Pilpres 2019, Sekjen PDIP: Jokowi Kuat di Darat, Laut dan Udara

Minggu, 17 Maret 2019 - 16:16 WIB
Pilpres 2019, Sekjen...
Pilpres 2019, Sekjen PDIP: Jokowi Kuat di Darat, Laut dan Udara
A A A
JAKARTA - Beberapa jam menjelang debat ketiga ketiga Pilpres 2019, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) merilis hasil temuannya, yakni pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin akan meraih 70% suara di Daerah Istimewa Yogyakarta.

"Dari hasil temuan para calon anggota DPR RI, seluruh parpol KIK (Koalisi Indonesia Kerja), para tokoh, dan relawan, kami optimis dapat memenangkan 70% untuk 01," ujar caleg PDIP Esti Wijayanti dalam keterangan resminya, Minggu (17/3/2019).

"Kami jarang bertemu dengan tim Prabowo di lapangan. Teritorial pasangan calon 01 tetap jauh lebih kuat dan setiap hari ada pergerakan. Sementara pasangan calon 02 sepertinya hanya tampak kuat dalam daya gertak, daya serang, dan daya hoax," lanjut Esti Wijayanti.

Mendapat laporan dari Yogyakarta, Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto tetap mengingatkan kepada semua anggota partainya untuk terus bekerja keras dan jangan sekali-kali meremehkan kekuatan jaringan tim Prabowo-Sandi.

"Meskipun survei Pak Jokowi-KH Ma'ruf Amin selalu unggul dengan selisih di atas 20 persen, namun upaya untuk mempertebal kemenangan tetap harus dilakukan. Kemenangan itu dimulai dari setiap TPS. Karena itulah persiapkan saksi dengan baik dan terus perkuat pergerakan darat," ujar Hasto

Dia menambahkan, saksi dari parpol KIK (Koalisi Indonesia Kerja) yang jumlahnya sekitar antara 7 sampai 10 tersebut jangan sampai kalah dari kubu Prabowo-Sandi meskipun mereka punya daya gertak yang tampaknya kuat.

Namun hegemoni di langit, udara dan darat, tetap menunjukkan dominasi Jokowi - Ma'ruf Amin.

"Kekuatan langit melalui doa kita yang sangat kuat. Semua lintas agama mendukung pasangan calon 01. Kekuatan udara, kita unggul 63% di media TV, on line, sosmed, dan cetak. Kekuatan teritorial Jokowi paling banyak punya kepala daerah, pimpinan Dewan, anggota dewan hingga caleg. Ini adalah kekuatan dahsyat yang bisa mematahkan daya gertak Prabowo," ungkap Hasto.

Menurut dia, kubu Prabowo-Sandi rajin "menyerang". Bahkan serangan etika dan penuh fitnah. Namun tanpa dukungan kekuatan teritorial, mereka tetap akan kesulitan.

"Sebab mereka terlalu berisik, bagaikan auman singa ompong, keras bunyinya dan tidak punya daya gigitan yang mematikan musuh," tutur Hasto.
(dam)
Berita Terkait
Survei Indikator Politik:...
Survei Indikator Politik: Pemilih Jokowi-Maruf Cenderung ke Ganjar Pranowo
Sempat Jadi Rival di...
Sempat Jadi Rival di Pilpres, Prabowo Ungkap Alasannya Mau Jadi Menteri Jokowi
Pilpres 2024, Perindo...
Pilpres 2024, Perindo Jamin Lanjutkan Gagasan Jokowi-Ma'ruf Amin
Maruf Amin Harap Kepemimpinannya...
Ma'ruf Amin Harap Kepemimpinannya dengan Jokowi Berakhir Husnulkhatimah
Prabowo Ungkap Alasan...
Prabowo Ungkap Alasan Mau Gabung Kabinet Jokowi: Saya Tidak Ingin Bangsa Ini Pecah
Buruh Puji Kabinet Jokowi...
Buruh Puji Kabinet Jokowi Tak Terpengaruh Kasak-kusuk Pilpres 2024
Berita Terkini
Bareskrim Tangkap Kartel...
Bareskrim Tangkap Kartel Narkoba Asal Australia sebelum Terbang dengan Jet Pribadi
Dewan Pers dan Konstituen...
Dewan Pers dan Konstituen Matangkan Usulan Pengaturan Karya Jurnalistik dalam RUU Hak Cipta
Mensesneg Sebut Bakal...
Mensesneg Sebut Bakal Ada Pengurangan Anggaran MBG
Dubes Wang Lutong Ungkap...
Dubes Wang Lutong Ungkap Purbaya Bakal ke China Pekan Depan, Bahas Apa?
Ketum Rampai Nusantara:...
Ketum Rampai Nusantara: Kami Yakin Roy Suryo Akan Segera Ditahan
Yusril Bicara Kedekatan...
Yusril Bicara Kedekatan Prabowo-Trump, Sebut Hubungan RI-AS Tak Sekadar Urusan Pemerintah
Infografis
6 Negara yang Memiliki...
6 Negara yang Memiliki Angkatan Udara Terkuat di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved