Ulama NU Bondowoso Ini Berikrar Menangkan Jokowi-KMA

Senin, 11 Maret 2019 - 12:49 WIB
Ulama NU Bondowoso Ini...
Ulama NU Bondowoso Ini Berikrar Menangkan Jokowi-KMA
A A A
JAKARTA - Harapan capres nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mendapatkan dukungan dari para ulama Jawa Timur sepertinya harus dikubur dalam-dalam.

Pasalnya, para ulama dan warga Nahdliyin telah berikrar akan memberikan dukungannya terhadap Joko Widodo (Jokowi)-KH Ma'ruf Amin (KMA) sebagai Presiden dan Wakil Presiden periode 2019-2024.

Ikrar memenangkan Jokowi-KMA itu disampaikan para ulama, guru ngaji, tokoh masyarakat dan warga Nahdliyin di Ponpes Al-Furqon Jambesar Darussolah, Bondowoso, Jawa Timur, Minggu (10/3/2019).

Ikrar itu diklaim dilakukan para ulama dan warga Nahdliyin se-Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur. Duet Jokowi dengan KMA diyakini dapat membawa bangsa dan negera Indonesia jauh lebih maju.

Sebab, Jokowi dan mantan Rais Aam PBNU itu sebagai representasi bangsa Indonesia. Jokowi representasi nasionlis, sedangkan Kiai Ma’ruf religious. Koordinator para Alim Ulama' NU, KH Kurdi Sulaiman mengatakan, deklarasi dukungan ini sebagai wujud kepedulian Ulama NU Bondowoso terhadap Kiai Ma'ruf Amin.

Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) itu dianggap sebagai representasi warga Nahdiyin.
"Maka wajib hukumnya bagi warga NU untuk mendukung dan memenangkan pemilihan Presiden dan Wakil Presiden yang berasal dari NU," tandas Kiai Kurdi yang juga pengasuh Ponpes Al-Furqon.

Selain itu capres Joko Widodo (Jokowi), yang berasal dari keluarga sederhana yang agamis, sehingga tidak perlu diragukan lagi, karena dari silsilah keluarga juga termasuk salah satu pejuang dan pemeluk agama Islam murni, bukan mualaf.

"Oleh karena itu, saya mengajak seluruh warga NU dan seluruh masyarakat Bondowoso untuk memenangkan Joko Widodo dan KH Ma'ruf Amin sebagai Presiden dan Wakil presiden Republik Indonesia periode 2019-2024," ajak KH Kurdi Sulaiman.

Setelah ini, sambung Alumni Ponpes Salafiyah Syafiiyah Sukorejo Asembagus Situbondo ini, akan turun ke desa-desa, dari pintu ke pintu untuk mengajak masyarakat bersama-sama memenangkan Capres dan Cawapres nomor 01.

"Tentunya, sebagai warga NU yang baik harus memenangkan calon Presiden dan Calon Wakil Presiden 01, pada tanggal 17 April 2019 mendatang, karena disitulah nama NU dipertaruhkan. Namun, ketika ada warga NU memilih orang lain yang bukan tokoh NU berarti sudah salah," tegasnya.
(maf)
Berita Terkait
Survei Indikator Politik:...
Survei Indikator Politik: Pemilih Jokowi-Maruf Cenderung ke Ganjar Pranowo
Wapres Maruf Amin Paparkan...
Wapres Ma'ruf Amin Paparkan 4 Kriteria Rais Aam PBNU
Sempat Jadi Rival di...
Sempat Jadi Rival di Pilpres, Prabowo Ungkap Alasannya Mau Jadi Menteri Jokowi
Buka Munas-Konbes NU...
Buka Munas-Konbes NU 2021, Wapres Ma'ruf Amin Ingatkan Adanya Tantangan Besar
Wapres Maruf Amin Sebut...
Wapres Ma'ruf Amin Sebut Tugas Besar NU Ada di Pundak ISNU
Pilpres 2024, Perindo...
Pilpres 2024, Perindo Jamin Lanjutkan Gagasan Jokowi-Ma'ruf Amin
Berita Terkini
Menhaj Buka Peluang...
Menhaj Buka Peluang BPIH Haji 2027 Turun jika Harga Minyak Dunia Terus Merosot
Prabowo dan Narendra...
Prabowo dan Narendra Modi Resmikan Konservasi Candi Prambanan Pagi Ini
PBNU Tetapkan Ponpes...
PBNU Tetapkan Ponpes Tambakberas Jombang Jadi Tuan Rumah Muktamar ke-35 NU
Bupati Kuansing Minta...
Bupati Kuansing Minta Jatah dari 914 Petani terkait Pengurusan Pelepasan Kawasan Hutan
Prabowo Cerita di Depan...
Prabowo Cerita di Depan Modi, Mengaku Punya DNA India
Momen Prabowo Beri Angklung...
Momen Prabowo Beri Angklung ke Presiden Narendra Modi Jadi Bukti Simbol Persahabatan
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved