TNI dan Pertamina Kerja Sama Pengamanan Objek Vital Nasional

Kamis, 25 Juli 2019 - 19:12 WIB
TNI dan Pertamina Kerja...
TNI dan Pertamina Kerja Sama Pengamanan Objek Vital Nasional
A A A
JAKARTA - Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan PT Pertamina (Persero) menandatangani memorandum of understanding (MoU) atau nota kesepahaman tentang penguatan kegiatan teritorial TNI.
Pengamanan objek vital nasional strategis dan objek Lainnya, bantuan data dan informasi, penegakan hukum terhadap oknum TNI, pelatihan dan pemanfaatan fasilitas, serta penyaluran bantuan tanggung jawab sosial lingkungan untuk kepentingan negara.
Penandatanganan nota kesepahaman bersama tersebut dilakukan oleh Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto dan Direktur Utama PT Pertamina Nicke Widyawati, bertempat di Ruang Hening, Gedung Soedirman, Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (25/7/2019).

Dalam sambutannya, Panglima TNI sangat mengapresiasi atas penandatanganan MoU antara TNI dengan Pertamina, salah satunya dalam bidang pengamanan objek vital nasional.“Saya telah memerintahkan Komandan Polisi Militer TNI untuk segera bekerja dalam menegakkan aturan hukum di lapangan terkait pengamanan di berbagai wilayah, khususnya jalur pipa milik Pertamina yang berada di daratan dan bawah laut,” tuturnya.
Panglima TNI juga memerintahkan Asisten Teritorial untuk selalu memberikan laporan terkait dengan perkembangan terbaru yang terjadi di lapangan.

“Saya perintahkan untuk menindak tegas terhadap kelompok yang melakukan gangguan keamanan terhadap aset negara, khususnya milik Pertamina,” katanya.

Menurut Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, ukuran keberhasilan dari kerja sama antara TNI dengan Pertamina sangat mudah, yaitu apakah lifting produksi Pertamina mengalami kenaikan atau tidak.

“Bila tingkat kebocoran pipa semakin sedikit dan lifting minyak Pertamina naik berarti usaha kita berhasil, karena saat ini banyak terjadi kebocoran pipa di lapangan. Dengan adanya kerja sama ini diharapkan TNI mampu untuk menyumpal kebocoran pipa yang berada diberbagai wilayah Indonesia,” ungkapnya.

Sementara itu, Dirut Pertamina Nicke Widyawati menyampaikan ucapan terima kasih kepada TNI atas hasil positif capaian nota kesepahaman sebelumnya yang telah berhasil dan dapat dirasakan manfaatnya yang sangat besar dalam mendukung keamanan dan kelancaran aktivitas operasional bisnis Pertamina.

“Minyak dan gas bumi merupakan industri yang berisiko tinggi (high risk), salah satunya terkait isu keamanan (security risk) sehingga membutuhkan TNI dalam bidang pengamanan objek vital nasional,” katanya.

Penandatanganan nota kesepahaman tersebut merupakan kelanjutan MoU yang sudah berjalan sebelumnya. Dari MoU baru tersebut akan diturunkan menjadi sejumlah Perjanjian Kerja Sama (PKS) seperti Aspers Panglima TNI dengan Direktur SDM Pertamina, Aster Panglima TNI dengan Corporate Social Responsibility (CSR), Danpom TNI dengan Senior Vice President Healt Safety Security Environment, Aster Kasad dengan Senior Vice President Healt Savety Security Environment dan Asops Kasal dengan Vice President Security Pertamina.

Ikut hadir dalam acara tersebut Wakil KSAD Letjen TNI Tatang Sulaiman, Wakil KSAL Laksdya TNI Wuspo Lukito, Wakil KSAU Marsdya TNI Fahru Zaini Isnanto, para Asisten Panglima TNI, Kapuspen TNI Mayjen TNI Sisriadi, serta jajaran Direksi dan anak perusahan Pertamina.
(dam)
Berita Terkait
Kriteria Ideal dan Tantangan...
Kriteria Ideal dan Tantangan Panglima TNI Mendatang
Kepemimpinan Hadi Tjahjanto...
Kepemimpinan Hadi Tjahjanto Dinilai Bikin TNI Kian Dipercaya Publik
Pakar Hukum Tata Negara...
Pakar Hukum Tata Negara Ingatkan Bahaya Pembentukan Dewan Keamanan Nasional
Laksma TNI Puguh Santoso...
Laksma TNI Puguh Santoso Resmi Jabat Waaslog KSAL
HUT ke-75 TNI, Olly:...
HUT ke-75 TNI, Olly: TNI Selalu di Hati Masyarakat Sulut
Komisi I Minta Bentrok...
Komisi I Minta Bentrok Oknum TNI-Polri di Papua Tak Dibiarkan Berlarut
Berita Terkini
Hukum dan Ekonomi: Penopang...
Hukum dan Ekonomi: Penopang Keberhasilan Piala Dunia 2026
Pakar: Penetapan Tersangka...
Pakar: Penetapan Tersangka Febrie Adriansyah Bukti Profesionalisme Kejagung
Febrie Adriansyah Ditahan,...
Febrie Adriansyah Ditahan, Eks Penyidik KPK: Kejagung Tunjukkan Keseriusan
Anis Matta soal Politik...
Anis Matta soal Politik Luar Negeri Bebas Aktif: Jangan Datang kepada Orang Hanya Waktu Kita Punya Masalah
Mohon Perlindungan Presiden,...
Mohon Perlindungan Presiden, Asosiasi Petani Tembakau Tolak Rancangan Pembatasan Kadar Nikotin
Ketua MUI Harap KUII...
Ketua MUI Harap KUII VIII Keluarkan Rekomendasi Tegas Penolakan Praktik LGBT
Infografis
Kapuspen TNI Tegaskan...
Kapuspen TNI Tegaskan Tak Ada Personel Datangi Polda Metro Jaya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved