BNPB: Risiko Bencana Kecil, Kalsel Lokasi Aman untuk Pemindahan Ibu Kota

Sabtu, 13 Juli 2019 - 19:56 WIB
BNPB: Risiko Bencana...
BNPB: Risiko Bencana Kecil, Kalsel Lokasi Aman untuk Pemindahan Ibu Kota
A A A
DEPOK - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merekomendasikan Provinsi Kalimantan Selatan sebagai wilayah yang cukup aman untuk lokasi pemindahan Ibu Kota. Alasannya, Kalsel dianggap memiliki risiko paling kecil terhadap bencana banjir dan kebakaran.

"Itu baru dua aspek ya, kan kami ada 13 yang di antaranya gempa, tsunami, kebakaran hutan, kekeringan, banjir, tanah longsor, gunung api, dan yang lainnya. Dari dua aspek yaitu banjir dan kebakaran hutan Kalsel ini yang paling tidak berisiko," kata Sekretaris Utama BNPB Dody Ruswandi saat seminar bertema Pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) dengan Perspektif Ketahanan Nasional dan Kebencanaan di Auditorium Kampus D Universitas Gunadarma Depok, Sabtu (13/7/2019).

Kendati demikian, kata Dody, ada aspek lain yang juga harus dipertimbangkan. Oleh karenanya pihaknya menyarankan dilakukan uji kelayakan. Dalam uji kelayakan tersebut, bencana menjadi salah satu basisnya. "Nanti analisa risiko bencana akan dikawinkan juga dengan tata ruang hingga perannya maskimal," tukasnya.

Walaupun seluruh Provinsi Kalimantan berisiko banjir, kata dia, namun tetap paling kecil dibanding daerah lainnya. Karena jumlah penduduk di Kalimantan masih minim sehingga dampak risiko pun lebih kecil. "Banjir memang ada, semua provinsi di Kalimantan ada risiko banjir, tapi di Kalsel ini risiko banjirnya kecil," paparnya.

Doddy mengaku memiliki sistem inaRISK yang di dalamnya berisi tentang peta risiko bencana suatu daerah, khususnya di Kalimantan yang digadang-gadang akan menjadi pengganti Ibu Kota Jakarta. "Perspektif kebencanaan sudah kami sampaikan tadi informasi tentang peta bencana di wilayah Kalimantan, kami sudah punya sistem inaRISK dimana di situ kami sudah punya peta risiko bencana, jadi kami punya data seberapa besar ancaman dan risiko untuk masing-masing provinsi di Kalimantan," katanya.

Peta bencana yang ada sudah sampai ketingkat kabupaten meskipun belum lengkap seluruhnya karena sedang dalam proses hingga ke tingkat desa. "Sebenarnya dari peta informasi ini sudah bisa dipakai oleh pemerintah sebagai salah satu aspek ketika pemerintah mengambil keputusan pemindahan Ibu Kota," tutupnya.
(cip)
Berita Terkait
Jokowi soal IKN: Mestinya...
Jokowi soal IKN: Mestinya Tidak Dipertentangkan Lagi
Jokowi: Pindah Ibu Kota...
Jokowi: Pindah Ibu Kota Negara adalah Pindah Cara Kerja dan Mindset
PPP Hormati Keputusan...
PPP Hormati Keputusan Pemerintah Tunda Pemindahan Ibu Kota Negara
Kapan Keppres Pemindahan...
Kapan Keppres Pemindahan Ibu Kota Diterbitkan? Ini Penjelasan Jokowi
Ditanya Siswa SD Kenapa...
Ditanya Siswa SD Kenapa Ibu Kota Tak Dipindah ke Papua, Jokowi Bilang Begini
Ada yang Bertanya 2024...
Ada yang Bertanya 2024 Jadi Pindah Ibu Kota? Jokowi Bilang Begini
Berita Terkini
Tak Pakai Rompi Tahanan,...
Tak Pakai Rompi Tahanan, Febrie Adriansyah Diduga Pegang Kartu As Tawar Proses Hukum
Putusan MK Baru Langkah...
Putusan MK Baru Langkah Awal, IAW Dorong Restitusi Historis Kuota Internet Hangus
Menkum Supratman: Tarif...
Menkum Supratman: Tarif Merek UMKM Tetap dan Pendaftaran Hak Cipta Lagu Gratis
Pemilik Dolar dan Emas...
Pemilik Dolar dan Emas 74 Kg Bakal Ajukan Gugatan, Pengacara Don Ritto: Secepat-cepatnya
Perindo Perkuat Pemahaman...
Perindo Perkuat Pemahaman dan Kapasitas Anggota DPRD lewat Bimtek Nasional 2026, Dorong Ekonomi Kerakyatan
Febrie Adriansyah Jadi...
Febrie Adriansyah Jadi Tersangka TPPU, Kejagung Paparkan Modusnya
Infografis
6 Strategi untuk Mempertahankan...
6 Strategi untuk Mempertahankan Ibu Kota dari Serangan Musuh
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved