TKN Nilai Pernyataan Penutup Jokowi Selamatkan Prabowo di Debat Keempat
Senin, 01 April 2019 - 10:59 WIB
TKN Nilai Pernyataan Penutup Jokowi Selamatkan Prabowo di Debat Keempat
A
A
A
JAKARTA - Aksi Capres nomor urut 02, Prabowo Subianto 'membentak' pengunjung acara debat capres keempat menuai reaksi beragam dari masyarakat maupun lawan politiknya. Anggota Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf Amin, Inas Nasrullah Zubir menduga marahnya Prabowo diakibatkan oleh ketegangan yang disebabkan oleh ketidaknyamanan dalam menjawab serangan Jokowi.
“Tentunya berimbas pada fisik Prabowo di mana tubuh melepaskan hormon stres, seperti adrenalin dan kortisol,” ujar Inas dalam rilisnya, Senin (1/4/2019).
Inas melanjutkan hormon-hormon ini tentunya membuat jantung Prabowo berdebar dengan lebih kencang, otot-otot menegang, peningkatan tekanan darah, dan membuat napas juga berlangsung dengan lebih cepat. “Sehingga kondisi ini juga menguras energi dengan cepat,” ucapnya.
Seandainya Prabowo terus mengalami kondisi seperti ini secara simultan dalam debat capres tersebut, Inas menduga akan terjadi peningkatan kadar kolesterol jahat (LDL) dan menurunnya kadar kolesterol baik (HDL). “Itu berdampak berupa sensasi tegang atau kaku pada leher bagian belakangnya dan sakit kepala bahkan pingsan,” ucapnya.
Ketua Fraksi Hanura ini berpandangan Prabowo sangat beruntung karena lawan debatnya adalah Jokowi yang memahami kondisi. Sehingga Jokowi menurunkan ketegangan dalam debat capres tersebut dengan closing statement yang menyejukan.
“Sehingga membuat Prabowo Subianto nyaman dan tidak mengalami kejadian yang tidak diinginkan,” pungkasnya.
Seperti diketahui, muncul suara tawa di tengah-tengah paparan Prabowo Subianto mengenai pertahanan negara. Prabowo heran ada yang tertawa ketika dia memaparkan rapuhnya pertahanan negara.
Awalnya, Prabowo menjelaskan soal adanya hal yang salah dalam paparan Jokowi mengenai teknologi pertahanan. Prabowo menyatakan ada yang salah, sekalipun itu bukan Jokowi yang salah.
“Saya bukan menyalahkan, saya berpendapat. Kekuatan pertahanan kita masih rapuh. Salah siapa? Salah nggak tahu saya (lalu terdengar suara tertawa) elite,” tutur Prabowo.
Prabowo pun bereaksi. Dia mempertanyakan suara tawa itu. “Jangan ketawa. Kenapa kalian ketawa? Pertahanan Indonesia rapuh kalian ketawa. Lucu ya? Kok lucu,” kata Prabowo.
“Tentunya berimbas pada fisik Prabowo di mana tubuh melepaskan hormon stres, seperti adrenalin dan kortisol,” ujar Inas dalam rilisnya, Senin (1/4/2019).
Inas melanjutkan hormon-hormon ini tentunya membuat jantung Prabowo berdebar dengan lebih kencang, otot-otot menegang, peningkatan tekanan darah, dan membuat napas juga berlangsung dengan lebih cepat. “Sehingga kondisi ini juga menguras energi dengan cepat,” ucapnya.
Seandainya Prabowo terus mengalami kondisi seperti ini secara simultan dalam debat capres tersebut, Inas menduga akan terjadi peningkatan kadar kolesterol jahat (LDL) dan menurunnya kadar kolesterol baik (HDL). “Itu berdampak berupa sensasi tegang atau kaku pada leher bagian belakangnya dan sakit kepala bahkan pingsan,” ucapnya.
Ketua Fraksi Hanura ini berpandangan Prabowo sangat beruntung karena lawan debatnya adalah Jokowi yang memahami kondisi. Sehingga Jokowi menurunkan ketegangan dalam debat capres tersebut dengan closing statement yang menyejukan.
“Sehingga membuat Prabowo Subianto nyaman dan tidak mengalami kejadian yang tidak diinginkan,” pungkasnya.
Seperti diketahui, muncul suara tawa di tengah-tengah paparan Prabowo Subianto mengenai pertahanan negara. Prabowo heran ada yang tertawa ketika dia memaparkan rapuhnya pertahanan negara.
Awalnya, Prabowo menjelaskan soal adanya hal yang salah dalam paparan Jokowi mengenai teknologi pertahanan. Prabowo menyatakan ada yang salah, sekalipun itu bukan Jokowi yang salah.
“Saya bukan menyalahkan, saya berpendapat. Kekuatan pertahanan kita masih rapuh. Salah siapa? Salah nggak tahu saya (lalu terdengar suara tertawa) elite,” tutur Prabowo.
Prabowo pun bereaksi. Dia mempertanyakan suara tawa itu. “Jangan ketawa. Kenapa kalian ketawa? Pertahanan Indonesia rapuh kalian ketawa. Lucu ya? Kok lucu,” kata Prabowo.
(kri)