Lagi, BKKBN Raih Status Laporan Keuangan Wajar Tanpa Pengecualian

Selasa, 18 Juni 2019 - 00:03 WIB
Lagi, BKKBN Raih Status...
Lagi, BKKBN Raih Status Laporan Keuangan Wajar Tanpa Pengecualian
A A A
JAKARTA - Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) memberikan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) terhadap laporan keuangan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) tahun 2018. Tahun 2017 BKKBN juga mendapatkan opini WTP.

Sekretaris Utama BKKBN, Nofrijal menerima laporan hasil pemeriksaan atas laporan keuangan kementrian/lembaga dari Anggota III BPK, Achsanul Qosasi di auditorium kantor pusat BPK, Senin (17/6/2019).

Penilaian tersebut diberikan atas Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LKPP) tahun 2018. Opini WTP diberikan kepada LKPP Tahun 2018 berdasarkan hasil pemeriksaan atas 86 Laporan Keuangan Kementerian Lembaga (LKKL) dan sebuah Laporan Keuangan Bendahara Umum Negara (LKBUN) Tahun 2018.

Nofrijal mengatakan, pencapaian opini WTP adalah prestasi yang pantas dibanggakan dan diapresiasi karena dihasilkan dari komitmen yang kuat dari pimpinan, dan seluruh pegawai BKKBN.

Pencapaian tersebut menunjukkan bahwa pertanggungjawaban anggaran yang disajikan dalam laporan secara material telah memenuhi standar: sistem akuntansi pemerintahan, kewajaran dalam penyajian, kepatuhan hukum dan penerapan system pengendalian intern pemerintah atas pelaksanaan APBN tahun 2018.

BKKBN telah melaksanakan zona integritas wilayah bebas korupsi (ZI WBK), hal ini menegaskan komitmen BKKBN sebagai lembaga negara yang konsisten dalam melakukan pencegahan tindakan korupsi.

BKKBN juga telah memperbaiki pertanggungjawaban keuangan yang dilakukan secara cepat dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Serta mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance). Dalam rangka akuntanbilitas pengelolaan keuangan, seluruh Pimpinan Unit Eselon I dan Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi beserta seluruh pegawai wajib meyelenggarakan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) secara efektif di lingkungan kerjanya masing-masing.

Nofrijal menegaskan, BKKBN akan terus berkomitmen dan bersungguh-sungguh dalam mengelola anggaran secara akuntabel, transparan, efisien, dan dapat dipertanggungjawabkan. “Ini mendongkrak semangat kerja untuk kembali sejajar dengan kementerian/ lembaga lain,” tandasnya.
(akn)
Berita Terkait
BKKBN Kembali Raih Penghargaan...
BKKBN Kembali Raih Penghargaan Tertinggi Dunia Bidang Kependudukan Setelah 33 Tahun
Kemendukbangga/BKKBN...
Kemendukbangga/BKKBN Dorong Kesadaran Anti-Bullying Lewat Gen Z
Pandemi COVID-19 Mengancam...
Pandemi COVID-19 Mengancam Bonus Demografi
Hasto Wardoyo Dorong...
Hasto Wardoyo Dorong BKKBN Sulsel Maksimalkan Penggunaan Anggaran
Peringati Hari Keluarga...
Peringati Hari Keluarga Nasional, BKKBN Komitmen Tekan Angka Stunting
BKKBN Terus Edukasi...
BKKBN Terus Edukasi Masyarakat Cetak Usia Produktif Berkualitas
Berita Terkini
Ajukan Tambahan Anggaran...
Ajukan Tambahan Anggaran Rp762 Miliar, KPK: Kami Tidak Muluk-muluk
Prabowo Batal Hadiri...
Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia, Istana Ungkap Alasannya
Dharma Pongrekun Rombak...
Dharma Pongrekun Rombak 85% Gugatan UU Kesehatan di MK
Taiwan, Identitas, dan...
Taiwan, Identitas, dan Politik Pengakuan: Membaca Ulang Perdebatan Lintas Selat
Kebebasan Berpendapat,...
Kebebasan Berpendapat, Rembuk Pemuda Ajak Generasi Muda Rawat Nilai Intelektual
KPK Periksa Mantan Stafsus...
KPK Periksa Mantan Stafsus Menag Gus Yaqut terkait Kasus Kuota Haji
Infografis
Tanpa Italia, Ini Daftar...
Tanpa Italia, Ini Daftar Lengkap 48 Negara Kontestan Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved