Pilpres 2019, PDIP Kejar Target Menangkan Jokowi 63,4%

Kamis, 21 Maret 2019 - 15:42 WIB
Pilpres 2019, PDIP Kejar...
Pilpres 2019, PDIP Kejar Target Menangkan Jokowi 63,4%
A A A
JAKARTA - Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto menginstruksikan seluruh kader dan simpatisan partainya untuk terus bergerak secara militan demi memenangkan Joko Widodo dan PDIP dalam Pileg dan Pilpres 2019.

Penjelasan Hasto ini terkait dengan hasil survei yang menempatkan PDIP dengan elektoral tertinggi antara 24,6 % sampai 29,2%, dan berdasarkan hasil survei Kompas 26,9%.

"PDIP sangat berkepentingan untuk memenangkan pasangan Jokowi-KH Ma'ruf Amin secara kuat, efektif dan solid. Karena itulah, dalam rangka penguatan sistem presidensial, gambaran ideal terjadi apabila Golkar bisa menduduki posisi nomor 2, mengalahkan Gerindra, dan PKB nomor 3," tutur Hasto dalam keterangan resminya, Kamis (21/3/2019).

Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf ini menilai, apabila koalisi Partai pendukung Jokowi bisa bekerja secara bersama-sama serta efektif maka hal ini akan berdampak pada naiknya electoral Partai pendukung Jokowi tersebut.

"Momentum Gerindra untuk turun drastis terbuka lebar, karena mereka hanya mengandalkan efek ekor jas, tanpa dukungan kekuatan teritorial. Dengan demikian kaki-kaki Gerindra bisa diminimkan kerjanya di lapangan. Di sini tokoh-tokoh besar seperti dari NU, PKB, dan PPP bisa bergerak bersama membendung gerak-gerik HTI yang berada di belakang Prabowo-Sandi," tuturnya.

Keyakinan Hasto bahwa suara Gerindra akan menurun didasarkan pada hasil survei Kompas. Menurut Hasto, dalam rentang waktu kampanye selama enam enam bulan, Prabowo-Sandi hanya mampu naik sekitar 4 persen.

"Prabowo-Sandi hanya mampu naik 4 persen dalam waktu enam bulan, dan sekarang tinggal 26 hari, Maka kami optimistis Jokowi-KH Maruf Amin menang semakin tebal,” ungkap Hasto.

Menurut Hasto, elektoral PDIP yang tinggi akan menjadi daya tarik dan daya dorong maksimum bagi Jokowi-Ma’ruf.

"Terlebih kami bersama parpol Koalisi Indonesia Kerja lainnya seperti Golkar, PKB, PPP dan lainnya memiliki basis kultural dan tradisisional yang kuat. Maka dari itu, hasil survei Kompas yang memenangkan Jokowi-Ma'ruf sebesar 56,8 persen, kami tetapkan sebagai target pesimis. Sementara target realistis kami adalah 63,4 persen," tuturnya.
(dam)
Berita Terkait
Sejarah Pemilu di Indonesia...
Sejarah Pemilu di Indonesia dari Masa ke Masa, Info Penting untuk Tugas Sekolah
Haikal Hassan: Hentikan...
Haikal Hassan: Hentikan Sebut Cebong-Kadrun, Enggak Malu Sama Orang Tua Kita Dulu
Anies Blak-blakan 2...
Anies Blak-blakan 2 Kali Tolak Tawaran Jadi Capres di Pilpres 2019
Refly Harun: Putusan...
Refly Harun: Putusan MA Sama Sekali Tak Pengaruhi Hasil Pilpres 2019
Gelar Konser Rakyat,...
Gelar Konser Rakyat, Warga Pacitan Deklarasi Dukung Cak Imin Presiden 2024
Kilas Balik Nomor Urut...
Kilas Balik Nomor Urut Capres-Cawapres, dari Pilpres 2004 hingga Pilpres 2019
Berita Terkini
Gus Yahya: Delegasi...
Gus Yahya: Delegasi Indonesia ke Iran Sampaikan Belasungkawa dan Dorong Perdamaian
Raih Pengakuan Riset...
Raih Pengakuan Riset STEM, 2 Peneliti SGU Masuk Kandidat Ilmuwan Muda
Febrie Adriansyah Mundur...
Febrie Adriansyah Mundur dari Jampidsus, Komisi III DPR Segera Bentuk Timwas
Bupati Sukoharjo Etik...
Bupati Sukoharjo Etik Suryani Ditetapkan Tersangka Pemerasan, Ternyata Ikuti Praktik Suaminya
TNI di Kejaksaan: Antara...
TNI di Kejaksaan: Antara Persepsi Backing, Kepastian Hukum, dan Konsolidasi Negara
Febrie Adriansyah Mundur...
Febrie Adriansyah Mundur dari Jampidsus, Pengamat: Proses Hukum Harus Tetap Berjalan
Infografis
8 Menteri Era Jokowi...
8 Menteri Era Jokowi yang Terjerat Kasus Korupsi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved