Survei CSIS, Jokowi-Ma'ruf Sudah Unggul di Banten dan Jabar
Kamis, 28 Maret 2019 - 13:25 WIB
Survei CSIS, Jokowi-Ma'ruf Sudah Unggul di Banten dan Jabar
A
A
A
JAKARTA - Hari ini Centre for Strategic and International Studies (CSIS) merilis hasil surveinya. Hasilnya, Pasangan Capres-Cawapres nomor urut 01, Jokowi-Ma'ruf Amin unggul di semua wilayah khususnya di Jabar-Banten yang pada Pilpres 2014 dikuasai suara Prabowo.
Di DKI Jakarta Jokowi-Ma'ruf elektabilitasnya 38,8% sementara Prabowo-Sandi 30,0%. Di Jabar-Banten elektabilitas Jokowi-Ma'ruf 47,4%, Prabowo-Sandi 42,1%. Lalu di Jawa Tengah-Yogyakarta Paslon 01 menang telah dengan elektabilitas mencapai 70%.
Jadi CSIS mencatat tingkat elektabilitas paslon capres 01 sebesar 51,4 persen. Sedangkan tingkat elektabilitas paslon capres nomor urut 02, Prabowo-Sandi hanya 33,3 persen .
"Jadi Jokowi-Ma'ruf unggul 18,1%," ujar Peneliti CSIS, Arya Fernandes di acara paparan survei nasional yang bertema 'Menjelang 17 April 2109: Pertarungan antara Elektabilitas dan Mobilisasi Pemilih' di Hotel Fairmont Jakarta Selatan, Kamis (28/3/2019).
(Baca juga: CSIS: Selisih Elektabilitas Jokowi-Prabowo 18,1%)
Arya menjelaskan, tingkat kemantapan pilihan di paslon Jokowi-Ma'ruf sebesar 84,4% dan 15,6% masih ragu-ragu. Di paslon Prabowo-Sandi, menurut dia, tingkat kemantapan pilihan sebesar 81,3% dan 18,7% masih mungkin berubah.
Dia menambahkan, dengan tingkat kemantapan pilihan sudah melebihi 80% maka migrasi pemilih kemungkinan kecil terjadi di kalangan pemilih yang solid.
Untuk diketahui, survei tersebut dilaksanakan pada periode 15-22 Maret 2019 dengan metode multistage random sampling dan dilakukan dalam wawancara tatap muka dengan jumlah sample 1.960 yang tersebar secara proposional di 34 provinsi Indonesia. Menggunakan sample sebesar 1.960 responden, margin of error survei ini sebesar +/- 2,21% pada tingkat kepercayaan 95%.
Menanggapi hasil survei CSIS tersebut, Ketua TKD Banten Asep Rahmatullah menyatakan hasil survei ilmiah apalagi yang dikeluarkan oleh lembaga seperti CSIS pasti akan menjadi referensi kredibel bagi timnya. Hal itu juga membuatnya yakin Jokowi-Amin akan menang di Banten.
Di DKI Jakarta Jokowi-Ma'ruf elektabilitasnya 38,8% sementara Prabowo-Sandi 30,0%. Di Jabar-Banten elektabilitas Jokowi-Ma'ruf 47,4%, Prabowo-Sandi 42,1%. Lalu di Jawa Tengah-Yogyakarta Paslon 01 menang telah dengan elektabilitas mencapai 70%.
Jadi CSIS mencatat tingkat elektabilitas paslon capres 01 sebesar 51,4 persen. Sedangkan tingkat elektabilitas paslon capres nomor urut 02, Prabowo-Sandi hanya 33,3 persen .
"Jadi Jokowi-Ma'ruf unggul 18,1%," ujar Peneliti CSIS, Arya Fernandes di acara paparan survei nasional yang bertema 'Menjelang 17 April 2109: Pertarungan antara Elektabilitas dan Mobilisasi Pemilih' di Hotel Fairmont Jakarta Selatan, Kamis (28/3/2019).
(Baca juga: CSIS: Selisih Elektabilitas Jokowi-Prabowo 18,1%)
Arya menjelaskan, tingkat kemantapan pilihan di paslon Jokowi-Ma'ruf sebesar 84,4% dan 15,6% masih ragu-ragu. Di paslon Prabowo-Sandi, menurut dia, tingkat kemantapan pilihan sebesar 81,3% dan 18,7% masih mungkin berubah.
Dia menambahkan, dengan tingkat kemantapan pilihan sudah melebihi 80% maka migrasi pemilih kemungkinan kecil terjadi di kalangan pemilih yang solid.
Untuk diketahui, survei tersebut dilaksanakan pada periode 15-22 Maret 2019 dengan metode multistage random sampling dan dilakukan dalam wawancara tatap muka dengan jumlah sample 1.960 yang tersebar secara proposional di 34 provinsi Indonesia. Menggunakan sample sebesar 1.960 responden, margin of error survei ini sebesar +/- 2,21% pada tingkat kepercayaan 95%.
Menanggapi hasil survei CSIS tersebut, Ketua TKD Banten Asep Rahmatullah menyatakan hasil survei ilmiah apalagi yang dikeluarkan oleh lembaga seperti CSIS pasti akan menjadi referensi kredibel bagi timnya. Hal itu juga membuatnya yakin Jokowi-Amin akan menang di Banten.
(kri)