Sandi Tak Akan Serang Ma'ruf, tapi Beberkan Fakta Persoalan
Senin, 11 Maret 2019 - 17:25 WIB
Sandi Tak Akan Serang Ma'ruf, tapi Beberkan Fakta Persoalan
A
A
A
JAKARTA - Calon wakil presiden (Cawapres) nomor urut 02 Sandiaga Salahuddin Uno diyakini tidak akan menyerang pribadi rivalnya, KH Ma'ruf Amin pada debat kandidat Pilpres 2019 ketiga, 17 Maret 2019 nanti. Tetapi, Sandi diyakini akan membeberkan fakta persoalan yang dialami masyarakat.
Adapun tema debat ketiga nanti mengenai pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, dan sosial budaya. "Sandi tidak akan menyerang, tapi Sandi akan membeberkan ini faktanya," ujar Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Mardani Ali Sera di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (11/3/2019).
(Baca juga: Debat Cawapres, Sandi Ingin Bahas Masalah yang Dikeluhkan Rakyat)
Salah satu persoalan yang perlu disinggung dalam debat ketiga nanti, menurut dia, mengenai defisit Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. "Saya ketemu beberapa masyarakat kesehatan mereka punya tagline 2019 ganti BPJS, ketawa saya," paparnya.
Menurut dia, persoalan BPJS Kesehatan itu sama seperti kebijakan penurunan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) yang sebelumnya dinaikkan. Sebab, dia menilai kebijakan BBM itu atas dasar pencitraan.
"Makanya kalau Menteri Keuangan boleh teriak, semuanya teriak lebih kencang ya, tapi buat saya ini justru menunjukkan betapa masyarakat perlu fakta yang sebenarnya," jelas Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini.
Dia menambahkan Prabowo-Sandi tidak akan mengedepankan kebijakan populis nantinya jika terpilih. "Solusi kami jelas tegas adil dan pro kepada bisnis," kata Wakil Ketua Komisi II DPR ini.
Adapun tema debat ketiga nanti mengenai pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, dan sosial budaya. "Sandi tidak akan menyerang, tapi Sandi akan membeberkan ini faktanya," ujar Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Mardani Ali Sera di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (11/3/2019).
(Baca juga: Debat Cawapres, Sandi Ingin Bahas Masalah yang Dikeluhkan Rakyat)
Salah satu persoalan yang perlu disinggung dalam debat ketiga nanti, menurut dia, mengenai defisit Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. "Saya ketemu beberapa masyarakat kesehatan mereka punya tagline 2019 ganti BPJS, ketawa saya," paparnya.
Menurut dia, persoalan BPJS Kesehatan itu sama seperti kebijakan penurunan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) yang sebelumnya dinaikkan. Sebab, dia menilai kebijakan BBM itu atas dasar pencitraan.
"Makanya kalau Menteri Keuangan boleh teriak, semuanya teriak lebih kencang ya, tapi buat saya ini justru menunjukkan betapa masyarakat perlu fakta yang sebenarnya," jelas Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini.
Dia menambahkan Prabowo-Sandi tidak akan mengedepankan kebijakan populis nantinya jika terpilih. "Solusi kami jelas tegas adil dan pro kepada bisnis," kata Wakil Ketua Komisi II DPR ini.
(kri)