Fredy Pratama Nekat Bangun Lab Ekstasi di Sunter karena Kehabisan Dana di Thailand
Senin, 06 Mei 2024 - 18:11 WIB
loading...
Dirtipidnarkoba Bareskrim Polri, Brigjen Pol Mukti Juharsa mengungkap alasan Fredy Pratama membangun laboratorium gelap pembuatan ekstasi di Sunter, Jakarta Utara. Foto/MPI
A
A
A
JAKARTA - Direktur Tindak Pidana Narkoba (Dirtipidnarkoba) Bareskrim Polri , Brigjen Pol Mukti Juharsa mengungkap alasan bos sindikat narkoba jaringan internasional Fredy Pratama membangun laboratorium gelap pembuatan ekstasi di Sunter, Jakarta Utara. Fredy Pratama ternyata mengalami masalah keuangan.
Diketahui, Fredy Pratama adalah buron dan tengah berada di Thailand. Teranyar, Polri berhasil menggerebek pabrik ekstasi di Sunter yang merupakan milik buronan kelas kakap tersebut.
Baca juga: Fantastis! Polri Sita Rp432 Miliar Aset Jaringan Narkoba Fredy Pratama
"Kenapa Fredy Pratama gencar sekarang mengirim barang dan membuat clandestine lab di Jakarta? Karena dana keuangannya sudah menipis, begitu," ujar Mukti saat konferensi pers di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (6/5/2024).
Sebagai informasi, dalam pengungkapan laboratorium gelap pembuatan ekstasi di Sunter, Polri menyita sebanyak 7.800 butir ekstasi, serta ratusan kilogram bahan baku pembuatan ekstasi.
"Apabila diolah dapat menghasilkan lebih kurang 1.300.000 butir ekstasi dengan kandungan mephedrln narkotika golongan 1," kata Mukti dalam konferensi pers di Sunter, Jakarta Utara, Senin 8 April 2024.
Diketahui, Fredy Pratama adalah buron dan tengah berada di Thailand. Teranyar, Polri berhasil menggerebek pabrik ekstasi di Sunter yang merupakan milik buronan kelas kakap tersebut.
Baca juga: Fantastis! Polri Sita Rp432 Miliar Aset Jaringan Narkoba Fredy Pratama
"Kenapa Fredy Pratama gencar sekarang mengirim barang dan membuat clandestine lab di Jakarta? Karena dana keuangannya sudah menipis, begitu," ujar Mukti saat konferensi pers di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (6/5/2024).
Sebagai informasi, dalam pengungkapan laboratorium gelap pembuatan ekstasi di Sunter, Polri menyita sebanyak 7.800 butir ekstasi, serta ratusan kilogram bahan baku pembuatan ekstasi.
"Apabila diolah dapat menghasilkan lebih kurang 1.300.000 butir ekstasi dengan kandungan mephedrln narkotika golongan 1," kata Mukti dalam konferensi pers di Sunter, Jakarta Utara, Senin 8 April 2024.
Lihat Juga :