Polri-Kementerian Keamanan Vietnam Perkuat Kerja Sama Perburuan Buronan dan Terorisme
Selasa, 21 Mei 2024 - 16:34 WIB
loading...
Polri dan Kementerian Keamanan Publik (MPS) Vietnam sepakat memperkuat kerja sama di bidang keamanan negara. Termasuk kerja sama dalam memburu buronan kejahatan. Foto/Humas Polri
A
A
A
JAKARTA - Polri dan Kementerian Keamanan Publik (MPS) Vietnam sepakat memperkuat kerja sama di bidang keamanan negara. Termasuk kerja sama dalam memburu buronan kejahatan.
Kepala Divisi Hubungan Internasional (Kadiv Hubinter) Polri Irjen Pol Krishna Murti menjelaskan, kerja sama tersebut mulai dari perlindungan bagi setiap warga negara dari tindak kejahatan, hingga memburu para buronan tindak pidana.
Kesepakatan itu, dibahas dalam dialog antara kedua negara bertajuk The 3rd Deputy-Ministerial Security Dialogue antara Wakapolri Komjen Pol. Agus Andrianto, dengan Menteri Keamanan Publik Vietnam Jenderal To Lam di Markas Besar Kementerian Keamanan Publik Vietnam di Hanoi, pada Senin (20/5/2024).
Baca juga: Polri Libatkan Kepolisian Thailand, Malaysia, dan Australia Buru Fredy Pratama
Krishna menjelaskan, terdapat empat hal yang dibahas dalam pertemuan itu. Mulai dari timbal balik dalam hal penegakan hukum hingga isu perdagangan orang dan terorisme.
Kepala Divisi Hubungan Internasional (Kadiv Hubinter) Polri Irjen Pol Krishna Murti menjelaskan, kerja sama tersebut mulai dari perlindungan bagi setiap warga negara dari tindak kejahatan, hingga memburu para buronan tindak pidana.
Kesepakatan itu, dibahas dalam dialog antara kedua negara bertajuk The 3rd Deputy-Ministerial Security Dialogue antara Wakapolri Komjen Pol. Agus Andrianto, dengan Menteri Keamanan Publik Vietnam Jenderal To Lam di Markas Besar Kementerian Keamanan Publik Vietnam di Hanoi, pada Senin (20/5/2024).
Baca juga: Polri Libatkan Kepolisian Thailand, Malaysia, dan Australia Buru Fredy Pratama
Krishna menjelaskan, terdapat empat hal yang dibahas dalam pertemuan itu. Mulai dari timbal balik dalam hal penegakan hukum hingga isu perdagangan orang dan terorisme.
Lihat Juga :