Pemerintah Mulai Koordinasikan Formasi Kebutuhan ASN 2019

Selasa, 30 Juli 2019 - 14:15 WIB
Pemerintah Mulai Koordinasikan...
Pemerintah Mulai Koordinasikan Formasi Kebutuhan ASN 2019
A A A
JAKARTA - Pemerintah mulai mengkoordinasikan formasi kebutuhan aparatur sipil negara (ASN) baik untuk pegawai negeri sipil (PNS) maupun pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) untuk tahun 2019.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Syafruddin mengatakan, tahun ini pemerintah berencana merekrut 175 ribu ASN yang terdiri atas 100 ribu CPNS dan 75 ribu PPPK.

"Hasil rakor ini nanti akan disusun jumlahnya (formasi kebutuhannya). Sedang dibahas dalam dua hari ini, karena menyangkut timeline, anggaran," kata Syafruddin di Hotel Bidakara, Jakarta, Selasa (30/7/2019).

Dia mengatakan, bahwa dalam penyusunan kebutuhan perlu disinkronkan dengan beberapa hal. Salah satunya untuk pemerintah daerah (pemda) yang harus disesuaikan dengan anggaran pendapatan dan belanda daerah (APBD).

"ini kan masalah uang. ini bottom up, tidak top down. Keputusannya itu ditarik dari bawah, semua harus bersuara dulu. Kepala daerah terutama, karena ini kan kalau guru, penggajiannya dari APBD," jelasnya.

Mantan Wakapolri ini mengungkapkan, rapat tersebut juga nantinya yang menentukan waktu rekrutmen ASN. Pasalnya, masih ada daerah yang belum mengusulkan formasi kebutuhan. Namun dia memastikan rekrutmen tetap dilakukan tahun ini.

"Tahun ini. Enggak boleh lewat dari tahun ini. Karena memang sudah ada di RPJM-nya tahun ini," ungkapnya.

Lebih lanjut dia mengungkapkan, rekrutmen ini juga untuk mengisi PNS-PNS yang telah pensiun. "Guru saja ada 52.000 orang yang pensiun. Jadi tadi dipersiapkan 200.000-an seluruh ASN yang akan pensiun tahun ini," katanya.

Syafrddin menambahkan, tenga pendidikan dan kesehatan masih menjadi prioritas untuk rekrutmen tahun ini. Sementara untuk tenaga administrasi dipastikan tidak akan direkrut tahun ini.

"Dokter puskesmas kita ini, baru 75%. Puskesmas kita itu kekurangan dokter. CPNS tetap itu tenaga teknis profesional, antara lain guru, tenaga kesehatan, tenaga yang ditempatkan di kementerian/lembaga juga harus teknis profesional," pungkasnya.
(maf)
Berita Terkait
Libur Imlek, ASN dan...
Libur Imlek, ASN dan Keluarga Dilarang Pergi ke Luar Kota
Perkuat Manajemen Talenta...
Perkuat Manajemen Talenta Berbasis Merit Sistem, BSKDN Kemendagri: Bangun ASN Adaptif
Catat!, 30 Juni 2021...
Catat!, 30 Juni 2021 Batas Akhir Usulan Pengalihan Jabatan ASN Administrasi ke Fungsional
Simak Baik-baik! Begini...
Simak Baik-baik! Begini Mekanisme Penyetaraan Jabatan ASN Administrasi ke Fungsional
Sederhanakan Birokrasi,...
Sederhanakan Birokrasi, 13 Lembaga Negara Bakal Dilebur Lagi Akhir Agustus
Survei KemenPAN-RB:...
Survei KemenPAN-RB: 87% ASN Ingin Berkarir sampai Pensiun
Berita Terkini
GenIUS Expo 2026 Dorong...
GenIUS Expo 2026 Dorong Siswa Kembangkan Potensi Diri melalui Karya dan Inovasi
Kapolri: ASN Sipil Duduki...
Kapolri: ASN Sipil Duduki Jabatan di Polri Akan Diatur lewat PP atau Perpres
Kapolri Diminta Segera...
Kapolri Diminta Segera Lantik Kapolda Jabar, Kalbar, dan Sumbar
Tuduhan ke AHY terkait...
Tuduhan ke AHY terkait SPPG Dinilai Tak Proporsional, Pengamat: Publik Harus Rasional
Kolaborasi Generasi...
Kolaborasi Generasi Muda Jadi Penggerak Perubahan Lingkungan
KPK: OTT di BPK Terkait...
KPK: OTT di BPK Terkait Temuan Pengadaan Smart TV di Muara Enim
Infografis
10 Jurusan yang Mulai...
10 Jurusan yang Mulai Ditinggalkan dan 6 Prodi Primadona Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved