Arya Sinulingga: 100 Hoaks Harus Dilawan 1.000 Antihoaks

Sabtu, 23 Februari 2019 - 05:10 WIB
Arya Sinulingga: 100...
Arya Sinulingga: 100 Hoaks Harus Dilawan 1.000 Antihoaks
A A A
JAKARTA - Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma`ruf Amin menggelar seminar Jumat Jempol 5 bertema “Fenomena Hoaks itu kreatif atau mencelakakan? Bagaimana tanggapan kalian?” di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Jumat (22/2/2019) malam. Fenomena Hoaks dinilai sangat membahayakan dan harus dilawan dengan antihoaks.

Hal itu diungkapkan oleh Penggagas Gerakan Penangkal Hoaks, Arya Sinulingga. Menurutnya, fenomena hoaks harus dilawan 100 kali lipat antihoaks agar hoaks tersebut tidak berkembang mempengaruhi psikologis penerima informasi.

“Hoax itu bisa merubah orang baik menjadi jahat. Karena bagian otak kita bisa dibentuk persepektif tertentu. Ini harus dilawan,” ujar Arya di lokasi, Jumat (22/2/2019).

(Baca juga: Jokowi Bicara Soal Hoaks, PKI, hingga Minta Didemo)

Juru Bicara TKN itu menjelaskan hoaks itu bisa mempengaruhi seseorang dengan berbagai propaganda. Di antaranya yaitu, propaganda bahagia, propaganda mudah dimengerti, propaganda kemalasan, pengulangan, konsistensi, kurang pengetahuan, kebiasaan dan sebagainya.

Misalnya saja isu PKI yang dituduhkan kepada calon presiden (Capres) nomor urut 02 sejak empat tahun lalu dan sampai saat ini masih ada yang percaya hampir sekitar 9 juta orang. Hal itu disebabkan oleh produk hoaks yang disebarkan secara terus menerus hingga membuat bahagia tim produk hoaks tanpa perlu lagi dicari tahu kebenarannya lantaran malas dan kurang ilmu pengetahuan.

(Baca juga: Empat Faktor Pendongkrak Elektabilitas Capres-Cawapres)


“Jadi kita harus menang lawan hoaks. Kalau mereka kirim satu hoaks, kita kirim 100 antihoaks. Kalau mereka kirim 100 hoaks, kita kirim 1.000 antihoaks. Yang bisa mengalahkan Jokowi adalah hoaks,” tegasnya.
(kri)
Berita Terkait
Survei Indikator Politik:...
Survei Indikator Politik: Pemilih Jokowi-Maruf Cenderung ke Ganjar Pranowo
Sempat Jadi Rival di...
Sempat Jadi Rival di Pilpres, Prabowo Ungkap Alasannya Mau Jadi Menteri Jokowi
Sejarah Pemilu di Indonesia...
Sejarah Pemilu di Indonesia dari Masa ke Masa, Info Penting untuk Tugas Sekolah
PAN Ungkap Pernah Diveto...
PAN Ungkap Pernah Diveto Amien Rais Ketika Ingin Gabung Jokowi-Ma'ruf di Pilpres 2019
Refly Harun: Putusan...
Refly Harun: Putusan MA Sama Sekali Tak Pengaruhi Hasil Pilpres 2019
Prabowo Ungkap Alasan...
Prabowo Ungkap Alasan Mau Gabung Kabinet Jokowi: Saya Tidak Ingin Bangsa Ini Pecah
Berita Terkini
Survei Poltracking:...
Survei Poltracking: 42,4% Publik Setuju MK Hapus Presidential Threshold
Dukung Naniek S Deyang...
Dukung Naniek S Deyang Pimpin BGN, Arus Bawah Prabowo Minta Program MBG Dibenahi
Wamenkum: 20 DIM RUU...
Wamenkum: 20 DIM RUU Polri Bakal Dibahas Bareng DPR
2 Pengusaha Divonis...
2 Pengusaha Divonis 1,5 Tahun Penjara, Kuasa Hukum: PT KEM Korban Sistem di Kemnaker
Silmy Karim Jadi Tersangka...
Silmy Karim Jadi Tersangka KPK, Mensesneg: Kita Perang Melawan Korupsi
Pertama Dalam Sejarah,...
Pertama Dalam Sejarah, Kemenag Lantik 15 Perempuan Jadi Kepala KUA
Infografis
China Uji Coba Bom Hidrogen...
China Uji Coba Bom Hidrogen Hasilkan Suhu 1.000 Derajat Celsius
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved