Pengacara Minta Dokter Ani Tak Dijadikan Target Kriminalisasi

Jum'at, 17 Mei 2019 - 16:56 WIB
Pengacara Minta Dokter...
Pengacara Minta Dokter Ani Tak Dijadikan Target Kriminalisasi
A A A
JAKARTA - Pengacara Dokter Spesialis Syaraf, Roboah Khairani Hasibuan atau Ani Hasibuan, Amin Fahrudi khawatir kliennya menjadi target kriminalisasi. Maka itu, pihaknya meminta polisi bekerja dengan objektif.

Menurutnya, laporan yang ditujukan pada kliennya itu terkesan sangat cepat yang mana dalam kurun waktu singkat sudah masuk ke penyidikan dengan modal alat bukti berupa tulisan di media. Padahal, tulisan di portal berita itu bukanlah statement Ani.

"Dalam waktu tak kurang tiga hari (usai laporan), proses hukum dilakukan sudah penyidikan, lalu tak kurang seminggu dipanggil jadi saksi. Makanya, kami duga Bu Ani jadi target," ujar Amin pada wartawan, Jumat (17/5/2019).

Dia menilai, kliennya justru memiliki kepedulian politik tapi malah seolah hendak dikriminalisasi karena dicatut portal media. Padahal, tulisan di protal media itu yang menyebutkan ratusan anggota KPPS meninggal karena senyawa kimia ataupun karena racun bukanlah pernyataan kliennya.

"Klien kami itu tak pernah diwawancara (portal berita dimaksud), tak pernah jadi narsum sehingga klien kami tak bertanggung jawab dengan apa yang jadi muatan dan isi pemberitaan itu," tuturnya.

Dia meminta agar polisi bisa bekerja seobjektif mungkin. Jangan sampai seorang dokter profesional seperti Ani yang punya kepedulian pada Pemilu 2019 ini dengan mencoba membantu mengungkap kematian ratusan KPPS malah dikriminalisasi.

"Kami tak ingin seorang profesional seperti dokter Bu Ani yang punya kepedulian politik saat ini kemudian beliau dikriminalisasi," katanya.
(kri)
Berita Terkait
Menghindari Hoaks dengan...
Menghindari Hoaks dengan Terbiasa Berpikir Kritis
Pemilu 2024, Ikatan...
Pemilu 2024, Ikatan Sarjana Katolik Berharap Tak Ada Ujaran Kebencian
Habib Bahar Tersangka...
Habib Bahar Tersangka Penyebaran Hoaks, Polri: Silakan Tempuh Jalur Hukum
Cegah Hoaks dan Ujaran...
Cegah Hoaks dan Ujaran Kebencian, Mahfud MD Tekankan Pentingnya Akseptasi
Kepercayaan Publik Anjlok,...
Kepercayaan Publik Anjlok, Bisakah Facebook Bertahan?
Posting Ujaran Kebencian,...
Posting Ujaran Kebencian, Pengacara di Medan Diciduk Polda Sumut
Berita Terkini
Relawan Sebut Prabowo...
Relawan Sebut Prabowo Sedang Memimpin Perang Besar Melawan Mafia Ekonomi dan SDA
Ajakan Tobat Ekologis...
Ajakan Tobat Ekologis Menteri Jumhur Sangat Tepat dan Relevan
KPK Sebut Penerimaan...
KPK Sebut Penerimaan Murid Baru Masih Dibayangi Pungli
Ditetapkan Tersangka...
Ditetapkan Tersangka oleh KPK, Bupati Cilacap Syamsul Ajukan Praperadilan
Langkah Berani Kejagung...
Langkah Berani Kejagung Sentuh Korupsi MBG Jadi Sinyal Kuat Penegakan Hukum Tanpa Impunitas
Cegah Kasus Korupsi...
Cegah Kasus Korupsi di BGN Terulang, Saut Situmorang Beri Saran Ini ke Nanik Deyang
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved