Polemik Debat, DPR Minta Dua Kubu Hormati Tugas KPU

Selasa, 08 Januari 2019 - 19:13 WIB
Polemik Debat, DPR Minta...
Polemik Debat, DPR Minta Dua Kubu Hormati Tugas KPU
A A A
JAKARTA - Komisi II DPR meminta kedua kubu pasangan calon presiden dan wakil presiden (paslon) untuk saling menghormati tugas Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebagai penyelenggara pemilu. Karena itu, apa yang sudah diputuskan bersama antara KPU dan kedua tim pemenangan paslon, baiknya hal itu dihormati oleh semua pihak dan tidak perlu diperdebatkan lagi.

“KPU kan sebagai penyelenggara, mereka punya kewenangan menyelenggarakan sesuai dengan Undang-Undang. Nah kalo ada yang disepakati bahwa itu hanya untuk konsusmsi dalam rapat tentu semua peserta rapat harus menjaga itu menjadi hal yang tertutup untuk di konsumsi okeh peserta rapat saja,” kata Ketua Komisi II DPR Zainudin Amali kepada wartawan di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (8/1/2019).

Karena itu, lanjut dia, kedua kubu juga harus saling menghormati KPU. Karena bagaimanapun, kesepakatan yang telah dibuat bersama menjadi cara untuk semua pihak saling mengikatkan diri. Jika memang kesepakatan rapatnya tertutup maka jangan dibuka ke publik.

“Kalau terbuka ya boleh disebarkan kalau tertutup berarti hanya antara penyelenggara dan peserta yang diundang yakni tim paslon masing-masing,” ujarnya.

Adapun pemaparan visi misi yang tidak difasilitasi, Amali melihat, tidak ada hal yang dilanggar oleh KPU. KPU menjalankan apa yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 7/2017 tentang Pemilu (UU Pemilu) maupun Peraturan KPU (PKPU).

“Sepanjang itu tidak mereka mungkin punya pertimbangan. Kan kita berikan lah kepada para komisioner bekerja sekarang untuk melakukan kerja mereka,” imbau politikus Partai Golkar ini.

Amali menambahkan, sampai hari ini DPR masih tetap percaya pada KPU bahwa mereka masih bekerja sesuai dengan UU Pemilu maupun PKPU. DPR juga belum melihat bahwa KPU sudah bekerja menyimpang karena mereka masih on the track. Tetapi, kalau ada sinyalemen atau ada upaya-upaya untuk mendelegitimasi mungkin itu bukan berasal dari KPU. Rabu (9/1) ini, Komisi II DPR juga akan melakukan rapat dengan KPU, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) membahas persiapan pemilu.

“Kami mengawasi betul jangan sampai mereka melakukan hal-hal di luar. Itu sejauh ini belum ada,” tegasnya.
(pur)
Berita Terkait
Calon Anggota KPU Ini...
Calon Anggota KPU Ini Dicecar DPR soal Ratusan Petugas KPPS Meninggal
KPU: Honor Anggota KPPS...
KPU: Honor Anggota KPPS Pemilu 2024 Naik Dua Kali Lipat
Ngotot Ingin Gelar Pilkada...
Ngotot Ingin Gelar Pilkada 2020, Pemerintah Diingatkan Tragedi Pemilu 2019
KPU Diminta Bikin Debat...
KPU Diminta Bikin Debat Pilpres 2024 Lebih Panas
Diduga Ada Kecurangan...
Diduga Ada Kecurangan Hitung Suara Sirekap, Ini Daftar Link Lapornya
Mantan Angggota KPU...
Mantan Angggota KPU Sebut MK Belokkan Keputusan yang Sudah Lurus
Berita Terkini
KontraS Kritik Tuntutan...
KontraS Kritik Tuntutan 2,5 Tahun Penjara untuk Terdakwa Penyiraman Andrie Yunus
Revisi UU Polri, Menteri...
Revisi UU Polri, Menteri Pigai Usulkan Sejumlah Jabatan Utama Bisa Diisi Sipil
Film Pesta Babi Bergeser...
Film Pesta Babi Bergeser dari Kritik Sosial Jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua
KPK Angkut Moge, Mobil...
KPK Angkut Moge, Mobil Mewah, dan Sepeda usai Geledah Rumah Silmy Karim
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
DPR Minta KAI Bereskan...
DPR Minta KAI Bereskan Dulu Konektivitas Sebelum Bangun Jalur Kereta Aceh-Lampung
Infografis
Profil Rahayu Saraswati,...
Profil Rahayu Saraswati, Keponakan Prabowo yang Mundur dari DPR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved