Ma'ruf Amin Ungkap Tujuan Gerilya Selama 5 Hari di Jabar
Senin, 25 Februari 2019 - 15:37 WIB
Ma'ruf Amin Ungkap Tujuan Gerilya Selama 5 Hari di Jabar
A
A
A
CIREBON - Calon Wakil Presiden nomor urut 01, KH Ma'ruf Amin melakukan safari selama lima hari ke Jawa Barat (Jabar). Kiai Ma'ruf mengungkapkan tujuan 'gerilya' ke Jabar kali ini untuk menyasar daerah yang dianggap belum terjamah.
Menurut Kiai Ma'ruf, daerah yang belum dijamah atau dikunjungi seperti Cirebon, Banjar, Pangandaran, Kuningan, dan Ciamis. "Jadi memang ini menyasar daerah-daerah yang belum," kata Ma'ruf di Ponpes Babakan Ciwaringin, Cirebon, Jawa Barat, Senin (25/2/2019).
Calon pendamping Capres petahana, Joko Widodo (Jokowi) itu menganggap, tren elektabilitas pasangan nomor urut 01 di Jabar terus meningkat setiap harinya. Mustasyar PBNU itu menargetkan menang 70 persen di Jabar.
"Sekarang mungkin lebih dari menang. Kita ingin 70 lah. Karena hari-hari ini trennya terus naik untuk Jawa Barat," ujar Ma'ruf.
(Baca juga: Pernyataan Jokowi Soal Konsensi Tanah Dinilai Juga Berlaku untuk Pendukungnya)
Menurutnya, kepercayaan diri itu datang dari safari yang dia lakukan. Kiai Ma'ruf menyebut daerah yang disambangi bakal makin kuat, seperti di Cirebon ini.
Di wilayah lain pun demikian. Bogor misalnya makin kuat suara dukungan terhadap petahana lantaran dukungan 40 orang kiai.
"Kemarin juga dari Bogor 40 kiai di kabupaten/kota Bogor, kemudian dari Bandung Barat juga datang, kemudian dari beberapa pemuda, tokoh remaja bahkan juga kalangan profesional. Jadi makin hari makin kita bisa melihat trennya naik," tutur Kiai Ma'ruf.
Mantan Rais Aam PBNU itu tak menafikan butuh bantuan dari pihak lain termasuk relawan. Makanya, dia terus membagi tugas dengan capres Jokowi untuk merambah daerah-daerah di Jawa Barat lantaran sebagai salah satu pusat pertarungan.
"Kalau sendiri tidak mungkin, terlalu luas Jawa Barat itu," pungkasnya.
Menurut Kiai Ma'ruf, daerah yang belum dijamah atau dikunjungi seperti Cirebon, Banjar, Pangandaran, Kuningan, dan Ciamis. "Jadi memang ini menyasar daerah-daerah yang belum," kata Ma'ruf di Ponpes Babakan Ciwaringin, Cirebon, Jawa Barat, Senin (25/2/2019).
Calon pendamping Capres petahana, Joko Widodo (Jokowi) itu menganggap, tren elektabilitas pasangan nomor urut 01 di Jabar terus meningkat setiap harinya. Mustasyar PBNU itu menargetkan menang 70 persen di Jabar.
"Sekarang mungkin lebih dari menang. Kita ingin 70 lah. Karena hari-hari ini trennya terus naik untuk Jawa Barat," ujar Ma'ruf.
(Baca juga: Pernyataan Jokowi Soal Konsensi Tanah Dinilai Juga Berlaku untuk Pendukungnya)
Menurutnya, kepercayaan diri itu datang dari safari yang dia lakukan. Kiai Ma'ruf menyebut daerah yang disambangi bakal makin kuat, seperti di Cirebon ini.
Di wilayah lain pun demikian. Bogor misalnya makin kuat suara dukungan terhadap petahana lantaran dukungan 40 orang kiai.
"Kemarin juga dari Bogor 40 kiai di kabupaten/kota Bogor, kemudian dari Bandung Barat juga datang, kemudian dari beberapa pemuda, tokoh remaja bahkan juga kalangan profesional. Jadi makin hari makin kita bisa melihat trennya naik," tutur Kiai Ma'ruf.
Mantan Rais Aam PBNU itu tak menafikan butuh bantuan dari pihak lain termasuk relawan. Makanya, dia terus membagi tugas dengan capres Jokowi untuk merambah daerah-daerah di Jawa Barat lantaran sebagai salah satu pusat pertarungan.
"Kalau sendiri tidak mungkin, terlalu luas Jawa Barat itu," pungkasnya.
(maf)