Pilpres Usai, Menhub: Kita Tak Perlu Jemawa, Tapi Persuasif

Minggu, 28 April 2019 - 23:43 WIB
Pilpres Usai, Menhub:...
Pilpres Usai, Menhub: Kita Tak Perlu Jemawa, Tapi Persuasif
A A A
JAKARTA - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi membenarkan adanya dorongan untuk melakukan rekonsiliasi pasca Pemilihan Presiden dan Wakil Presisen. Hal ini, demi menjaga NKRI tetap utuh sekaligus tak ingin jemawa terhadap keunggulan sementara.

"Benar bahwa kita diminta untuk melakukan rekonsiliasi. Artinya, kita tidak perlu jemawa. Kita melakukan suatu persuasif. Agar ke depan kita bicara tentang Indonesia yang satu. Indonesia yang kita harapkan bisa memberikan kehidupan bagi orang banyak," kata Budi Karya di MCM Center, Widya Chandra, Jakarta Selatan, Minggu (28/4/2019).

Di hadapan para relawan Masyarakat Cinta Masjid (MCM) itu, Budi yang juga sebagai ketua dewan pembina berpesan, bahwa perjuangan dalam mengawal pemilu belum usai.

Ia mengingatkan, mengawal Jokowi-Maaruf Amin sama seperti menjaga Indonesia dari rongrongan paham yang dikhawatirkan dapat meruntuhkan Pancasila.

"Ini adalah suatu momen di mana Indonesia digoda oleh suatu paham yang bisa meruntuhkan Pancasila. Kita dirongrong oleh cara-cara yang yang tidak adil, sangat membuat moral-moral bangsa ini banyak yang runtuh. Oleh karenanya, kita harus terua mengawal Pak Jokowi-Ma'ruf Amin dalam rangka mengamankan bahwa apa-apa yang menjadi hal-hal keragaman Pancasila dan sebagainya itu berjalan dengan baik," sebutnya.

Disisi lain, sambung Budi Karya, pemerintah dalam hal ekonomi kreatif sudab memiliki banyak program yang tinggal dimanfaatkan.

"Kita harus kreatif pada kegiatan-kegiatan keekonomian. OJK punya program, BI punya program, Kementerian Keuangan punya program, Bu Menteri Keuangan punya program itu untuk pinjaman ibu-ibu. Nggak banyak cuma Rp 2 juta, paling banyak Rp 8 juta, dan mereka begitu antusias karena memang itu menghidupi umat," pungkas Budi.
(nag)
Berita Terkait
Sejarah Pemilu di Indonesia...
Sejarah Pemilu di Indonesia dari Masa ke Masa, Info Penting untuk Tugas Sekolah
Refly Harun: Putusan...
Refly Harun: Putusan MA Sama Sekali Tak Pengaruhi Hasil Pilpres 2019
Haikal Hassan: Hentikan...
Haikal Hassan: Hentikan Sebut Cebong-Kadrun, Enggak Malu Sama Orang Tua Kita Dulu
Anies Blak-blakan 2...
Anies Blak-blakan 2 Kali Tolak Tawaran Jadi Capres di Pilpres 2019
Gelar Konser Rakyat,...
Gelar Konser Rakyat, Warga Pacitan Deklarasi Dukung Cak Imin Presiden 2024
Kilas Balik Nomor Urut...
Kilas Balik Nomor Urut Capres-Cawapres, dari Pilpres 2004 hingga Pilpres 2019
Berita Terkini
DKPP Pecat Ketua Bawaslu...
DKPP Pecat Ketua Bawaslu Kabupaten Tambrauw karena Terbukti Masih Berstatus ASN
KPK Ungkap Tahapan yang...
KPK Ungkap Tahapan yang Harus Dilalui untuk Ekstradisi Tersangka E-KTP Paulus Tannos
Terima Kunjungan Sekjen...
Terima Kunjungan Sekjen ICAPP, PKB Perkuat Jembatan Diplomasi Politik dengan Korsel
Desak DPR Segera Bahas...
Desak DPR Segera Bahas Revisi UU Pemilu, Perindo: Libatkan Partai Nonparlemen
Prediksi Ada Reshuffle,...
Prediksi Ada Reshuffle, Pengamat: Prabowo Butuh Menteri Eksekutor dan Komunikator Ulung
Revisi UU Pemilu Belum...
Revisi UU Pemilu Belum Dibahas, Golkar Usul Prabowo Kumpulkan Ketum Parpol
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved