Aksi Demo Jelang Putusan MK, Hehamahua: Bukan Soal Prabowo-Jokowi

Rabu, 26 Juni 2019 - 14:52 WIB
Aksi Demo Jelang Putusan...
Aksi Demo Jelang Putusan MK, Hehamahua: Bukan Soal Prabowo-Jokowi
A A A
JAKARTA - Mantan Penasihat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abdullah Hehamahua bersama massa kembali menggelar aksi di sekitar Patung Kuda, Jakarta Pusat, Rabu (26/6/2019).

Abdullah menegaskan aksi tidak ada hubungannnya, baik dengan calon presiden Prabowo Subianto maupun Joko Widodo (Jokowi).Menurut dia, aksi dilakukan karena masyarakat melihat adanya dugaan kecurangan dalam pemilu. "Kalau ada kecurangan berarti pemilu pilpres tak luber lagi," kata Abdullah di lokasi aksi.
Abdullah yang juga Koordinator Aksi berharap MK mempertimbangkan fakta-fakta di lapangan dan berharap mengambil keputusan sesuai dengan fakta dan keterangan saksi dalam persidangan.

Dia juga mempertanyakan tentang penambahan daftar pemilih di Jawa Timur dan Jawa Tengah yang mencapai belasan juta pemilih. Padahal Badan Pusat Statistik menyatakan pertambahan penduduk di wilayah itu per tahun sebesar 1,43%.

"Data yang ada di Jatim dan Jateng itu sampai belasan juta. Itu fakta dan MK harus melihat itu fakta bahwa ada pembohongan, kecurangan," tuturnya.

Dia memaparkan dalam Undang Undang Tindak Pidana Korupsi ada tujuh golongan korupsi."Salah satunya perbuatan curang. Jadi apa yang dilakukan KPU itu adalah curang sehingga KPU tak hanya diproses bawasku tak hanya diproses DKPP, polisi, kejaksaan tapi juga harus bisa diproses KPK," tuturnya.
Dia membayangkan jika MK tidak mempertimbangkan fakta itu bukan tidak mungkinan masyarakat yang mengikut pemilu bisa turun hingga 10%."Karena mereka hilang kepercayaan kepada partai, mereka hilang kepercayaan kepada elite politik," katanya.
(dam)
Berita Terkait
Survey Sentimen Publik...
Survey Sentimen Publik atas Putusan MK Soal Ambang Batas Presiden
Tanpa Proses Kocok Ulang,...
Tanpa Proses Kocok Ulang, Saldi Isra Kembali Jabat Hakim MK
Jelang Putusan Dugaan...
Jelang Putusan Dugaan Pelanggaran Etik Hakim MK, Begini Kondisi Terkini di Gedung Mahkamah Konstitusi
Akademisi Nilai MK Terancam...
Akademisi Nilai MK Terancam Jadi Lembaga Perusak Konstitusi
MK Tolak Gugatan Syarat...
MK Tolak Gugatan Syarat Usia Minimal Hakim Konstitusi 55 Tahun
Putusan MK Diharapkan...
Putusan MK Diharapkan Diterima Semua Pihak
Berita Terkini
Pertama Dalam Sejarah,...
Pertama Dalam Sejarah, Kemenag Lantik 15 Perempuan Jadi Kepala KUA
Tak Kaget Dadan dan...
Tak Kaget Dadan dan Silmy Terjerat Kasus Korupsi, Noel: Juni-Juli Banyak Pejabat Ditangkap KPK
ASPEK Indonesia Temui...
ASPEK Indonesia Temui Pimpinan UNI Global Union di Jenewa
KKP Tangkap Kapal Asing...
KKP Tangkap Kapal Asing Pengangkut 1,2 Ton Ikan Napoleon Ilegal
Istana Tepis Isu Pengunduran...
Istana Tepis Isu Pengunduran Diri Menkeu Purbaya
Jadi Kepala BGN, Nanik...
Jadi Kepala BGN, Nanik Deyang: Saya Sarjana Biologi Bukan Kehutanan
Infografis
Jelang Jokowi Lengser,...
Jelang Jokowi Lengser, Utang Indonesia ke China Tembus Rp372 T
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved