Pengumuman Caleg Eks Koruptor, KPU Diminta Tidak Diskriminatif

Selasa, 29 Januari 2019 - 00:16 WIB
Pengumuman Caleg Eks...
Pengumuman Caleg Eks Koruptor, KPU Diminta Tidak Diskriminatif
A A A
JAKARTA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) segera mengumumkan identitas calon anggota legislatif (caleg) DPR, DPRD, serta DPD, yang berstatus mantan narapidana (capi) korupsi. Kebijakan itu merupakan tindak lanjut dari usulan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada November 2018 lalu.

Wakil Ketua MPR Ahmad Muzani pada prinsipnya menyambut baik rencana KPU tersebut. Namun ia mengingatkan jangan hanya caleg mantan napi koruptor saja yang diumumkan ke publik. (Baca juga: KPU Segera Umumkan Identitas Caleg Mantan Napi Korupsi)

“Jangan mantan koruptor saja, mantan-mantan napi (kasus lain) juga disebutkan. Itukan dari CV bisa di-trace (ditelusuri jejaknya),” ujar Muzani di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (28/1/2019). (Baca juga: KPU Minta Caleg Eks Koruptor Umumkan Statusnya)

Menurut Muzani, setiap warga negara memiliki hak untuk memilih dan dipilih. Ketika mendaftar sebagai caleg 2019 , jangan sampai haknya hilang karena yang bersangkutan mantan napi korupsi.

Sebab konstitusi dan undang-undang memungkinkan kesetaraan di depan hukum. Apalagi para eks napi ini sebenarnya sudah menjalankan kewajiban hukumnya. “Jadi, jangan ada perlakuan yang beda, istimewa atau diskriminatif,” kata politikus Partai Gerindra itu.

Muzani menambahkan, Partai Gerindara pada prinsipnya mendukung adanya upaya agar DPR ke depan bersih atau bahkan mendekati malaikat pada Pemilu 2019 mendatang. Tetapi jangan sampai upaya itu bersifat diskriminatif.

“Kan calon wakil rakyat yang diharapkan rakyat itu mendekati malaikat, orang yang bersih. Upaya itu saya kira baik-baik saja, tapi jangan diskriminatif,” pungkasnya. (Baca juga: Jokowi Sindir Gerindra Usung Caleg Eks Koruptor, Ini Argumen Prabowo)
(thm)
Berita Terkait
Calon Anggota KPU Ini...
Calon Anggota KPU Ini Dicecar DPR soal Ratusan Petugas KPPS Meninggal
Mantan Angggota KPU...
Mantan Angggota KPU Sebut MK Belokkan Keputusan yang Sudah Lurus
KPU: Honor Anggota KPPS...
KPU: Honor Anggota KPPS Pemilu 2024 Naik Dua Kali Lipat
Ngotot Ingin Gelar Pilkada...
Ngotot Ingin Gelar Pilkada 2020, Pemerintah Diingatkan Tragedi Pemilu 2019
8 Partai Parlemen Gunakan...
8 Partai Parlemen Gunakan Nomor Urut Pemilu 2019, PPP Ikut Pengundian Ulang
KPU: Parpol Parlemen...
KPU: Parpol Parlemen Bisa Gunakan Nomor Urut Pemilu 2019
Berita Terkini
Kemenhaj: 76.829 Jemaah...
Kemenhaj: 76.829 Jemaah Haji dari 195 Kloter Telah Tiba di Indonesia
Prabowo Bakal Hadiri...
Prabowo Bakal Hadiri KTT ASEAN-Rusia di Kazan 17 Juni, Ini Kata Wamenlu
Kasus Muara Enim, Eks...
Kasus Muara Enim, Eks Penyidik KPK: WTP Penting Bagi Pemda, Malah Jadi Ajang Negosiasi
Peduli Lingkungan, Aliansi...
Peduli Lingkungan, Aliansi Lintas Agama-Kementerian LH Serukan Tobat Ekologis Nasional
Diseminasi Eksaminasi...
Diseminasi Eksaminasi Ungkap Dugaan Kekeliruan Penegakan Hukum dalam Kasus Eks Dirut Indofarma
Mahasiswa Soroti Pemborosan...
Mahasiswa Soroti Pemborosan APBN, Qodari: Prabowo Berhasil Hemat Rp300 Triliun
Infografis
10 Negara yang Paling...
10 Negara yang Paling Tidak Dikenal, dari Nauru hingga Tuvalu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved