Prediksi Akhir Charta Politika: Jokowi-Ma'ruf 53,6%, Prabowo-Sandi 35,4%
Senin, 25 Maret 2019 - 16:52 WIB
Prediksi Akhir Charta Politika: Jokowi-Ma'ruf 53,6%, Prabowo-Sandi 35,4%
A
A
A
JAKARTA - Lembaga survei Charta Politika Indonesia merilis hasil survei nasional terbaru pasangan Capres dan Cawapres nomor urut 01 Joko Widodo-KH Ma'ruf Amin (Jokowi-Ma'ruf) dan nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga S Uno (Prabowo-Sandi). Hasilnya, pasangan Jokowi-Ma'ruf unggul atas penantangnya Prabowo-Sandi.
Direktur Eksekutif Charta Politika, Yunarto Wijaya mengatakan elektabilitas pasangan nomor urut 01 sebesar 53,6%. Sedangkan Prabowo-Sandi 35,4% dan yang tidak tahu dan tidak jawab 11,0%. Selisih kedua paslon sebesar 18,2%.
"Pada pengujian tingkat elektabilitas pasangan Jokowi-Ma'ruf mengungguli Prabowo-Sandi," jelas Yunarto saat merilis hasil surveinya di Kantor Charta Politika, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (25/3/2019).
(Baca juga: Charta Politika: Tingkat Kepuasan Publik terhadap Pemerintahan Jokowi 65%)
Yunarto menuturkan, prediksi ini tak bisa dianggap 100% valid akan terbukti pada 17 April saat pemungutan suara dilakukan. Namun prediksi ini berdasarkan temuan survei di lapangan terhadap perilaku pemilih hari ini.
Menurut Yunarto, lembaganya akan merilis hasil survei terakhir sehari sebelum masa tenang atau 13 April untuk memastikan apakah terjadi pergeseran calon pemilih. "(Hasil survei nasional) Ini hanya untuk membaca perilaku pemilih," ucapnya.
Dia menambahkan, pengumpulan data survei dilakukan pada 1-9 Maret melalui wawancara tatap muka secara langsung menggunakan kuesioner terstruktur dengan jumlah sampel sebanyak 2.000 responden yang tersebar di 34 provinsi. Survei ini menggunakan metode acak bertingkat (multistage random sampling) dengan margin of error lebih kurang 2,19% pada tingkat kepercayaan 95%.
Direktur Eksekutif Charta Politika, Yunarto Wijaya mengatakan elektabilitas pasangan nomor urut 01 sebesar 53,6%. Sedangkan Prabowo-Sandi 35,4% dan yang tidak tahu dan tidak jawab 11,0%. Selisih kedua paslon sebesar 18,2%.
"Pada pengujian tingkat elektabilitas pasangan Jokowi-Ma'ruf mengungguli Prabowo-Sandi," jelas Yunarto saat merilis hasil surveinya di Kantor Charta Politika, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (25/3/2019).
(Baca juga: Charta Politika: Tingkat Kepuasan Publik terhadap Pemerintahan Jokowi 65%)
Yunarto menuturkan, prediksi ini tak bisa dianggap 100% valid akan terbukti pada 17 April saat pemungutan suara dilakukan. Namun prediksi ini berdasarkan temuan survei di lapangan terhadap perilaku pemilih hari ini.
Menurut Yunarto, lembaganya akan merilis hasil survei terakhir sehari sebelum masa tenang atau 13 April untuk memastikan apakah terjadi pergeseran calon pemilih. "(Hasil survei nasional) Ini hanya untuk membaca perilaku pemilih," ucapnya.
Dia menambahkan, pengumpulan data survei dilakukan pada 1-9 Maret melalui wawancara tatap muka secara langsung menggunakan kuesioner terstruktur dengan jumlah sampel sebanyak 2.000 responden yang tersebar di 34 provinsi. Survei ini menggunakan metode acak bertingkat (multistage random sampling) dengan margin of error lebih kurang 2,19% pada tingkat kepercayaan 95%.
(kri)