PDIP Sebut Jokowi-Ma'ruf Komitmen Bangun Pasar Tradisional
Minggu, 27 Januari 2019 - 12:13 WIB
PDIP Sebut Jokowi-Ma'ruf Komitmen Bangun Pasar Tradisional
A
A
A
PROBOLINGGO - Sekjen DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto memimpin blusukan ke Pasar Tradisional Panji, Probolinggo. Blusukan dilakukan di sela-sela Safari Kebangsaan ke-VI di wilayah Tapal Kuda, Jawa Timur, kemarin.
Menurut Hasto, kehadiran dirinya dan rombongan untuk melihat secara langsung aktivitas di pasar tradisional yang menjual berbagai macam hasil produksi petani seperti umbi-umbian, sayur dan bumbu-bumbu yang memiliki cita rasa Indonesia.
"Oleh karena itu lah menjadi simbol pusat tradisi rakyat yang harus kita bangun," ujar Hasto.
Menurutnya, kepemimpinan Jokowi-KH Ma'ruf Amin yang didukung PDIP terus berkomitmen untuk membangun dan merenovasi pasar tradisional di Indonesia sebagaimana hal tersebut sudah dibuktikan Jokowi selama menjadi pemimpin.
"Kami juga menemukan yang menarik bagaimana masyarakat di sini minum kopi dengan cangkir yang sangat antik. Ini menjadi ciri di sini bagaimana di daerah tapal kuda setiap kita minum kopi kita disajikan di rumah-rumah penduduk dengan menggunakan cangkir seperti ini," kata Hasto seraya menunjukkan cangkir yang dibelinya.
Kata Hasto, cangkir yang dijual di pasar tradisional itu dianggap wujud perekonomian rakyat di mana pengembangan UMKM ini juga perlu difasilitasi di pasar tradisional tersebut. Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Pasangan Jokowi-Ma'ruf ini sempat memakan mentah-mentah ubi berwarna ungu yang katanya jika dijual di Jepang berharga mahal.
"Enggak tahu Pak Sandi, dia tau enggak kalau ubi itu bisa dimakan mentah. Jadi pasar tradisional itu kita bangun, karena ini pusat perekonomian rakyat," sindir Hasto memungkasi.
Menurut Hasto, kehadiran dirinya dan rombongan untuk melihat secara langsung aktivitas di pasar tradisional yang menjual berbagai macam hasil produksi petani seperti umbi-umbian, sayur dan bumbu-bumbu yang memiliki cita rasa Indonesia.
"Oleh karena itu lah menjadi simbol pusat tradisi rakyat yang harus kita bangun," ujar Hasto.
Menurutnya, kepemimpinan Jokowi-KH Ma'ruf Amin yang didukung PDIP terus berkomitmen untuk membangun dan merenovasi pasar tradisional di Indonesia sebagaimana hal tersebut sudah dibuktikan Jokowi selama menjadi pemimpin.
"Kami juga menemukan yang menarik bagaimana masyarakat di sini minum kopi dengan cangkir yang sangat antik. Ini menjadi ciri di sini bagaimana di daerah tapal kuda setiap kita minum kopi kita disajikan di rumah-rumah penduduk dengan menggunakan cangkir seperti ini," kata Hasto seraya menunjukkan cangkir yang dibelinya.
Kata Hasto, cangkir yang dijual di pasar tradisional itu dianggap wujud perekonomian rakyat di mana pengembangan UMKM ini juga perlu difasilitasi di pasar tradisional tersebut. Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Pasangan Jokowi-Ma'ruf ini sempat memakan mentah-mentah ubi berwarna ungu yang katanya jika dijual di Jepang berharga mahal.
"Enggak tahu Pak Sandi, dia tau enggak kalau ubi itu bisa dimakan mentah. Jadi pasar tradisional itu kita bangun, karena ini pusat perekonomian rakyat," sindir Hasto memungkasi.
(maf)