Nur Asia Uno Dorong Perempuan Ambil Peran Lebih Aktif

Jum'at, 08 Maret 2019 - 22:07 WIB
Nur Asia Uno Dorong...
Nur Asia Uno Dorong Perempuan Ambil Peran Lebih Aktif
A A A
JAKARTA - Istri calon wakil presiden (Cawapres) nomor urut 02 Sandiaga Uno, Nur Asia Uno mendorong kaum perempuan lebih aktif mengambil peran dalam pertumbuhan ekonomi negeri ini. Sebab, kata dia, salah satu faktor penting dalam menetapkan keberhasilan pembangunan dilihat dari bagaimana status dan posisi kaum perempuan di dalam masyarakat.

"Ini artinya, kaum perempuan harus bangkit tanpa menunggu, untuk mengambil peran yang lebih aktif dalam setiap proses pertumbuhan dan perkembangan ekonomi Indonesia," ujar Nur Asia dalam rangka memperingati International Women’s Day atau Hari Perempuan se-Dunia 2019 yang mengusung kesetaraan perempuan dalam kehidupan sosial, ekonomi, budaya dan politik, Jumat (8/3/2019).

Nur Asia Uno pun sempat mengunjungi sejumlah tempat usaha dari berbagai industri yang dikelola oleh kaum perempuan Indonesia di seputar Jabodetabek. Di antaranya Workshop Fashion Rani Hatta dan Restoran Tsamara yang dikelola Ibu Irda di kawasan Cibubur.

(Baca juga: Tiba di Pangandaran, Sandiaga Uno Jadi Rebutan Selfie)


Nur Asia Uno mengatakan, data Bank Indonesia menyebutkan jumlah UMKM di Indonesia pada tahun 2018 mencapai lebih dari 57 juta dimana 60% atau 37 juta UMKM dikelola oleh perempuan. "Ini menunjukkan bahwa peningkatan kemampuan kewirausahaan perlu diperhatikan dan diasah agar dapat menjalankan usaha secara optimal," kata Nur Asia Uno.

Nur Asia Uno pada kesempatan itu juga menyampaikan perlunya membaca peluang yang ada di sekitar dan memanfaatkannya dengan cara menggerakkan sumber-sumber daya yang ada untuk meraih sukses.

"Bagi yang suka memasak, menjahit, ataupun berkriya, gunakan kemampuan tersebut sebagai peluang bisnis dengan menampilkan produk yang khas, atau bagi yang memiliki kemampuan lainnya semisal pengelolaan sosial media atau mendesain, dapat dimaksimalkan sebagai modal sarana pemasaran dan penjualan," tuturnya.

Akan tetapi, dia menambahkan bahwa perencanaan yang baik dan kemampuan membuat keputusan tepat dan cepat dalam berusaha diperlukan. Selain itu, kata dia, mengelola keuangan dan sumber daya manusia, kemampuan melakukan kalkulasi bisnis, berinovasi dengan kreativitas dan mengikuti perkembangan tren pasar, serta keterampilan dalam branding dan pemasaran.

"Jadi mari kita manfaatkan peluang besar dari ekonomi kreatif dengan memanfaatkan informasi teknologi serta sarana pemasaran offline maupun online," pungkasnya.
(kri)
Berita Terkait
Soal Reshuffle Kabinet,...
Soal Reshuffle Kabinet, Pengamat: Jokowi Menang 2-0 Atas Prabowo-Sandi
Sandi Masuk Kabinet,...
Sandi Masuk Kabinet, Jokowi Resmi Rangkul Sepasang Lawan di Pilpres 2019
Pilpres 2024, PPP Sebut...
Pilpres 2024, PPP Sebut Jokowi Dukung Ganjar, Prabowo, dan Sandi
Gerindra Masih Berusaha...
Gerindra Masih Berusaha Rayu PAN, Ingatkan Pilpres 2014 dan 2019
Sandiaga Uno Berikan...
Sandiaga Uno Berikan Buku Perjalanan Pilpres 2019 ke Prabowo
Eks Relawan Prabowo-Sandi...
Eks Relawan Prabowo-Sandi Dukung Ganjar Pranowo di Pilpres 2024
Berita Terkini
Mahasiswa Soroti Pemborosan...
Mahasiswa Soroti Pemborosan APBN, Qodari: Prabowo Berhasil Hemat Rp300 Triliun
Polri Gelar Nobar Piala...
Polri Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Pakar Hukum: Mendekatkan Polisi dengan Masyarakat
Ditahan KPK, Asrul Azis...
Ditahan KPK, Asrul Azis Tersangka Baru Kasus Kuota Haji Ajukan Praperadilan ke PN Jaksel
Tepis Ada Pembagian...
Tepis Ada Pembagian Keuntungan Program MBG ke Presiden, Kepala BGN: Hoaks
PP Himmah: Waspada Aksi...
PP Himmah: Waspada Aksi Reformasi Jilid II Dimanfaatkan Hambat Program Pemerintah
Kejagung: Sony Sanjaya...
Kejagung: Sony Sanjaya Tak Bisa Jadi Justice Collaborator Jika Menjadi Pelaku Utama
Infografis
10 Universitas Terbaik...
10 Universitas Terbaik di Indonesia Versi THE Asia University Rankings 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved