Shinta Nuriyah Wahid Serukan Anak Bangsa Perkuat Tali Persaudaraan

Minggu, 19 Mei 2019 - 20:56 WIB
Shinta Nuriyah Wahid...
Shinta Nuriyah Wahid Serukan Anak Bangsa Perkuat Tali Persaudaraan
A A A
SOLO - Istri mantan Presiden Abdurahman Wahid (Gus Dur) Shinta Nuriyah Abdurahman Wahid meminta masyarakat tidak lengah pascapemilu 2019. Meski situasi kondusif, namun semua pihak diminta tetap meningkatkan kewaspadaan.

“Air tenang bukan berarti tidak menghanyutkan. Ini yang paling berbahaya dan itu yang harus diantisipasi,” kata Shinta Nuriyah di sela sela acara Buka Bersama di Pondok Pesantren Al Muayyad Solo, Minggu (19/5/2019).

Semuanya diharapkan berdoa bersama agar semuanya berjalan baik dan tidak terjadi apa apa di Indonesia. Namun jika terjadi sesuatu, maka diharapkan dapat membentengi diri dengan apa yang diajarkan dalam puasa.

Hal hal yang diajarkan dalam puasa antara lain menahan hawa nafsu, melatih kesabaran, melatih kejujuran, melatih keikhlasan, menambah ketaqwaan, ketulusan, dan mempererat tali persaudaaan. “Puasa mengajarkan tentang moral dan budi pekerti yang luhur,” katanya.

Sebab dalam puasa, manusia tidak boleh mengumbar hawa nafsu, dan tidak boleh emosi. Hal itu tidak hanya dilakukan pada bulan puasa saja.

Namun diminta diimplementasikan pada kehidupan sehari hari. Sehingga manusia dapat membentengi diri serta mampu memadamkan kobaran api kebencian yang kini masih bertengger di hati setiap insan Indonesia.

“Virus virus kebencian itu masih ada di setiap hati manusia Indonesia," ucapnya. Untuk itu, agar dapat menjaga diri dan Indonesia, semuanya diajak untuk menahan emosi, tidak mudah terpancing berita berita bohong.

Semuanya diharapkan memperkuat tali bersaudaraan diantaranya anak bangsa agar mempererat persatuan dan kesatuan. Hal itu akan membentengi Bangsa Indonesia dari perpecahan. keretakan dan kehancuran. Semua anak bangsa diharapkan dapat dirangkul guna memadamkan kobaran api kebencian.

“Kita ajak bergandengan tangan untuk menciptakan kedamaian dan tidak terpancing oleh segala macam kebohongan dan intrik. Dirinya memilih tema Dengan Berpuasa: Kita Padamkan Kobaran Api Kebencian dan Hoaks, tujuannya adalah untuk mengingatkan kepada semuanya agar jangan terlena dan waspada dalam menghadapi segala sesuatu yang akan menghadang. Pasca Pemilu dan seterusnya, semuanya diharapkan tetap tenang. “Semuanya diterima dengan tenang, jangan terpancing emosinya,” tandasnya.
(sms)
Berita Terkait
Sejarah Pemilu di Indonesia...
Sejarah Pemilu di Indonesia dari Masa ke Masa, Info Penting untuk Tugas Sekolah
Refly Harun: Putusan...
Refly Harun: Putusan MA Sama Sekali Tak Pengaruhi Hasil Pilpres 2019
Haikal Hassan: Hentikan...
Haikal Hassan: Hentikan Sebut Cebong-Kadrun, Enggak Malu Sama Orang Tua Kita Dulu
Anies Blak-blakan 2...
Anies Blak-blakan 2 Kali Tolak Tawaran Jadi Capres di Pilpres 2019
Gelar Konser Rakyat,...
Gelar Konser Rakyat, Warga Pacitan Deklarasi Dukung Cak Imin Presiden 2024
Kilas Balik Nomor Urut...
Kilas Balik Nomor Urut Capres-Cawapres, dari Pilpres 2004 hingga Pilpres 2019
Berita Terkini
Febrie Adriansyah Mundur,...
Febrie Adriansyah Mundur, Jaksa Agung Tunjuk Rudi Margono Jadi Plt Jampidsus
Polisi Berpeluang Periksa...
Polisi Berpeluang Periksa Febrie Adriansyah terkait Dugaan Korupsi Batu Bara hingga Asabri
Pimpinan KPK Sempat...
Pimpinan KPK Sempat Diundang ke Polda Metro Soal Penanganan 3 Kasus Korupsi, Bahas Ambil Alih Perkara
Gus Yahya: Delegasi...
Gus Yahya: Delegasi Indonesia ke Iran Sampaikan Belasungkawa dan Dorong Perdamaian
Raih Pengakuan Riset...
Raih Pengakuan Riset STEM, 2 Peneliti SGU Masuk Kandidat Ilmuwan Muda
Febrie Adriansyah Mundur...
Febrie Adriansyah Mundur dari Jampidsus, Komisi III DPR Segera Bentuk Timwas
Infografis
Deretan Tokoh Bangsa...
Deretan Tokoh Bangsa Lulusan Pesantren, Ada Gus Dur hingga Haedar Nashir
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved