayaan Anggota DPR

Kamis, 08 Agustus 2019 - 09:50 WIB
Dari OTT, KPK Amankan...
Dari OTT, KPK Amankan Uang Rp2 M dan Orang Kepercayaan Anggota DPR
A A A
JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) pada Rabu, 7 Agustus 2019 malam hingga Kamis, 8 Agustus 2019 dini dengan berhasil mengamankan 11 orang. OTT tersebut terkait impor bawang putih.

Belasan orang tersebut terdiri dari unsur orang kepercayaan anggota DPR, swasta pengusaha importir, sopir dan pihak lain.

Ketua KPK Agus Rahardjo menjelaskan, pihaknya menyelidiki informasi terkait rencana impor bawang putih tersebut. Fakta di lapangan, KPK menemukan adanya dugaan transaksi menggunakan sarana perbankan terkait hal tersebut, KPK pun menemukan barang bukti berupa uang.

"Tim KPK mengamankan bukti transfer sekitar Rp2M," ujar Agus saat dikonfirmasi, Kamis (8/8/2019).

Selain uang Rp2 M, KPK juga turun mengamankan bukti lainnya sejumlah mata uang asing dari orang kepercayaan diduga Anggota DPR yang ikut diamankan pada saat OTT.

"Sari orang kepercayaan Anggota DPR ditemukan sejumlah mata uang asing berupa USD yang masih dalam proses perhitungan dan penelusuran," jelas Agus.

KPK membutuhkan waktu 1x24 jam untuk menentukan pihak-pihak yang diamankan tersebut. Penyampaian akan dilakukan melalui konferensi pers untuk menentukan status perkara tersebut, apakah akan ditingkatkan ke penyidikan dan pihak mana saja yang dijadikan tersangka.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah menyatakan, tim KPK sedang melakukan pemeriksaan terhadap 11 orang dari unsur swasta Pengusaha Importir, supir dan orang kepercayaan Anggota DPR-RI, supir, dan pihak lain yang ditangkap di Jakarta pada Rabu (7/8/2019) malam hingga Kamis (8/8/2019) pagi.

Dia memaparkan, mata uang asing tersebut disita tim KPK dari tangan orang kepercayaan anggota DPR. KPK menduga uang Rp2 miliar melalui transfer dan sejumlah uang dollar Amerika Serikat diperuntukkan bagi anggota DPR tersebut.

"Diduga uang untuk anggota DPR. Diduga terkait impor bawang putih," ujar Febri melalui pesan singkat di Jakarta.

Mantan pegawai fungsional pada Direktorat Gratifikasi KPK ini menuturkan, sampai saat ini KPK belum bisa menyampaikan identitas anggota DPR itu dan orang kepercayaan serta 10 pihak lain yang ditangkap. Yang pasti anggota DPR tersebut duduk di komisi yang punya kaitan dengan perdagangan.

"Uang diduga rencana diberikan untuk seorang Anggota DPR-RI dari Komisi yang bertugas di bidang Perdagangan, Perindustrian, Investasi, dan lain-lain," ucapnya.

Apa yang diutarakan Febri cocok dengan ruang lingkup Komisi VI DPR. Berdasarkan Keputusan Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia Nomor: 3/DPR RI/IV/2014-2015 tentang Penetapan Kembali Mitra Kerja Komisi-Komisi DPR RI Masa Keanggotaan Tahun 2014-2019, Komisi VI memiliki tiga ruang lingkup yakni industri, investasi, dan persaingan usaha.
(maf)
Berita Terkait
Ditangkap KPK, Ini Tiga...
Ditangkap KPK, Ini Tiga Kontroversi Bupati Penajam Paser Utara
OTT Hanya Dua Kali dalam...
OTT Hanya Dua Kali dalam 6 Bulan, KPK: Penjahatnya Lebih Pintar
Breaking News: KPK Gelar...
Breaking News: KPK Gelar OTT Jakarta dan Bekasi, Pejabat Negara Ditangkap
OTT di Jakarta dan Semarang,...
OTT di Jakarta dan Semarang, KPK Amankan Pejabat Perkeretaapian
Hanya Tangkap 5 Orang,...
Hanya Tangkap 5 Orang, KPK Akui Tak Banyak OTT Sepanjang Semester I 2022
Usai Terjaring OTT KPK,...
Usai Terjaring OTT KPK, Bupati Meranti Segera Diterbangkan ke Jakarta
Berita Terkini
KPK Dorong Perbaikan...
KPK Dorong Perbaikan Sistem Pembiayaan Politik, Termasuk Pembatasan Biaya Kampanye
Partai Perindo Hadiri...
Partai Perindo Hadiri Milad PBB, Dukung Konsolidasi Politik untuk Stabilitas Nasional
Beda Jagoan Final Piala...
Beda Jagoan Final Piala Dunia dengan Gus Muhaimin, Bang Jamil: Persaudaraan Tetap Nomor Satu
Cita-cita Prabowo 14...
Cita-cita Prabowo 14 Tahun Lalu: Ingin Rakyat Indonesia Punya Taraf Hidup Tak Kalah dari Singapura
Kuasa Hukum Ungkap Hubungan...
Kuasa Hukum Ungkap Hubungan Don Ritto-Febrie Adriansyah: Satu Kampung
Hotman Paris Ungkap...
Hotman Paris Ungkap Alasan Bersedia Menjadi Kuasa Hukum Febrie Adriansyah
Infografis
Sejarah Boikot Olahraga...
Sejarah Boikot Olahraga Dunia dan Ancaman Jerman Mundur dari Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved