RIB Targetkan 80% Suara Milenial Muhammadiyah untuk Jokowi
Minggu, 14 April 2019 - 19:06 WIB
RIB Targetkan 80% Suara Milenial Muhammadiyah untuk Jokowi
A
A
A
JAKARTA - Rumah Indonesia Berkemajuan (RIB) mayoritas beranggotakan kaum muda milenial Muhammadiyah. RIB juga mempunyai target dalam mendukung Paslon 01 Jokowi-Ma'ruf Amin yakni perolehan suara hingga 80% pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019.
Ketua Umum Pusat RIB, Khoirul Muttaqin menjelaskan besaran itu didasarkan pada antusiasme kaum muda milenial Muhammadiyah dan simpatisannya di berbagai daerah. Yakni atas keinginan mendeklarasikan diri dan konsolidasi pemenangan pasangan calon nomor urut 01, Jokowi-Ma'ruf Amin.
Daerah itu antara lain Pekalongan, Medan, Magelang, Bali, Lamongan, Semarang, Jambi, Solo, Palembang, Bengkulu, Klaten, Yogyakarta, Kupang, Banyumas, Samarinda, Jember, Jambi, Surabaya, Makasar, Riau, Tarakan, Lampung dan Jakarta.
"Kaum muda milenial Muhammadiyah di berbagai daerah sangat antusias mendeklarasikan dukungan ke Jokowi-Ma'ruf. Bahkan, terpaksa kami cancel beberapa daerah karena keterbatasan waktu di masa kampanye Pemilu 2019," tegas Cak Irul sapaannya dalam keterangan tertulisnya, Minggu (14/4/2019).
"Kami minta maaf jika keinginan teman-teman di berbagai daerah untuk mendeklarasikan dukungan terpaksa dicancel. Insya Allah dengan besaran dukungan dari kaum muda milenial Muhammadiyah, target kami 80 persen diberikan untuk 01 secara nasional," sambungnya.
Cak Irul mengungkapkan klaim jika kader-kader Muhammadiyah lebih condong ke 02 tidak benar. Ia menyaksikan sendiri saat keliling ke daerah. Keberadaan RIB diharapkan semakin mempertegas sekaligus mewadahi mereka untuk menyalurkan pilihan kepada pasangan Jokowi-Ma'ruf.
"Masyarakat menginginkan Nawacita Jilid II, itu sangat nyata. Kerja keras Jokowi dalam membangun berbagai sarana infrastruktur masyarakat, insya Allah akan dilanjutkan melalui program-program pro rakyat di periode kedua nanti," imbuhnya.
Jokowi melalui visinya membangun infrastruktur di seluruh Indonesia, lanjut dia, dilakukan semata untuk menyiapkan diri menjadi negara yang maju pada tahun 2030. Ditekankan pula bahwa infrastruktur yang telah dibangun saat ini akan sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat karena memberikan kemudahan dan menekan harga-harga kebutuhan masyarakat ke depan.
"Kepemimpinan Jokowi di bidang pembangunan dilakukan secara berkeadilan, merata. Jokowi adalah pemimpin yang sangat memperhatikan rakyat kecil," ucap Cak Irul.
Ketua Umum Pusat RIB, Khoirul Muttaqin menjelaskan besaran itu didasarkan pada antusiasme kaum muda milenial Muhammadiyah dan simpatisannya di berbagai daerah. Yakni atas keinginan mendeklarasikan diri dan konsolidasi pemenangan pasangan calon nomor urut 01, Jokowi-Ma'ruf Amin.
Daerah itu antara lain Pekalongan, Medan, Magelang, Bali, Lamongan, Semarang, Jambi, Solo, Palembang, Bengkulu, Klaten, Yogyakarta, Kupang, Banyumas, Samarinda, Jember, Jambi, Surabaya, Makasar, Riau, Tarakan, Lampung dan Jakarta.
"Kaum muda milenial Muhammadiyah di berbagai daerah sangat antusias mendeklarasikan dukungan ke Jokowi-Ma'ruf. Bahkan, terpaksa kami cancel beberapa daerah karena keterbatasan waktu di masa kampanye Pemilu 2019," tegas Cak Irul sapaannya dalam keterangan tertulisnya, Minggu (14/4/2019).
"Kami minta maaf jika keinginan teman-teman di berbagai daerah untuk mendeklarasikan dukungan terpaksa dicancel. Insya Allah dengan besaran dukungan dari kaum muda milenial Muhammadiyah, target kami 80 persen diberikan untuk 01 secara nasional," sambungnya.
Cak Irul mengungkapkan klaim jika kader-kader Muhammadiyah lebih condong ke 02 tidak benar. Ia menyaksikan sendiri saat keliling ke daerah. Keberadaan RIB diharapkan semakin mempertegas sekaligus mewadahi mereka untuk menyalurkan pilihan kepada pasangan Jokowi-Ma'ruf.
"Masyarakat menginginkan Nawacita Jilid II, itu sangat nyata. Kerja keras Jokowi dalam membangun berbagai sarana infrastruktur masyarakat, insya Allah akan dilanjutkan melalui program-program pro rakyat di periode kedua nanti," imbuhnya.
Jokowi melalui visinya membangun infrastruktur di seluruh Indonesia, lanjut dia, dilakukan semata untuk menyiapkan diri menjadi negara yang maju pada tahun 2030. Ditekankan pula bahwa infrastruktur yang telah dibangun saat ini akan sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat karena memberikan kemudahan dan menekan harga-harga kebutuhan masyarakat ke depan.
"Kepemimpinan Jokowi di bidang pembangunan dilakukan secara berkeadilan, merata. Jokowi adalah pemimpin yang sangat memperhatikan rakyat kecil," ucap Cak Irul.
(kri)