PAN Dinilai Tak Akan Dengarkan Peringatan Amien Rais
Senin, 05 Agustus 2019 - 20:02 WIB
PAN Dinilai Tak Akan Dengarkan Peringatan Amien Rais
A
A
A
JAKARTA - Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Amanat Nasional (PAN) diyakini tidak akan mendengarkan peringatan Ketua Dewan Kehormatannya, Amien Rais. Sehingga, partai berlambang matahari terbit itu akan bergabung dengan Koalisi Indonesia Kerja (KIK) Pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) - Ma'ruf Amin.
Namun, Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) Ujang Komarudin mengakui bahwa pengaruh Amien Rais sangat besar di PAN. Contohnya, kata dia, PAN mendukung Pasangan Prabowo Subianto - Sandiaga Uno di Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2019.
"Namun sepertinya untuk persoalan koalisi dengan Jokowi, PAN sepertinya akan merapat ke pemerintah," ujar Ujang Komarudin kepada SINDOnews, Senin (5/8/2019).
Dia mengatakan, PAN pun mendukung Prabowo Subianto - Hatta Rajasa di Pilpres 2014 lalu. "Tapi di tengah jalan masuk koalisi Jokowi-JK," ungkapnya. (Baca juga: Amien Rais Minta Partainya Jadi Oposisi, Ini Kata Wasekjen PAN )
Sehingga, lanjut dia, ucapan Amien Rais itu sebagai peringatan bagi PAN. "Warning jika seandainya nanti merapat ke Jokowi tidak karam dan tenggelam di 2024," ujarnya. (Baca juga: Pesan Amien Rais ke PAN: Jika Dukung Jokowi, Jangan Harap Lolos di 2024 )
Dia melanjutkan, di internal PAN saat ini sedang terjadi tarik menarik kepentingan. "Soal pilihan PAN apakah berkoalisi atau menjadi oposisi itu semua tergantung pada keputusan pengurus dan kader-kader PAN," pungkasnya.
Namun, Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) Ujang Komarudin mengakui bahwa pengaruh Amien Rais sangat besar di PAN. Contohnya, kata dia, PAN mendukung Pasangan Prabowo Subianto - Sandiaga Uno di Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2019.
"Namun sepertinya untuk persoalan koalisi dengan Jokowi, PAN sepertinya akan merapat ke pemerintah," ujar Ujang Komarudin kepada SINDOnews, Senin (5/8/2019).
Dia mengatakan, PAN pun mendukung Prabowo Subianto - Hatta Rajasa di Pilpres 2014 lalu. "Tapi di tengah jalan masuk koalisi Jokowi-JK," ungkapnya. (Baca juga: Amien Rais Minta Partainya Jadi Oposisi, Ini Kata Wasekjen PAN )
Sehingga, lanjut dia, ucapan Amien Rais itu sebagai peringatan bagi PAN. "Warning jika seandainya nanti merapat ke Jokowi tidak karam dan tenggelam di 2024," ujarnya. (Baca juga: Pesan Amien Rais ke PAN: Jika Dukung Jokowi, Jangan Harap Lolos di 2024 )
Dia melanjutkan, di internal PAN saat ini sedang terjadi tarik menarik kepentingan. "Soal pilihan PAN apakah berkoalisi atau menjadi oposisi itu semua tergantung pada keputusan pengurus dan kader-kader PAN," pungkasnya.
(pur)