Sambut Hari Kartini, Perempuan Indonesia Disebut Pionir Poros Maritim Dunia

Selasa, 09 April 2019 - 03:08 WIB
Sambut Hari Kartini,...
Sambut Hari Kartini, Perempuan Indonesia Disebut Pionir Poros Maritim Dunia
A A A
CILEGON - Pengamat Militer dan Pertahanan Connie Rahakundini Bakrie menyebutkan bahwa perempuan Indonesia mempunyai andil dalam mewujudkan poros maritim dunia. Hal tesebut berdasarkan catatan sejarah bahwa perempuan Indonesia salah satunya Ratu Kalinyamat menjadi penanda kejayaan maritim di Nusantara.

“Ratu Kalinyamat adalah salah satu penanda masa kejayaan maritim Nusantara. Di tahun 1550 dan 1574, Ratu Kalinyamat sudah memimpin armada laut Nusantara yang berkekuatan ratusan kapal dan puluhan ribu prajurit, untuk mengusir Portugis dari Malaka,” ujar Connie dalam diskusi Tol Laut dan Pahlawan Wanita Poros Maritim Dunia di Selat Sunda, Senin (8/4/2019).

Menurutnya, Ratu Kalimanyat tak hanya menunjukkan diri sebagai perempuan yang bisa memimpin. Tapi, dia bisa dianggap sebagai inspirator Nusantara sebagai poros maritim yang mendunia.

Karena saat itu, armada laut Portugis dianggap salah satu yang terkuat di dunia. Namun mereka berhasil dibuat tunggang langgang oleh seorang perempuan kelahiran Jepara.

President Indonesian Institute for Maritime Studies menambahkan, atas kepiawaiannya memainkan peran dalam ruang politik, diplomatik, ekonomi, dan militer, khususnya sebagai ikhtiar menjaga kedaulatan maritim, Selat Malaka sebagai jalur perdagangan penting kala itu. Bahkan, Ratu Kalinyamat mendapatkan penghormatan yang justru datang dari para penjajah Portugis yang diperanginya.

“Di Indonesia, kita melihat ada sosok seperti Ira Puspadewi, (Direktur Utama PT ASDP) yang bisa kita dianggap sebagai Ratu Kalinyamat modern,” tandasnya.

Sementara itu, Direktur PT ASDP Ira Puspadewi mengatakan saat ini di bawah kepemimpinan Presdien Joko Widodo (Jokowi) tol laut merupakan program mewujudkan agenda poros maritim dunia. Tol laut juga dapat menyambungkan Nusantara yang sebagian besar wilayahnya perairan.

“Inti tujuannya adanya tol laut yakni mempermudah akses masyarakat dan pengiriman barang. Sehingga harga-harga kebutuhan pokok lebih murah. Konsep satu harga,” katanya.
(kri)
Berita Terkait
Peringati Hari Kartini,...
Peringati Hari Kartini, CFD Jakarta Diramaikan Para Perempuan Berkebaya
Kenang 21 April, Berikut...
Kenang 21 April, Berikut 10 Kata Bijak Ibu Kita Kartini
Berikut Ini 6 Lokasi...
Berikut Ini 6 Lokasi Mengenang RA Kartini di Jepara
Teken WEP, Unilever...
Teken WEP, Unilever Indonesia Tegaskan Komitmen Kesetaraan Gender
Hari Kartini, Ayushita...
Hari Kartini, Ayushita Bersyukur Terlahir sebagai Perempuan
Cahaya Manthovani Diganjar...
Cahaya Manthovani Diganjar Puspa Nawasena, Simbol Semangat Kartini Masa Kini
Berita Terkini
Said Didu: Jangan Juga...
Said Didu: Jangan Juga Semua Orang Kritis Ditakut-takuti
Guntur Romli Tepis Tuduhan...
Guntur Romli Tepis Tuduhan BEM Bersatu: Kegilaan Logika Cocokologi yang Dipaksakan
Aliansi BEM Bersatu...
Aliansi BEM Bersatu Endus Dugaan Keterlibatan Politikus PDIP dalam Aksi Tolak MBG
Budiman Sesalkan Pembubaran...
Budiman Sesalkan Pembubaran Diskusi di UGM: Seharusnya Kita Bisa Berdialog dengan Sehat
Usai Temui Jokowi, IKA...
Usai Temui Jokowi, IKA BEM Nusantara Akan Bertemu Gibran, Bahas Apa?
Bonatua Silalahi Ungkap...
Bonatua Silalahi Ungkap Kejanggalan di Fotokopi Ijazah Jokowi: Tak Ada Tanggal Legalisir, Melanggar Peraturan
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved