Refly Harun: Semua Anggota Dewan Harusnya Oposisi

Rabu, 07 Agustus 2019 - 15:39 WIB
Refly Harun: Semua Anggota...
Refly Harun: Semua Anggota Dewan Harusnya Oposisi
A A A
JAKARTA - Pakar hukum tata negara Refly Harun menilai anggota dewan yang ada di parlemen saat ini seharusnya menjadi oposisi terhadap pemerintah.

"Sesungguhnya semua yang menjadi anggota dewan seharusnya oposisi pemerintah," tutur Refly saat menjadi pemateri dalam acara Bimbingan Teknis dan Pembekalan Nasional bagi Calon Anggota DPRD Provinsi se-Indonesia dan DPR asal Partai Keadilan Sejahtera (PKS) periode 2019-2024, Jakarta, Selasa (6/8/2019).

Refly menjelaskan perbedaan antara sistem pemerintahan parlementer dan presidensial. Kalau dalam pemerintahan parlementer yang memerintah parlemen.

"Jadi yang memerintah adalah partai koalisi mayoritas. Makanya disebut parliament three level of government," katanya, seperti dalam siaran pers DPP PKS.

Cirinya adalah kekuasaan eksekutif dan legislasi tidak terpisah. Karena itu, lanjut dia, sistem ini membutuhkan mayoritas. Bila nilai mayoritas tidak tercapai maka tidak bisa membentuk pemerintahan.

Refly berharap ada pihak-pihak yang memosisikan diri sebagai lawan tanding dalam kekuasaan. Menurut dia, kekuasaan yang tidak dikontrol akan menimbulkan beberapa catatan negatif.

"Kalau saya melihat Pemerintah Jokowi ini terlepas dari suksesnya ada beberapa hal yang harus dikritisi. Seperti hal penegakan hukum," ujar Refly.

Dia lantas mengungkapkan kritik soal Perppu Ormas dan lemahnya perlindungan hukum bagi penegak hukum di KPK.

"Saya tidak puas dengan penegakan hukumnya.Hal ini harus dijadikan perhatian pemerintah juga oposisi yang kritis terhadap pemerintahan agar pemerintah tidak terjerembab," papar dia.

Menurut Refly, tugas untuk mengkritik pemerintah adalah tanggung jawab warga negara yang baik. Tanggung jawab tersebut sebagai bentuk mencintai republik.

"Jadi bentuk mencintai republik tidak harus membenarkan apa yang kita anggap salah," urainya.
(dam)
Berita Terkait
Percepat Riset dan Pengembangan...
Percepat Riset dan Pengembangan Inovasi, PKS Tagih Perpres BRIN
Kokohkan Nasionalisme,...
Kokohkan Nasionalisme, Fraksi PKS Gelar Lomba Pidato Biografi 5 Tokoh Bangsa
Kembali Raih Penghargaan...
Kembali Raih Penghargaan Fraksi Paling Aspiratif, Jazuli: Bukti PKS Konsisten
Menambah Utang Dampaknya...
Menambah Utang Dampaknya Kecil terhadap Pertumbuhan Ekonomi
Sering Kritik Pemerintah,...
Sering Kritik Pemerintah, PKS: Siapa Lagi yang Mau Menegur Presiden?
PPP Gandeng PKS Kawal...
PPP Gandeng PKS Kawal Isu-isu Keumatan
Berita Terkini
KontraS Kritik Tuntutan...
KontraS Kritik Tuntutan 2,5 Tahun Penjara untuk Terdakwa Penyiraman Andrie Yunus
Revisi UU Polri, Menteri...
Revisi UU Polri, Menteri Pigai Usulkan Sejumlah Jabatan Utama Bisa Diisi Sipil
Film Pesta Babi Bergeser...
Film Pesta Babi Bergeser dari Kritik Sosial Jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua
KPK Angkut Moge, Mobil...
KPK Angkut Moge, Mobil Mewah, dan Sepeda usai Geledah Rumah Silmy Karim
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
DPR Minta KAI Bereskan...
DPR Minta KAI Bereskan Dulu Konektivitas Sebelum Bangun Jalur Kereta Aceh-Lampung
Infografis
18 Negara dengan Gaji...
18 Negara dengan Gaji Anggota DPR Tertinggi di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved