Wacana Menteri Muda, PDIP: Yang Dimaksud Jokowi Sosok Agresif Bertindak
Kamis, 04 Juli 2019 - 16:51 WIB
Wacana Menteri Muda, PDIP: Yang Dimaksud Jokowi Sosok Agresif Bertindak
A
A
A
JAKARTA - Calon presiden (Capres) terpilih Joko Widodo (Jokowi) memberi sinyal bakal menunjuk menteri dari kalangan muda. Wakil Sekjen PDIP Eriko Sotarduga mengatakan bahwa yang dimaksud Jokowi muda adalah muda dalam bersikap. Yakni sosok menteri yang memiliki kapasitas dan kapabilitas seperti seharusnya orang muda.
"Kapasitas, kapabilitas memang harus orang muda. Artinya apa? Muda dalam bersikap, muda dalam bekerja, orang muda berkeja itu gimana? seperti rekan-rekan wartawan kan sigap, sigap siap untuk kerja 24 jam, untuk 365 hari dalam setahun, nah itu yang sebenarnya diharapkan Bapak Presiden Joko Widodo," tutur Eriko di sela acara Focus Group Discussion di Kantor DPP PDIP, Jakarta, Kamis (4/7/2019).
Eriko mengatakan istilah menteri muda tidak bisa diartikan hanya soal umur. Apalagi berdasarkan standar Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), umur 60 tahun masih bisa dikategorikan muda.
"Jangan kita mengartikannya hanya soal muda, muda berapa? 18? 17? apakah 50 bukan muda? Menurut WHO umur 60 masih dikategorikan muda, 60-70 dewasa, 70 ke atas baru disebut lanjut usia. Jadi dalam hal ini kita jangan mendeskripsikan bahwa yang muda itu harus berusia di bawah 30."
"Kalau kami rasa tidak seperti itu yang disampaikan Bapak Presiden Joko Widodo, tapi muda dalam bertindak, agresif dalam bertindak, progresif, cepat menyikapi, tidak tinggal diam, tidak tinggal di belakang meja, bukankah seperti itu yang diharapkan beliau," sambungnya.
Menurutnya, Jokowi memiliki sikap sebagai negawaran yang mempunyai etika luar biasa karena selalu membicarakan soal posisi menteri dengan para ketua umum, termasuk dengan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.
"Kapasitas, kapabilitas memang harus orang muda. Artinya apa? Muda dalam bersikap, muda dalam bekerja, orang muda berkeja itu gimana? seperti rekan-rekan wartawan kan sigap, sigap siap untuk kerja 24 jam, untuk 365 hari dalam setahun, nah itu yang sebenarnya diharapkan Bapak Presiden Joko Widodo," tutur Eriko di sela acara Focus Group Discussion di Kantor DPP PDIP, Jakarta, Kamis (4/7/2019).
Eriko mengatakan istilah menteri muda tidak bisa diartikan hanya soal umur. Apalagi berdasarkan standar Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), umur 60 tahun masih bisa dikategorikan muda.
"Jangan kita mengartikannya hanya soal muda, muda berapa? 18? 17? apakah 50 bukan muda? Menurut WHO umur 60 masih dikategorikan muda, 60-70 dewasa, 70 ke atas baru disebut lanjut usia. Jadi dalam hal ini kita jangan mendeskripsikan bahwa yang muda itu harus berusia di bawah 30."
"Kalau kami rasa tidak seperti itu yang disampaikan Bapak Presiden Joko Widodo, tapi muda dalam bertindak, agresif dalam bertindak, progresif, cepat menyikapi, tidak tinggal diam, tidak tinggal di belakang meja, bukankah seperti itu yang diharapkan beliau," sambungnya.
Menurutnya, Jokowi memiliki sikap sebagai negawaran yang mempunyai etika luar biasa karena selalu membicarakan soal posisi menteri dengan para ketua umum, termasuk dengan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.
(kri)